Short
Rahasia Memalukan Bersama Ayah Muridku

Rahasia Memalukan Bersama Ayah Muridku

By:  LiamCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
7Chapters
495views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Di tengah padatnya jam sibuk pagi hari di dalam kereta, dengan mata yang memerah, aku terdesak oleh lautan manusia hingga ke sudut gerbong dan ikut terhuyung mengikuti laju kereta. Sosok tubuh pria yang terasa hangat menempel begitu erat di tubuhku, sementara hembusan napasnya sesekali terasa menyapu lembut di telingaku. Yang lebih parahnya lagi, aku bisa merasakan dengan sangat jelas sebuah benda keras yang terhalang oleh kain rok tipisku, berulang kali bergesekan dan membentur area sensitifku. Benturan itu membuat kakiku terasa lemas. Gemetar reflek dari tubuhku tampaknya malah memicu desahan napas tertahan dari pria itu, yang perlahan mulai meruntuhkan akal sehatku. Awalnya kupikir, begitu melangkah keluar dari gerbong itu, perasaan yang membuatku hilang kendali ini bisa kutinggalkan sepenuhnya di masa lalu. Namun, semua berubah ketika pria itu kembali muncul di hadapanku dan mulai berbicara dengan suaranya yang serak. Barulah aku menyadari, sejak mencicipi momen yang begitu mendebarkan, sepertinya diriku tak bisa lagi benar-benar lepas darinya.

View More

Chapter 1

Bab 1

“Jangan… tolong jangan menempel padaku lagi….”

Di dalam kereta pada jam sibuk pagi hari, aku terdesak di sudut gerbong. Tubuh pria di belakangku terasa sangat panas seperti besi membara, menempel erat padaku.

Yang lebih parahnya lagi, aku bisa merasakan dengan sangat jelas sebuah benda keras yang terhalang oleh kain rok tipisku, berulang kali membentur area sensitifku.

Aku hampir gila. Reaksi tubuhku membuatku merasa sangat malu.

Namun, aku tak menyangka sama sekali bahwa setelah berhasil meloloskan diri dari gerbong itu, malah melihatnya lagi di depan gerbang taman kanak-kanak.

….

Namaku Ester, seorang guru magang di TK yang baru saja mulai bekerja. Demi memberikan kesan pertama yang baik di sekolah, aku selalu berdandan dengan sopan dan anggun setiap hari.

Hari ini, aku mengenakan kemeja sifon berwarna biru muda dan rok span putih selutut yang membentuk lekuk tubuhku dengan begitu sempurna.

Terutama ukuran dadaku yang berukuran D, berpadu kontras dengan pinggang ramping dan bokong montok, selalu berhasil menarik perhatian banyak orang.

Namun, aku punya sebuah rahasia. Rahasia yang membuatku terlalu malu untuk mengungkapkannya.

Tubuhku terlalu sensitif, mirip seperti tanaman putri malu. Sentuhan sekecil apapun bisa memicu sensasi yang luar biasa hebat di dalam diriku.

Apalagi di tempat yang padat dan penuh sesak. Gesekan samar yang menggesek di mana-mana itu rasanya benar-benar seperti siksaan bagiku.

Kereta nomor tiga di jam sibuk pagi hari adalah neraka duniaku.

Suasana di dalam gerbong sudah seperti kaleng sarden yang penuh sesak. Aku terdorong oleh kerumunan orang hingga terpojok ke sebuah sudut. Tepat di belakangku, sebuah tubuh pria yang hangat dan kekar menempel dengan sangat erat.

Aku bisa merasakan tekstur kain kemejanya, bahkan bisa mencium aroma kayu yang segar dan maskulin dari tubuhnya, bercampur dengan sedikit aroma tembakau yang tipis.

Awalnya aku hanya merasa canggung dan berusaha keras untuk bergeser ke depan demi menjaga jarak.

Namun, tiba-tiba kereta berguncang hebat. Tubuhku kehilangan kendali dan terhuyung ke belakang, berakhir menabrak dadanya dengan sangat kuat.

“Aahh….” teriakku pelan.

Sebuah tangan besar langsung melingkar di pinggangku. Telapak tangannya terasa sangat panas, menopang tubuhku agar tidak terjatuh.

Punggungku menempel erat pada dadanya yang bidang. Akibat benturan tadi, bokongku bisa merasakan dengan sangat jelas bentuk dari sebuah benda keras.

Seketika, otakku langsung kosong.

Benda itu… keras sekali. Meski terhalang dua lapis kain, keberadaannya tetap terasa begitu nyata dan mendominasi.

Aku membeku dan wajahku langsung terasa panas.

Kupikir dia akan melepaskan tangannya atau setidaknya mengubah posisinya.

Namun, ternyata tidak.

Tangan besar yang mencengkeram pinggangku itu bukannya melonggar, malah semakin erat.

Ujung jarinya yang terhalang kemeja sifon tipis, perlahan mulai mengusap lembut bagian pinggangku yang sensitif.

Di saat yang sama, benda keras di belakangku ikut bergerak seiring dengan guncangan kereta. Perlahan, benda itu mulai bergesekan dan menekan belahan bokongku secara bertempo.

Setiap benturan itu terasa seperti aliran listrik yang menyengat dari tulang ekor, lalu menyebar ke seluruh tubuh.

“Ma… maaf….” ujarku dengan suara bergetar, terdengar dipaksakan keluar dari sela gigiku.

Pria di belakangku tidak bersuara. Hanya terlihat jakunnya bergerak, mengeluarkan suara desahan yang tertahan.

Suara itu terdengar berat dan sangat memikat, layaknya petikan senar selo yang bergetar di telingaku, sekaligus menyentuh bagian paling tersembunyi di dalam diriku.

Tangannya mulai bertingkah tak beraturan.

Dari pinggangku, dengan tekanan yang sulit ditolak, tangannya perlahan mulai bergerak turun. Ujung jarinya menyusuri garis pinggangku bagaikan membawa kobaran api, hingga akhirnya mendarat tepat di atas bokongku yang montok.

Dia tak langsung melakukan sesuatu. Dia hanya merabanya samar-samar, telapak tangannya yang membara seolah bisa membakar rokku.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
7 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status