Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penulis Cantik Mantan Napi

Penulis Cantik Mantan Napi

Tapi kalau iya, lalu apa yang dipermasalahkan sekarang? Seolah membaca pikiran Ranjana, Ariel melanjutkan. “Maksudku yang barusan. Orang tengil tadi teman kamu kan? Satu sekolah? Dia suka cari-cari masalah ke kamu? Kamu dibully?” “Enggaklah, apaan!” Ranjana membantah dengan ribut begitu mendengar kata bully. “Orang itu memang terkenal songong di sekolah. Sudah tabiatnya dia suka gangguin orang, enggak cuma aku doang. Tapi yaudahlah, diemin aja. Orang itu modalnya cuma ngomong, ntar juga capek sendiri. Nih buktinya aku gak diapa-apain sama mereka, sehat sentosa tanpa kurang suatu apapun.”
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai cerpen bullying di sekolah
Baca
+Pustaka
Kevin & Kirana

Kevin & Kirana

Kevin menarik tangan bella menuju ruang kepala sekolah. Toktoktok! "Masuk," ucap Hendra, kepala sekolah SMA Arwana. Kevin pun masuk sambil menarik paksa Bella agar masuk juga ke ruangan itu. "Permisi Pak, saya mau ngelaporin tindakan pembully-an yang terjadi di sekolah ini pa. Dia udah bully kirana dengan kejam pa, sampai Kirana masuk rumah sakit dan trauma," jelas Kevin to the point "dan saya sebagai anak pemilik sekolah, ingin bapak mengeluarkan Bella dari sekolah ini," lanjutnya.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai cerpen bullying di sekolah
Baca
+Pustaka
Menantu Termiskin

Menantu Termiskin

Lea menumpahkan tangisannya di pelukan kakaknya. "Cerita sama mbak apa yang sebenarnya terjadi." Lea mengendurkan pelukannya. Ia mengatur nafasnya yang masih sesenggukkan. Dengan memberanikan diri ia bercerita kepada kakaknya tentang apa yang terjadi di sekolah. "Aku di bully di sekolah. Mereka bilang aku nggak pantes sekolah disana karena keluargaku miskin. Setiap hari mereka selalu gangguin aku dan bikin hidupku di sekolah nggak tenang."
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai cerpen bullying di sekolah
Baca
+Pustaka
The Ugly Duckling

The Ugly Duckling

Julukan mulai dari gajah, kuda nil sampai tong leger pun sudah kenyang ditelannya. Bintang sadar tidak semua orang yang dia temui di sekolah akan berakhir menjadi temannya. Dia sekarang juga tahu bahwa di sekolah dia bukan hanya takut saat menghadapi pelajaran fisika. Akan tetapi dia juga harus mulai belajar bertahan dari serangan verbal dan non verbal dari anak-anak yang have fun, dengan cara membuatnya tersiksa dan merasa tidak berguna. Dulu sewaktu kelas tujuh, dia pernah sempat ingin mengadukan perbuatan jahat sebagian orang-orang yang mengaku sebagai temannya di sekolah itu kepada kedua orang tuanya. Tetapi ia takut kalau mereka malah akan balik mengatainya pecundang, pengecut atau si p
9.750.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai cerpen bullying di sekolah
Baca
+Pustaka
Pesan Kotor Di Laptop Anakku

Pesan Kotor Di Laptop Anakku

Hanya pura-pura sekali lagi. “Iya. Aku maunya segera. Udah nggak tahan juga sekolah di sini. Kena bully terus.” Aku langsung tergamam. Dibully? Kenapa Ario tak pernah cerita. “Wait, kamu dibully sama siapa? Kasih tahu aku!” Aku langsung emosi. Geram sekali. Seketika jiwa ingin membunuhku langsung berkobar-kobar. “Adalah. Anak-anak kelas. Udah, nggak usah dipikirin. Bentar lagi aku juga pindah, kan?” Muka Ario seperti sedang menutupi sesuatu.
1065.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai cerpen bullying di sekolah
Baca
+Pustaka
Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya

Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya

Walaupun sebenarnya hatinya kecewa dan malu. Lusi memejamkan mata, sudah dipastikan kalau gadis ini sedang trauma. "Maura, untuk masalah sekolah tadi--" "Aku nggak apa-apa, kok, Mbak. Mbak, jangan khawatirkan aku," ucap Maura menyela perkataan Lusi. "Hal seperti itu biasa di sekolahan, Mbak. Lagian, sebelum aku datang ke sini pun, aku sempat dibully. Aku berharap Mbak tidak ikut campur masalah aku di sekolah."
9.7257.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.0K kali sebagai cerpen bullying di sekolah
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri setelah 5 Tahun Terpisah

Menjadi Istri setelah 5 Tahun Terpisah

Tepukan tangan mulai terdengar sebagai bentuk kebanggaan para siswa terhadap Axel, si anak berhati baik. Ucapan Nora kembali membuat Mia tertegun. Perempuan itu tidak menyangka jika di dalam ruang kelas tempat dia mengajar telah terjadi bullying terhadap seorang gadis yatim piatu. Pengalaman Nora mengingatkan Mia dengan masa kecil yang dia lalui. Dia pernah merasakan menjadi korban bullying sewaktu duduk di kelas tiga sekolah dasar. Mia merasakan beratnya rasa tertekan saat semua teman menjauhinya. Sebagai pelampiasan, Mia kecil selalu pergi ke toilet untuk menghabiskan waktu istirahat sekolah.
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 493 kali sebagai cerpen bullying di sekolah
Baca
+Pustaka
Dicintai Kakak Tiri Posesif

Dicintai Kakak Tiri Posesif

cicitku pelan dari kejauhan. Jujur, aku tak habis pikir jika di zaman yang sudah canggih begini masih ada tindak bullying antar teman. Lucunya lagi, si pelaku malah tertawa terpingkal-pingkal seolah itu hanya candaan biasa antar seorang sahabat. "Juni, Juni! Makanya kalo mau sekolah mandi dulu!" ledek cowok berseragam serampangan yang dipanggil Dev tadi.
87.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai cerpen bullying di sekolah
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Terlarang Sepupuku

Terjerat Cinta Terlarang Sepupuku

Lestari menghela nafas panjang. Wajah dan sorot matanya terlihat sendu. Memamg yang namanya bullying pasti akan membekas dan meninggalkan trauma tersendiri bagi korban meski kejadiannya sudah lama berlalu. Dan sepertinya itu jug terjadi pada Lestari. "Boleh tahu kenapa kamu nggak melanjutkan sekolah? Apa karena bullyan itu?" "Bukan Mbak. Tapi karena sekolah SMA-nya jauh. Bapak sama Ibu gak punya motor, juga karena masalah ekonomi. Aku masih ada dua adik yang masih SD," jawab Lestari.
1011.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai cerpen bullying di sekolah
Baca
+Pustaka
The Baby (INDONESIA)

The Baby (INDONESIA)

Ini sudah panggilan ke sepuluh, namun Resya masih mengabaikan panggilannya. "Gimana, Mel?" Suri bertanya, raut Suri juga sama pucatnya dengan Melati dan Jefri, wajar saja, mereka bertiga baru selesai menonton video perundungan yang di lakukan oleh murid sekolah elit dan ternama di Jakarta. Yang mengejutkan nya, Resya ada di dalam video itu sebagai korban bully mereka. Mata Suri, Melati dan Jefri melihat bagaimana Resya di tarik, di jambak, di pukul dan di tendang. Siapa yang tidak lemas saat melihat seseorang yang dikenal menjadi korban bully yang di pukuli dengan segitu kejamnya?
9.7163.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai cerpen bullying di sekolah
Tampilkan Ulasan (81)
Baca
+Pustaka
ww afts
B.A.G.U.S B.A.N.G.E.T C.E.R.I.T.A.N.Y.A💐😊 Rekomondasi cerita terbaik ini, seru apalagi sedihnya kerasa bgt, nyampe ke readers, alurnya ringan ngg terlalu berat tp sekali baca siap² tisu berlembar². Pling keren authornya bisa buat cerita sebagus ini, cerita yg lainpun ngg kalah bagus pake banget💓
Aidasatri Yudianti
Bagus ceritany , meskipun awal ceritany "menyeramkan" penuh dgn kekerasan, bully membully tapi banyk yg bisa diambil dr sebab akibat dr cerita ini ... ceritany jg tdk bertele²n tdk bulet jempol buat kk Authorny
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status