Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BALADA SANG MANDARA

BALADA SANG MANDARA

Melihat roman wajah mereka, sang calon Mandara merasa ada yang tidak beres. "Putri, kami diutus untuk membawa Anda menghadap di balariung istana." "Apakah acaranya dilakukan lebih awal?" Salah satu kesatria menggeleng. "Yang Mulia Ratu jatuh sakit. Anda diminta menghadap." ***
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai contoh poem ballad
Baca
+Pustaka
Good Novel

Good Novel

Oh, I'm tired of the noise and turmoil of battle, And I'm even upset by the lowing of cattle, And the clang of the bluebells is death to my liver, And the roar of the dandelion gives me a shiver, And a glacier, in movement, is much too exciting, And I'm nervous, when standing on one, of alighting - Give me Peace; that is all, that is all that I seek.... Say, starting on Saturday week. A. A. Milne. https://www.public-domain-poetry.com/alan-alexander-milne/from-a-full-heart-38903
7.922.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 494 kali sebagai contoh poem ballad
Baca
+Pustaka
Satelliciocis Satellite

Satelliciocis Satellite

"I wish I was on yonder hill Tis there Id sit and cry my fill Till every tear would turn a mill Is go dte tu mo mhuirnin slan. Siúil, siúil, siúil a ruin Siúil go sochair agus siúil go ciuin Siúil go doras agus ealaigh liom Is go dte tu mo mhuirnin slan." Emma menyelipkan sebuah kekehan ketika Louis menatapnya begitu takjub tak diserta kedipan. Maka akibat kekehan itu, ia menarik sepasang sudut bibir. "Ill sell my rock, Ill sell my reel Ill even sell my spinning wheel to buy my love a sword of steel
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai contoh poem ballad
Baca
+Pustaka
Balada Cinta ShaBar

Balada Cinta ShaBar

Dia pasti tahu bagaimana meng-handle situasi ini. "Akbar?" Kubuka pintu menuju balkon. "Bulan purnama di luar," kataku nyaris tak terdengar bahkan oleh telinga sendiri. Terdengar gemerisik di speaker, diikuti derit halus pintu kaca dibuka. "Kamu di balkon?" tanyaku. "Ya, bulannya cantik," lirih suaranya menjawab. Benar, cantik. Bulan selalu mengingatkanku pada Ayah. "Ayahku seperti serigala, setiap bulan selalu bicara pada purnama."
1015.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 456 kali sebagai contoh poem ballad
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status