Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mulai Sekarang, Aku Tak Menanti Lagi

Mulai Sekarang, Aku Tak Menanti Lagi

Hal pertama yang dilakukan Lily Ginanjar setelah menghadiri pemakaman kakak laki-laki Yoga Ferdian adalah mengajukan gugatan cerai pada suaminya yang sudah menikahinya selama tiga tahun. Alasannya adalah karena semua orang di Keluarga Ferdian menuntut Yoga meneruskan garis keturunan dua keluarga sekaligus, yaitu memberikan keturunan bagi kakaknya yang baru saja meninggal. "Lily, orang tuaku mengancam akan gantung diri dan mogok makan untuk memaksaku melakukan ini. Aku nggak punya pilihan. Lagi pula, aku dan kakak iparku cuma akan menjalani program bayi tabung. Nggak akan terjadi apa-apa. Kenapa kamu begitu ngotot mengajukan gugatan cerai?" Mendengar kata-kata Yoga, Lily pun memejamkan matanya. Hatinya terasa seperti ditusuk. Air mata yang sudah lama ditahannya, akhirnya jatuh juga. "Yoga, kita ini suami istri. Apa kamu nggak merasa kalau semua ini benar-benar konyol?" Pria yang dicintainya akan memiliki anak dengan wanita lain. Betapa konyolnya itu!
Short Story · Romansa
7.7K viewsCompleted
Read
Add to library
Cinta Pertama Sumber Penderitaanku

Cinta Pertama Sumber Penderitaanku

Di kehidupan ini, aku memberi tahu ayahku bahwa aku tidak mau menikah dengan Fred. Jika harus menikah, aku lebih rela dijodohkan dengan kakak tirinya, Zico. Ayahku sangat terkejut karena seluruh kota tahu bahwa aku telah mengejar Fred selama sepuluh tahun penuh. Namun, di kehidupan sebelumnya, aku meninggal karena mengalami distosia. Setelah itu, aku baru tahu bahwa anak dalam kandunganku bukanlah darah dagingku. Itu adalah anak Fred dan mahasiswi kedokteran miskin yang dibiayainya. Ironisnya, mereka bisa hamil berkat obat yang kuciptakan. Setelah aku mati, mereka bertiga hidup bahagia layaknya keluarga sempurna. Karena itu di kehidupan ini, aku akan merestui hubungan mereka. Aku ingin lihat, tanpa obat yang kukembangkan, bisakah mereka tetap sebahagia dulu? Yang tak kusangka, saat Fred melihat cincin pemberian kakaknya di jariku, dia langsung menggila.
Short Story · Reinkarnasi
6.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Main Gila Satu Malam Bersama Menantuku

Main Gila Satu Malam Bersama Menantuku

"Jangan begitu, kita benar-benar nggak bisa begitu, aku ini ibumu..." Karena pernah mengalami kecelakaan, suamiku tidak bisa melakukan kegiatan biologisnya, hal ini sering membuatku menderita dan menangis tersedu-sedu di tengah malam. Putriku sangat mengasihiku, dia bahkan meminta menantuku datang dan membantuku mengatasi kebutuhan khusus ini. Saat tengah malam sewaktu suamiku sudah tertidur lelap, menantuku bahkan naik ke ranjang dan menindihku. "Kamu! Cepat turun! Ayahmu..." Melihat suamiku yang tertidur pulas, mulutku memang menolak tidak mau, tetapi badanku... "Ayah nggak akan terbangun, tenang saja." Begitu dia mengatakannya, langsung mengangkat kedua pahaku dengan kasar.
Short Story · Gairah
10.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Depois do Divórcio, Meu Ex-marido Frio Perdeu o Controle

Depois do Divórcio, Meu Ex-marido Frio Perdeu o Controle

No primeiro ano do nosso casamento, Augusto Moretti, meu marido perfeito aos olhos de todos, começou a mudar. Ele se afastou de mim, tornando-se frio e distante. De repente, ele parecia ter feito um voto de castidade: mandou construir uma pequena capela na mansão e não largava mais o rosário. Eu tentei de tudo para reacender a nossa relação. Mas, por mais que eu o provocasse, ele permanecia indiferente, como se eu fosse invisível. Até que, em uma noite, o flagrei através de uma fresta na porta do banheiro. Ele estava se entregando à paixão… Mas não por mim. Ele olhava fixamente para a foto de outra mulher. Foi nesse momento que percebi: ele não era frio, ele apenas não tinha sentimentos por mim. Decidi virar o jogo. Enganei Augusto para que assinasse o acordo do divórcio e desapareci completamente da vida dele. Mas, ironicamente, depois que sumi, ele enlouqueceu tentando me encontrar. Quando nos reencontramos, foi no casamento do tio dele. Eu vestia um vestido de noiva branco, e ele, com os olhos vermelhos de raiva, não conseguia de jeito nenhum me chamar de "tia"!
Romance
9.319.5K viewsOngoing
Read
Add to library
⁠Dari Luka Menuju Kebebasan

⁠Dari Luka Menuju Kebebasan

Alena Pradita berdiri di tengah kerumunan sambil menggenggam dua tumpukan kertas. Yang satu adalah hasil diagnosis mati rasa emosional, sedangkan yang satu lagi adalah perjanjian kesepakatan cerai. Tiga jam sebelumnya, karena status perkawinannya di sistem rumah sakit menunjukkan bahwa Alena telah bercerai, dia pun sengaja pergi ke kantor catatan sipil. Staf itu mendongak dan berujar, "Bu, kamu dan Pak Ardian memang sudah bercerai tiga tahun yang lalu." Ekspresi Alena seketika membeku. "Mana mungkin? Kami baru menikah tiga tahun yang lalu." Staf itu memastikannya lagi, lalu menjawab dengan nada yang agak aneh, "Benar, waktu perceraian memang di tiga tahun yang lalu, tepatnya ... tujuh detik setelah pernikahanmu."
Short Story · Romansa
7.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Cinta yang Dulu Begitu Indah

Cinta yang Dulu Begitu Indah

Nayla Ginanjar berdiri di depan kantor catatan sipil, mengajukan permintaan menikah kepada Renzo Kamari untuk ke-99 kalinya. Namun, Renzo tetap tidak datang. Di telepon, dia hanya berkata dengan nada datar, "Kalau kita menikah sekarang, akan ada yang mati. Tunggu dulu." Belum sempat Nayla mengatakan apa pun, telepon sudah ditutup oleh Renzo. Teman-teman di sampingnya tidak mengerti apa yang terjadi. Di tangan mereka, kamera masih terangkat dan siap merekam momen ketika pasangan itu menerima akta nikah. Namun, melihat ekspresi Nayla, mereka ikut tertegun. "Kamu dan Renzo tumbuh bersama dari kecil selama belasan tahun, hubungan kalian sedekat itu. Dia benar-benar nggak datang hari ini?" Nayla hanya tersenyum getir dan tidak menjawab. Dulu, hubungan mereka memang sangat baik dan bahkan bisa dibilang hampir sempurna. Renzo hampir mengisi seluruh kehidupan Nayla.
Short Story · Romansa
2.7K viewsCompleted
Read
Add to library
Penungguan Berakhir Pahit

Penungguan Berakhir Pahit

Cecil Wijaya dan Bryan Jayadi akan menikah setengah bulan lagi. Namun, di saat seperti ini, Bryan kembali berniat menunda pernikahan mereka. Hanya karena penyakit adik tiri Bryan, Yovita Baskara, kambuh lagi. Wanita itu menangis meminta Bryan meninggalkan segalanya untuk menemaninya pergi ke Malde melihat laut. Pernikahan ini sudah dipersiapkan selama dua tahun, jadi Cecil tidak berniat menunggu lebih lama lagi. Karena Bryan tidak ingin menikah, Cecil akan mengganti mempelai prianya.
Short Story · Romansa
9.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Cahaya yang Tertunda

Cahaya yang Tertunda

Baru saja masa nifasnya usai, Winda Baskoro menggendong bayinya ke Dinas Kependudukan untuk mengurus kartu keluarga. "Pak, nama anakku Alex Harto." Petugas itu mengetik beberapa kali pada keyboard, tetapi dahinya makin berkerut. "Di kartu keluarga Tama Harto, sudah tercatat seorang anak bernama Alex Harto." Winda tertegun, mengira dirinya salah dengar. "Nggak mungkin, anak kami baru genap sebulan!" Belum selesai bicara, ponsel di sakunya bergetar. Saat dia membuka layar, terlihat foto dari asisten Tama, Sania Marsudi. Dalam foto itu, Tama merangkul pinggang Sania dengan tangan kiri, sementara tangan kanannya menggendong bocah laki-laki sekitar lima atau enam tahun. Ketiganya berdiri di depan gerbang TK, tersenyum begitu cerah hingga menyilaukan mata. Di papan nama yang tergantung di dada bocah itu, tertera jelas namanya, Alex Harto.
Short Story · Romansa
20.5K viewsCompleted
Read
Add to library
Cinta Aliansi, Cinta Transaksional

Cinta Aliansi, Cinta Transaksional

Di lingkungan para konglomerat, ada sebuah aturan tak tertulis, yaitu pasangan yang menikah karena aliansi keluarga boleh saja punya kehidupan masing-masing di luar. Namun, apa pun yang dibelikan untuk selingkuhan, wajib dibelikan juga untuk pasangan sah di rumah. Dean Ramosh adalah orang yang sangat berprinsip. Jadi bahkan setelah Keluarga Syahrina bangkrut, dia tetap teguh mematuhi aturan itu, bahkan memberikannya seratus kali lipat demi menghargai Calista Syahrina. Jika kartu selingkuhannya menerima uang saku 200 juta per bulan, kartu Calista harus stabil menerima 20 miliar. Baru saja Dean menghadiahi selingkuhannya perhiasan senilai dua miliar, dia langsung mengirimkan Calista sebuah cincin zamrud antik bernilai 200 miliar. Para nyonya kalangan elite yang sudah terbiasa melihat laki-laki hidup hedon bersama wanita simpanan, memang menghela napas prihatin melihat drama asmara antara Calista dan Dean yang sempat membuat heboh seantero kota. Namun, mereka tetap saja tak tahan untuk memberi saran bahwa Calista seharusnya belajar untuk merasa bersyukur. Bersyukur? Tentu saja Calista merasa bersyukur. Oleh karena itu, di hari ketika Dean terang-terangan memberikan sebuah rumah di pinggiran kota yang nilainya tak seberapa kepada selingkuhannya, Calista juga menerima sertifikat Vila Northcoast No. 1 dari tangan Dean sambil berkata, "Sepertinya aku tiba-tiba merasa agak bosan. Gimana kalau kita bercerai?"
Short Story · Romansa
23.1K viewsCompleted
Read
Add to library
E A Madrasta? Os Dois Filhos Me Amam Ainda Mais

E A Madrasta? Os Dois Filhos Me Amam Ainda Mais

Dionísia Melo, uma herdeira de uma família influente, desafiou a oposição de sua família e cortou relações para se casar com Ibsen Pinto, um homem solteiro, mas com um filho e uma filha, e um negócio à beira do fracasso. Por seis anos, ela tratou as crianças como se fossem suas e apoiou o marido a fazer seu negócio decolar. As crianças, graças a ela, tornaram-se bem-educadas e obedientes, e a empresa de Ibsen foi listada com sucesso. Mas, na festa de celebração pela entrada de Ibsen na elite, a mãe biológica das crianças, Inês Alves, apareceu de repente. Ibsen, sempre racional, agiu como um louco para tentar detê-la, fazendo com que Dionísia se tornasse o motivo de piada em toda a cidade. Naquela noite, ele não voltou para casa, levando as duas crianças para um "reencontro" com Inês. Mais tarde, Ibsen decidiu se divorciar: — Obrigado por seus esforços nestes anos, mas as crianças mais precisam da mãe biológica. Inês disse: — Você trabalhou duro cuidando dos meus filhos todos esses anos, mas uma madrasta sempre será uma madrasta, nunca se compara à mãe de verdade. O amor criado não é melhor que o amor de sangue? Já que é assim, ela não será mais essa madrasta! No entanto, as crianças não aceitaram a mãe biológica, e tampouco aceitaram o pai. Eles disseram: — Nós temos apenas uma mãe em nossa vida, Dionísia! Se vocês se divorciarem, vamos com a mamãe!
Romance
27 viewsOngoing
Read
Add to library
PREV
1
...
1617181920
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status