Short
Kencan Buta Di Bioskop

Kencan Buta Di Bioskop

By:  AnyaCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
7Chapters
2views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

“Brr….” “Ah, pelan-pelan, aku sudah nggak tahan lagi.” Mainan itu bergetar hebat di dalam tubuhku. Dengan wajah memerah, aku merapatkan kedua kaki sambil duduk di sudut bioskop. Di sampingku, pasangan kencan butaku meletakkan remote kontrolnya. Dia menekan kepalaku ke bawah, lalu membuka risleting celananya di hadapanku….

View More

Chapter 1

Bab 1

Namaku Selina, berusia 25 tahun, bekerja sebagai staf administrasi di sebuah pabrik elektronik.

Aku dibesarkan dengan didikan keluarga yang sangat ketat. Sejak kecil, aku selalu menjaga jarak dengan laki-laki.

Namun, setiap kali melihat pasangan lain bermesraan, aku tak bisa menahan rasa penasaran dan keinginan dalam diriku.

Entah mengapa, pengalaman yang belum pernah kurasakan itu terasa sangat menarik bagiku.

Keluargaku menjodohkan seorang pria padaku. Ayah dan ibu bilang diriku sudah cukup umur untuk menikah, jadi aku harus kooperatif dan berkencan baik-baik dengannya.

Pria itu tiga tahun lebih tua dariku dan berpenampilan cukup rapi.

Pada pertemuan pertama, dia langsung mengajakku bertemu di bioskop.

Saat adegan pasangan di layar lebar sedang berpelukan dan berciuman, dia mengulurkan tangannya dan menggenggam tanganku yang ada di atas lutut.

Aku tersentak, merasa agak bingung harus berbuat apa.

Mungkin karena melihatku tidak menolak, lengan satunya merangkul bahuku dari belakang dan menarikku untuk bersandar di bahunya.

Saat dia merangkulku, aku bisa merasakan kekuatan otot leher dan lengannya. Aroma hormon yang kuat itu membuatku merasa terbuai.

“Suka denganku?”

Tanyanya sambil mendekat ke telingaku.

Seketika, tubuhku menciut, rasanya seperti ada aliran listrik yang menjalar ke seluruh tubuh.

Daun telingaku sangat sensitif.

Napas pria itu yang berhembus di sana terasa seolah sedang menjilati telingaku dengan dalam.

Pikiran itu membuat tubuhku bereaksi dan aku tanpa sadar merapatkan kedua kaki.

Detik berikutnya, kedua kakiku dipaksa terbuka lebar.

Jangan-jangan, kami akan melakukannya di sini secepat ini….

Tiba-tiba, seember popcorn dijejalkan di antara kedua pahaku.

“Jepit ini.”

Ucap pasangan kencanku itu, memutuskan imajinasi liarku.

“Biar aku lebih gampang untuk ambil dan menyuapimu.”

Usai bicara, dia kembali fokus menatap layar lebar.

Aku pun mencoba menenangkan pikiran dan lanjut menonton dengan wajah memerah.

Di layar, pasangan dewasa itu sudah berciuman dengan sangat panas. Meski masih di dalam mobil, tangan si pria sudah masuk ke dalam baju si wanita.

Meski terhalang baju, terlihat si pria melepas bra si wanita dan membelai buah dadanya dengan penuh gairah.

Aku menatap adegan itu dengan agak iri melihat betapa si wanita menikmatinya.

“Mau makan?”

Sebuah popcorn disodorkan ke depan mulutku.

Dengan malu-malu, aku menyadari bahwa dia benar-benar tahu cara menggoda wanita.

Baru pertemuan pertama, perkembangannya sudah sejauh ini.

Aku merasa gugup, tapi entah kenapa ada rasa senang yang muncul.

Aku membuka mulut sedikit, mencoba bersikap anggun untuk menerima popcorn itu.

Saat menggigitnya, bibirku tak sengaja menyentuh jarinya. Aku merasakan tekstur kulitnya yang kasar dan kapalan.

Kalau tak salah ingat, dia itu seorang montir mobil.

Dengan wajah memerah, aku berniat menarik diri dan meminta maaf,

Namun tak disangka, pria itu tak melepaskan popcornnya dan malah memasukkan jarinya lebih dalam ke mulutku.

Lalu, dia melepaskannya begitu saja hingga popcorn itu bergulir di atas lidahku.

Aku membelalakkan mata menatapnya, seperti kelinci kecil yang ketakutan.

Tatapan pria itu sangat dalam dan jakunnya terlihat bergerak naik turun.

“Manis, nggak?”

Aku reflek menjawab, “Manis.”

Aku lupa kalau jarinya masih ada di dalam mulutku. Begitu aku bicara, lidah dan rongga mulutku bergerak bersamaan membungkus jarinya.

Seketika, napas pria itu memberat. Rangkulannya di bahuku semakin kencang dan jarinya mulai bergerak-gerak di dalam mulutku.

Dengan mesra, dia menelusuri bentuk gigiku, menjepit ujung lidahku, lalu meniru gerakan keluar masuk seperti posisi itu.

Aku terkejut dengan tindakannya, tapi jantungku berdegup kencang.

Menahan rasa senang yang meluap, aku menjilat jarinya dengan lidahku.

Seketika, ekspresi wajah pria itu berubah menjadi sangat berbahaya.

Dia mendekatiku dan berbisik, “Kamu agresif sekali, ini membuatku… ingin melakukan hal yang lain. Kamu nggak akan menolak, ‘kan?”

Wajahku memerah, tapi aku tak membantah. Aku menelan popcorn di mulutku.

Dia menarik tangannya, menekan kepalaku dan menunduk untuk menciumku. Mulutnya yang agak kasar karena janggut tipis menutup bibirku dengan kuat.

Hanya dalam beberapa detik, dia sudah berhasil menerobos masuk.

Aku dicium sampai kehabisan napas dan pangkal lidahku terasa pegal.

Tepat saat itu, aku merasakan sebuah tangan yang panas menyelinap masuk ke balik bajuku dan mulai menjelajah lebih jauh.

Seketika, serangkaian sensasi nikmat yang asing membuat pikiranku kosong. Ternyata, inilah perasaan yang selama ini selalu kunantikan.
Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
7 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status