Filtrar por
Estado de actualización
TodoEn cursoCompletado
Ordenar por
TodoPopularRecomendaciónCalificacionesActualizado
Mated to  Alpha’s  Brother  After Rebirth

Mated to Alpha’s Brother After Rebirth

To help my sterile Alpha mate Marcus Blackwood conceive an heir, I had used many hormone injections. My belly was covered with purple bruise marks from all the needle punctures. But after our son Connor was born, he was very weak and even ran much slower than the other pups. Marcus looked at Conner coldly and snarled at me, "It's all your rotten bloodline! You've brought shame to the Blackwood pack!" Later, he held his mistress Scarlett's pup—a three-year-old pup who was strong enough to beat an eight-year-old pup—and publicly rewarded Scarlett with a new Porsche. But when my five-year-old Connor accidentally knocked over his milk, Marcus kicked him in the chest and called him worthless. He even locked my son, who was afraid of the dark, alone in the drafty woodshed at the countryside estate during winter. Every day, Connor got only one bowl of spoiled food, until he starved to death. When I found Connor, his small body was already ice-cold, still clutching the family portrait I had drawn for him in his little hands. After that, Marcus tortured me to death. When I opened my eyes again, I was back at our engagement party. Marcus publicly took Scarlett's hand in front of everyone. "I’m breaking off my engagement with Hazel Whitmore! She is just a foolish she-wolf who can only birth idiots! Scarlett is the one I love!" I realized that he was also reborn. He wanted to humiliate me in front of everyone again. But he didn't know that without my exclusive genetic healing technology, he would remain childless for this entire lifetime.
Historia corta · Werewolf
2.7K vistasCompletado
Leer
Agregar a biblioteca
The Price of a Like

The Price of a Like

My roommate had a peculiar knack for pestering everyone into liking her posts on social media, all so she could collect enough likes to claim some prize or another. It was her way of life—nagging, nudging, and guilting us into clicking that little thumbs-up. One time, the campus beauty queen liked my roommate's ad for a facial mask. Not long after, she was in a horrific car accident. The vehicle caught fire, and her face suffered severe burns, leaving her disfigured beyond recognition. Meanwhile, my roommate seemed to undergo a miraculous transformation, her complexion turning porcelain fair and flawless as though she'd been kissed by the heavens. Then there was the academic prodigy, a shoe-in for graduate school, who liked her tutoring service post. Shortly after, he was exposed for academic fraud, and his once-brilliant reputation was reduced to ashes. Strangely enough, my roommate's research paper suddenly won an award, catapulting her to fame and fortune. And me? I fell into her trap too. I liked her rental agency ad, and before I knew it, my world crumbled. A scandal erupted, revealing that I was the result of a mix-up at birth. It turned out she was the long-lost child of wealth and privilege—a hidden gem cast into the rough, now reclaimed by her rightful family. As for me, I was packed off to the countryside village she had escaped from and forced into a brutal marriage with an old man. My life became a living hell, and eventually, I died there, broken and forgotten. But fate wasn't done with me yet. When I opened my eyes again, I found myself back on the day my roommate begged me to like her post in exchange for yet another prize.
Historia corta · Imagination
3.8K vistasCompletado
Leer
Agregar a biblioteca
Cinta Itu Tidak Datang Tiba-Tiba

Cinta Itu Tidak Datang Tiba-Tiba

Griselle Dayoung dan David, hidup di dua dunia yang berbeda. Griselle sebagai pewaris tunggal HANSENG group milik keluaranya. Di sisi lain David seorang pria misterius yang memulai segalanya dari nol. Griselle yang acuh dan bebas bertemu dengan David yang dingin dan selalu menghitung langkah dalam bertindak. "Bukannya tadi aku bertanya apakah tubuhmu baik-baik saja?" Jawab David sambil melirik ke arah Griselle. "Iya, lantas apa hubungannya antara tubuhku baik-baik saja dengan kamu mengantar makan siang ke kantorku?" Tanya Griselle dengan wajah bingung, hatinya merasa sedikit tidak nyaman. "Hari ini, aku sedang bereksperimen dengan menu baru. Karena nggak ada yang menjadi kelinci percobaan, walau dengan berat hati, aku pergi mengantar makanan buatanku ke kantormu. Menurutku setidaknya, di sana ada banyak pegawaimu yang bisa menjadi kelinci percobaan." Jawab David dengan santai. Griselle terdiam saat mendengar perkataan David, saat ini di dalam hatinya timbul keinginan yang sangat besar untuk menarik keras rambut dan menggigit daun telinga pria di depannya ini. Ternyata kebaikan David tadi siang hanya untuk menjadikan dirinya dan pegawainya sebagai kelinci percobaan. Rupanya dia mau membalas dendam, maki Griselle di dalam hati. "Melihat kamu kembali baik-baik saja, aku merasa sedikit tenang, artinya makananku masih layak untuk dimakan." David melanjutkan perkataannya masih dengan nada tenang, tanpa menyadari perubahan di wajah Griselle yang sudah menghitam. Wajah Griselle yang awalnya kelam, tiba-tiba berubah dengan cepat menjadi wajah penuh kelicikan. Perubahan wajah Griselle secepat membalikkan telapak tangan, dengan wajah penuh senyuman manis, dia berkata, "Tetapi aku tetap harus berterima kasih loh."
Romansa
214 vistasEn curso
Leer
Agregar a biblioteca
My Fierce Secretary

My Fierce Secretary

R_Quella
“When Destiny brings you into a game.“ MEET ALBYAZKA STEVANO__ He's the perfect man. Muda, tampan, kaya, multitalent, hingga mendapat gelar the perfectionist boss. Membuat Alby selalu menganggap mudah segala hal termasuk wanita. Namun, tidak lagi setelah pertemuanya dengan seorang wanita galak bernama Alessia Mikhayla. Seorang yang sanggup membuat Alby tertantang dan merasa tertarik untuk pertama kali pada seorang wanita hanya karena sebuah julukan Bedebah darinya. MEET ALESSIA MIKHAYLA__ seorang 'secret agent' berparas cantik yang terkenal galak dan keras kepala. Wanita bebas dan tidak suka diatur apalagi dikekang sepertinya sangat membenci banyak hal. Termasuk, Albyazka Stevano. Sejak pertemuan pertama mereka yang tidak bisa di katakan baik juga pertemuan-pertemuan tidak terduga lainnya yang banyak meninggalkan kejadian buruk membuat ruang gerak Alessia menjadi terbatas. Alessia membencinya. Membenci kehidupannya yang bahkan terasa seperti seekor burung peliharaan karena ulah pria itu yang sesuka hati mengklaim dirinya sebagai kekasih di hadapan media. Setelah segala hal yang terjadi, mana mungkin Alessia membiarkannya? Menjadikanya mainan pria itu? Well.. Albyazka Stevano perlu tahu kalau Alessia bukan wanita yang mudah dikalahkan. Wait for the time .. Alessia akan membuktikannya. Lihat saja.. BLURB️ "Kau tidak bisa seenaknya padaku, Darling." "I can, who will stop me?" Alessia kemudian menciumnya sekali lagi, hanya kecupan singkat dan ia kembali tersenyum. "Sudah cukup." Alby menaikkan alis. "Apa maksudmu?" "Kau tidak dengar? Cukup. Artinya berhenti. Aku tidak akan melakukan hal lain selain berciuman." gumam Alessia menjelaskan. "Tinggalkan saja nomor rekeningmu." "Buka matamu, Darling. Kau perlu melihat siapa aku untuk kembali mendiskusikan tentang uang." "Tidak perlu repot-repot, aku tidak peduli kau siapa." _________ "Kau milikku, tidak ada jalan kembali untukmu pergi." -Albyazka Stevano.
Romansa
915.7K vistasCompletado
Leer
Agregar a biblioteca
Cinta untuk Tabitha

Cinta untuk Tabitha

AYA RAYA
Tabitha tersenyum sinis ke arah Rino. “Kenapa? Lo kaget lihat gue, Rin? Nggak menyangka ya kalo ternyata gue ada di sini juga? Dan gue sudah dengar semuanya! Semua obrolan kalian berdua! Gue baru tahu kalau ternyata ada ya cowok yang sejahat lo, Rin! Jadi begitu rupanya? Lo anggap gue itu cuma sebatas cewek taruhan buat lo? Nggak ada artinya lagi kah gue selain itu, Rin? Menurut lo ... gue cewek kampungan? Culun? Kutu buku? Nggak cukup menarik ya buat lo? Nggak bisa bikin lo ‘naik’? Sorry ya, Rin! Sebelum lo menganggap diri lo itu cowok paling hebat yang bisa menaklukkan hati semua cewek, asal lo tahu aja ... lo nggak sehebat itu! Andai lo itu barang, dikasih gratis aja gue nggak mau terima, apalagi disuruh bayar! Karena buat gue, lo itu cuma cowok brengsek, jahat, nggak punya otak, yang pantasnya dibawa ke tukang loak terus ditukar sama piring! Tahu lo? Piring aja lebih berharga dan lebih berguna buat gue, daripada cowok kayak lo! Gue menyesaal ... banget pernah dekat sama lo, Rin! Cowok brengsek! Cowok nggak punya otak! Otak lo yang lo pikir cerdas bisa ngebodohin gue itu ternyata nggak lebih besar dari biji kwaci tahu nggak!” maki Tabitha, sebelum melangkah keluar dari warung kopi dan berlari menjauh. Rino melongo. Pemilik warung kopi bengong. Pemuda yang duduk di sebelah Rino bangkit berdiri sambil menahan tawa. “Kasihan lo, Rin! Udah otak lo cuma segede kwaci, lo mau dibawa ke tukang loak lagi! Ditukar sama piring!” Pemuda itu tertawa tergelak. "Diam lo!" bentak Rino. Malu. Pemuda itu semakin tertawa tergelak.
Romansa
103.6K vistasCompletado
Leer
Agregar a biblioteca
An Expensive Meal and an Unexpected Meltdown

An Expensive Meal and an Unexpected Meltdown

I check on family businesses in the countryside with my girlfriend, Mildred McClure, in tow. At noon, we stop by my uncle, Barron Cortez's, place for a simple lunch. Just as we are getting ready to leave, his new wife, whom he married just six months ago, Hilda Ross, rushes out and demands that we settle the bill. "Elden, you two just had the Supreme Farmhouse Set Meal, which is 1,888.80 dollars, and your girlfriend picked three organic, pesticide-free tomatoes in the garden. That's 199.80 dollars. "With an 80% service charge, your total comes to 3,800 dollars." Mildred is stunned. "Elden, do we have to pay to eat at your uncle's place?" I start to feel embarrassed, and my expression darkens as I look at Hilda, my supposed aunt, who's barely any older than me. "I've grown up eating at my uncle's place and never paid a single penny. Besides, your prices are downright outrageous!" Hilda calmly whips out a price menu and righteously declares, "That's all ancient history. Now, we're running a farmhouse business where all prices are clearly marked, so everyone pays the same rate. "Barron said you're some big boss in the city. Surely you're not going to stiff us over a little bill, are you?" She steps in front of the gate to block the exit with her body and shoots me a contemptuous look. "Even family settles their accounts. If you don't pay up today, don't even dream about stepping through this door!" While Mildred panics, I laugh in disbelief before taking out my phone and dialing Barron's number. "Uncle Barron, Hilda wants to settle accounts between family, so don't you think it's time we settled our accounts too?"
Leer
Agregar a biblioteca
Om Duda!

Om Duda!

"Mommy!" seorang bocah laki-laki menghampiri Disya yang sedang duduk menikmati es krim bersama dengan ketiga sahabatnya di salah satu caffe. Disya tentu saja membelalakkan matanya, yang benar saja bocah laki-laki di depannya memanggil Disya dengan sebutan 'Mommy' padahal Disya masih duduk di bangku kuliah semester tujuh, dan lagipula Disya belum menikah, bagaimana mungkin dia sudah mempunyai anak? Kailash, nama bocah laki-laki itu. Rupanya dia salah mengira Disya Mommynya. Hingga akhirnya seorang lelaki menghampiri meja mereka. Disya sampai membelalakkan matanya, mulutnya menganga ketika melihat lelaki tampan itu. Devan, lelaki yang dipanggil 'Daddy' oleh Kai. Baru pertama kali bertemu saja, rasanya Disya langsung jatuh cinta. Memejamkan kedua matanya, sedikit membenarkan posisi duduknya, lalu menengadahkan kedua tangannya di depan dada. "Ya Tuhan... jodohkanlah hamba dengan Pak Devan, kalo Pak Devan masih ada istri, ambil saja istrinya!" "Astaga, Disya omogan kamu ih!" pekik ketiga sahabatnya berbarengan. Mereka tentu saja syok mendengar ucapan sembarangan yang diucapkan Disya beberapa detik yang lalu. "Sejak kapan kamu suka sama om-om hah?!" "Sejak hari ini!" Berbeda dengan Disya yang langsung terpikat, Devan malah melihat Disya dengan tatapan tidak suka. Namun, Disya akan tetap bertekad, dia harus mendapatkan hati Devan. Setelah menjadi detektif dadakan untuk mengamati Devan. Sebuah fakta yang berhasil membuat Disya merasa sangat senang. Devan hanya tinggal berdua dengan Kai, yang artinya Devan adalah seorang duda bukan? Benar! Tentunya itu adalah kesempatan besar untuk Disya mendapatkan hati Devan. Tidak perlu mengambil hati Kai—bocah itu sudah menyukai Disya sejak pertemuan pertamanya. Tugas Disya hanya mencari cara untuk mengambil hati Devan. Akankah Disya berhasil? "Otw jadi Mommy Kai." — Nadisya Queensa Fatyavia. "Ck! Gadis kecil!" — Devano Zayn Ganendra. ***
Romansa
9.871.2K vistasCompletado
Show Reviews (27)
Leer
Agregar a biblioteca
Anaa
Hai temen-temen^^ Sebelumnya aku mau ngucapin makasih banyak buat yang selalu nunggu novel ini. Aku ngerasa bersalah udah bilang mau update tiap Kamis dan Sabtu, padahal kadang suka engga di tepatin, sorry ..., aku usahain update di hari itu, tpi kalau engga ya mngkin di up di hari berikutnya yaa ...
Michael Sanjaya
sumpah deh...baru x ini baca novel tentang keluarga dan perceraian tp ujung"nya ttp hrs berpisah jg. hahahaha.... uda gt kasian keluarga si cowok yg boleh di blg hancur, si cowok mo rujuk berujung ggal sedangkan adik tnpa pengetahuan kluarga atau si kakaknya hdupnya jg hancur. mantap, ceritanya unik
Read All Reviews
ANTERIOR
1
...
789101112
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status