Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jodi Ruman

Jodi Ruman

“Untung bos. Coba kalau anak magang, saya selepet kakinya. Bisa-bisanya nendang benda enggak berdosa.” “Saya enggak lihat.” Perempuan berseragam mustard membela diri. Rambutnya bergaya Ratu Cleopatra; hitam, lurus, berkilau, dan panjangnya sebahu. Poninya yang tipis menyamarkan lapangnya dahi dan tebalnya alis. Kulitnya seputih salju. Pipinya sedikit chubby. Hidungnya kecil, tapi lancip. Kelopak matanya monolid. Bola matanya tampak sendu setiap kali menatap. Bibirnya yang kecil dipoles dengan warna merah menyala.
8.716.8K viewsOngoingAdded to Library 570 Times as deborah mackin
Read
+Library
Miss C

Miss C

“Mbak Rachel bilang aku juga harus cari nasabah berarti gak perlu melakukan tugasnya Mbak Grace yang memang gak cari nasabah, posisi aku sama kaya Mbak Devina dan Mas Yusuf.” “Kamu mau posisi sama kaya mereka?” Stefi mengangguk pelan “kalau gitu aku bilang sama Mbak Rachel kalau kamu juga harus punya target sama kaya mereka berdua dan kamu tahu apa kalau gak sampai target?” menatap Stefi tajam “kalau mau jadi seperti mereka tanya jelas kalau gak sampai diapakan sama perusahaan.” “Dipecat” Stefi mengalihkan pandangan membuat mereka menatap sumber suara dimana Devina keluar “sopir kemana?.”
9.938.1K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as deborah mackin
Read
+Library
SUSAN

SUSAN

Di acara pernikahan Nolan ternyata aku juga bertemu dengan banyak teman kampus, dan beberapa rekan kerja dari kantorku yang lama. "Oh, Susan! apa itu kau?" pekik seorang wanita ber pinggang lebar yang dulu sering kupanggil kak Tami, dia adalah seniorku di kantor, sekaligus tutorku yang baik hati. Dia juga mengenal Nolan dengan baik, mungkin setelah kami putus pun dia juga masih menjaga komunikasi yang baik dengan Nolan. Tak mengherankan jika Kak Tami tetap akan datang ke pesta pernikahannya walau sebenarnya dulu akulah yang memperkenalkan Nolan padanya.
1070.5K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as deborah mackin
Read
+Library
Anneth

Anneth

Tuk… tuk… tuk… Suara sepatu heels menggema di udara, Samara mengayunkan kaki dengan penuh percaya diri. Langkah kaki Samara terhenti di depan ruangan Direksi, dia pun mengetuk pintu. Pak Devisser tampak menyembulkan kepalanya. Di dalam ruangan, Samara menunjukkan sebuah foto pernikahan Anneth. Dia pun melontarkan kata-kata yang dapat memprovokasi Savvy dan Anneth di depan Pak Devisser.
3.5K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as deborah mackin
Read
+Library
Raina

Raina

ujar Tante Venna dengan nada berharap. “Iya, Tan. Raina usahain ya,” jawabku merasa serba salah. Tiga puluh menit berlalu, acara inti akan segera dimulai. Aku dan Ghina menyewa MC untuk mengatur jalannya acara. Sementara aku menyerahkan sepenuhnya ke Ghina untuk berorasi di depan para tamu yang hadir. Public speaking Ghina tidak perlu diragukan lagi, dia aktif dalam organisasi kampus. Sementara aku lebih sering nonkrong di kantin daripada nongkrong di ruang organisasi. Pantatku cepat panas kalau mendengarkan ocehan-ocehan ketua pada saat rapat organisasi.
109.9K viewsOngoingAdded to Library 315 Times as deborah mackin
Read
+Library
Tania Saka

Tania Saka

Prolog Tania Saka yang akrab dipanggil Tanka adalah sosok gadis yang sangat cantik dan periang. Dia memiliki wajah yang ayu dengan tinggi badan yang ideal. Matanya sayu, namun tajam bila amarah tengah menguasai jiwanya. Ayahnya, David Kavandra Saka adalah pengusaha sukses di bidang perkebunan kelapa sawit . Tanka memiliki seorang teman lelaki yang bernama Tony dan seorang teman perempuan yang bernama Sisil .
106.1K viewsOngoingAdded to Library 158 Times as deborah mackin
Read
+Library
Melinda

Melinda

Ryan coba menenangkan hati istrinya, karena ia tahu ada rasa kurang percaya diri Melinda saat ini untuk menjadi seorang CEO perusahaan besar. Sementara Pak Herman yang disebut namanya oleh Ryan, seketika tersenyum memandang cucu bosnya ini. "Apa yang dikatakan tuan muda Ryan benar nona muda Melinda, bapak pasti akan membantu nona muda sementara waktu ke depan sampai Nona muda Malinda menjadi terbiasa dengan keadaan ini.. Dan bukan saya saja yang akan membantu, di sini juga sekarang ada Pak Hasan mantan komandan keamanan keluarga Pratomo yang sangat senior.
105.0K viewsOngoingAdded to Library 178 Times as deborah mackin
Read
+Library

Frequently Asked Questions

Membicarakan Desi Deama selalu mengingatkanku pada bagaimana konten kreator bisa membangun komunitas yang begitu personal dan hangat. Awalnya mengenalnya dari platform video pendek, di mana gaya berceritanya yang apa adanya dan relatable langsung menarik perhatian. Yang bikin dia menonjol adalah keberaniannya membahas tema sehari-hari dengan sudut pandang segar—mulai dari dinamika percintaan generasi muda sampai isu self-love yang dibungkus humor tapi tetap mengena. Banyak kontennya yang viral karena relatable, seperti sketsa tentang 'pacaran ala anak overthinker' atau 'resign kerja demi mental health' yang banyak ditonton millennials dan Gen Z.

Selain konten yang humanis, Desi juga rajin berkolaborasi dengan kreator lain dan aktif di podcast, memperluas pengaruhnya. Yang kubaca dari komentar followersnya, banyak yang merasa terwakili oleh kontennya karena jarang ada kreator lokal yang membahas isu psikologis remaja dengan gaya ringan tapi berbobot. Aku sendiri suka bagaimana dia menggunakan platformnya untuk campaign body positivity dan kesehatan mental, menjadikan popularity-nya lebih dari sekadar angka view—tapi punya dampak nyata.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status