Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rahasia Malam di Bioskop

Rahasia Malam di Bioskop

"Uh ... sesak sekali." Di bioskop tengah malam, aku duduk di kursi dengan wajah memerah padam. Pinggulku bergerak gelisah ke kiri dan ke kanan, bokongku terasa seolah terbakar. Pria perkasa di sebelahku tiba-tiba merengkuh tubuhku dengan kuat dan mendudukkanku di atas pangkuannya. Dia berkata, "Di sini nggak nyaman? Mau kubantu mengobatinya?" Aku menggelengkan kepala sekuat tenaga, tetapi tubuhku justru lemas tak berdaya di pelukannya. Aku hanya bisa menatap tangannya yang meluncur turun dari pahaku, perlahan merayap menuju tempat yang paling rahasia.
Cerita Pendek · Gairah
1.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Hadiah Menginjak Usia Dewasa

Hadiah Menginjak Usia Dewasa

Catatan gadis 19 tahun, hadiah terindah di ulang tahun menginjak usia dewasa dari ayah tiriku adalah bagian bawahnya yang besar. "Chika, Ayah cuma mau kasih kejutan buat kamu," ucap ayah tiriku sambil merobek gaunku dengan kasar.
Cerita Pendek · Gairah
36.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Adik Pacarku yang Manis

Adik Pacarku yang Manis

Sudah cukup lama aku dan pacarku tinggal bersama. Suatu sore, adik pacarku tiba-tiba mengetuk pintu rumahku dan mengatakan ingin tinggal sementara bersama kami. Adik pacarku ini meski lebih muda belasan tahun dari pacarku, namun tubuhnya sudah sangat sintal, wajahnya cantik, matanya yang bening membuatnya tampak seperti seekor kelinci kecil yang polos dan belum mengenal dunia. Saat ia menatapku, bibir mungilnya sedikit terbuka, kemudian dia memanggil dengan pelan, nyaris seperti bisikan, “Kakak ipar…” Entah mengapa, sebuah perasaan asing merambat dari hatiku ke perut bagian bawahku, membuat napasku terasa lebih berat. Malam itu aku dan pacarku terus melakukan hubungan intim, kali ini terasa lebih panas dari biasanya. Namun di tengah keasyikan itu, aku sekilas menoleh ke arah pintu. Di sana berdiri adik pacarku, dia melihat kami berdua dengan pipi merah dan napas yang tidak teratur. Tangannya berada di antara kedua kakinya, terus bergerak di area itu…
Baca
Tambahkan
Bisa Tidak Mencintaimu Saja

Bisa Tidak Mencintaimu Saja

Cinta sejati Samuel Dirja diam-diam mengenakan gaun pengantinku. Saat kami berkelahi, dia yang sedang hamil tidak sengaja terjatuh. Setelah dibawa ke rumah sakit, dokter mengatakan bahwa dia tidak akan bisa hamil lagi. Samuel yang murka pun mengirimkanku ke sebuah biara di luar negeri untuk menjadi biarawati. Setahun kemudian, Samuel datang menjemputku dari biara. Namun, saat dia mengetahui bahwa aku sudah kabur sejak lama dan sekarang menggendong seorang anak, dia memarahiku dengan mata memerah. "Kamu ingin menikah karena memiliki anak, atau kamu ingin menggunakan anak ini untuk menghina Shinta yang nggak bisa hamil?" Samuel tentu tidak tahu bahwa anak ini bukan anaknya. Selain itu, aku pun juga akan segera menikah.
Baca
Tambahkan
Tunanganku Menyesal Setengah Mati

Tunanganku Menyesal Setengah Mati

Pada hari mengurus akta pernikahan, nama pengantin pria di akta malah berubah. Tunangan pacarku, si putri mafia itu memeluknya sambil menatapku dengan senyuman penuh kemenangan. "Penipu cinta dan tuan muda palsu, bukankah sangat serasi? Aku tak meladeninya dan hanya menatap pacarku. Dulu, saat dia baru saja dijemput kembali oleh keluarga mafia sebagai tuan muda yang asli, dia bahkan sanggup menanggung hukuman keluarga selama tiga hari tiga malam demi bisa menikahiku. Namun, dia malah mengangguk setuju hari ini. "Hanya bercanda saja, kamu nggak akan marah, 'kan?" "Ini hanya akta pernikahan, tunggu sampai Tasya sudah puas dan senang, kalian bisa cerai. Setelah itu kita bisa membuat akta pernikahan baru." Aku tersenyum. Lalu berbalik dan melangkah ke arah tuan muda palsu itu. "Akta pernikahan sudah di tangan, suamiku. Sudah saatnya kita merencanakan pernikahan kita baik-baik."
Cerita Pendek · Mafia
2.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Hati Terbagi Dua, Pacarku Atau Sahabatnya?

Hati Terbagi Dua, Pacarku Atau Sahabatnya?

Pacarku yang berbaring di tempat tidur sudah terlelap. Hanya terdengar suara dengkurannya. Teman pacarku di samping malah makin mendekat. Aku merasakan napasnya yang panas. Dia berkata, "Kakak Ipar, Kak Stefan sudah tidur. Bagaimana ini ...." Rasa malu bercampur dengan antusiasme yang terpendam membuat tenggorokanku kering. Aku berucap, "Cukup .... Um ... jangan begini. Dia sudah mau bangun." Setelah melontarkan kata-kata itu, aku merasakan tangannya meremas bokongku dengan tenaga yang pas.
Cerita Pendek · Gairah
1.2K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Tunanganku Menikah dengan Adikku

Tunanganku Menikah dengan Adikku

Tiga bulan sebelum menikah, pacarku memposting di instagram sebuah foto dirinya bersama adik angkatku. Foto itu menunjukkan surat pernikahan mereka dan potret kehamilan adik angkatku. Caption yang dituliskan, [Resmi menyambut kehidupan kecil kami.] Adik angkatku meninggalkan komentar dengan emoji malu-malu. Ibuku memberi tanda suka pada unggahan itu dan menambahkan komentar, [Aku akan menjaga anak itu setelah lahir. Kalian berdua tenang saja menikmati hidup berdua.] Aku tidak bisa menahan diri dan hanya meninggalkan tanda tanya sebagai komentar. Detik berikutnya, pacarku langsung memarahiku habis-habisan. [Dia hanya meminjam status pernikahan denganku selama satu tahun. Setelah anak lahir, aku akan kembali padamu.] [Jangan pelit begitu. Ibu juga sudah bilang, kamu baru boleh menikahiku setelah melahirkan anak laki-laki. Jadi, kita adakan pernikahan dulu, baru urus akta nikah nanti..] Aku hanya menjawab dengan datar, "Oh." Setelah itu, aku menghapus semua unggahan di media sosial yang berkaitan dengannya. Sebagai gantinya, aku memposting hal baru, [Butuh calon pengantin pria. Siapa yang mau menikah denganku?]
Cerita Pendek · Romansa
10.2K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Melepas Cintaku Demi Cintamu

Melepas Cintaku Demi Cintamu

"Rena, aku akan selalu mencintaimu!" desah Jeremy tak tertahankan. Tepat saat dia hampir mencapai klimaks, ponselnya tiba-tiba bergetar. Dalam kondisi seperti itu, tentu saja dia mengabaikannya. Namun tak lama kemudian, layar ponselnya menyala. Begitu Jeremy melihat nama yang tertera, tubuhnya langsung menegang. Rena mendengarnya mengangkat telepon dan berkata, "Halo?" Di tengah sunyinya malam, suara dari ponsel terdengar sangat jelas, "Jeremy, kamu tahu nggak ... Nadia ...." Jeremy buru-buru memotongnya dengan suara rendah dalam bahasa asing, "Kecilkan suaramu, ini bukan waktu yang tepat." Lawan bicaranya langsung berganti bahasa, tetapi suaranya tetap terdengar keras, "Hasil pemeriksaan rumah sakit sudah keluar. Nadia kena kanker stadium akhir. Hidupnya tinggal sebulan! Dia ingin jadi istrimu. Kamu bisa nggak kabulkan keinginan terakhirnya sebelum dia pergi?" Ekspresi Jeremy langsung berubah drastis. "Apa?! Tunggu aku!" Setelah menutup telepon, dia menoleh ke Rena dan berkata dengan lembut, "Rena, aku ada urusan penting, harus keluar sebentar. Kamu istirahat saja dulu, nanti aku segera balik." Tanpa menunggu jawaban darinya, Jeremy buru-buru pergi untuk bersih-bersih dan mengganti pakaian. Dia meninggalkan rumah tanpa menoleh sedikit pun. Sesaat kemudian, layar ponsel Rena menyala. Ternyata pesan dari Nadia. [ Rena, kamu kalah. Dari dulu aku sudah bilang, Jeremy itu milikku. ] Tepat di bawahnya, ada pesan lain yang dikirim tiga hari lalu. [ Kalau aku kena kanker, menurutmu Jeremy bakal ninggalin kamu buat datang ke aku nggak? Aku yakin dia pasti datang. ] Tatapan Rena perlahan terangkat dari layar ponsel ke arah pintu kamar yang masih terbuka. Jeremy tidak tahu, dia sudah lama belajar bahasa asing itu. Seluruh percakapan tadi, didengar dan dipahaminya dengan jelas. Sejenak kemudian, wajah Rena menyunggingkan senyuman yang begitu pahit dan menyedihkan. "Iya ... aku memang kalah ...."
Baca
Tambahkan
Berawal Dari Menumpang, Bertumbuh Jadi Cinta

Berawal Dari Menumpang, Bertumbuh Jadi Cinta

Sejak membeli mobil baru, rekan kerja cantik yang jalur pulangnya tidak searah menumpang mobilku setiap hari. Aku sudah tak tahan lagi. Untuk menakut-nakutinya, aku langsung meraba payudaranya yang berukuran 36E hingga hampir merobek atasan. Tak disangka, rekan kerja perempuan itu bukan saja tidak menghindar, malah menggenggam tanganku dan menyelipkannya ke dalam kerah. Wajahnya memerah saat mendesah pelan. Dia menghadapku sambil membuka kedua kakinya yang sejak tadi sudah basah.
Baca
Tambahkan
Teman Adikku yang Maskulin

Teman Adikku yang Maskulin

"Punyamu terlalu besar, nanti bisa koyak ...." Telanjang dan kepanasan, aku berbaring di tempat tidur dan membiarkan teman adikku menekan kedua kakiku. Wajahnya dipenuhi nafsu .... Dia bilang mau memijatku, tetapi posisi pijat seperti apa ini? Ini sangat memalukan, tetapi sangat merangsang! Setelah orang tuaku meninggal, demi merawat adikku, aku tidak pernah punya pacar atau kehidupan seks. Di malam hari, hanya mainan dingin yang menemaniku. Namun, jauh di lubuk hati, aku selalu mendambakan kehidupan seks yang penuh gairah dan keringat. Aku menginginkan seorang pria menjelajahi tubuhku yang lembut dan penuh, lalu merusaknya sepenuhnya. Saat merasa haus akan sentuhan, aku diam-diam menonton film porno setiap malam, lalu berfantasi tentang didominasi secara liar oleh pria berotot. Aku bahkan sengaja berganti pakaian menjadi tank top agak transparan dan rok super pendek, lalu berjalan-jalan di taman yang sepi. Aku berharap seseorang diam-diam mengikutiku, lalu menindihku dengan kuat dan ....
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
89101112
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status