Dijodohin
Dia mendekat lalu "muach"
Huh, lemas dedek, bang. Duh, abang bisa aja. Bibir gue dicium, permisah. Peka banget sih dia. Cuma kecupan sih, gak ada yang lain. Tapi mampu buat gue terbang tinggi. Tangan naik ke atas, memegang bibir yang baru aja dikecup manja.
"Lamunin dedek gemas!"
Plup! Gue langsung nutup mulut. Astaga, ini mulut jujur amat. Seketika gue langsung membalikan badan, menenggelamkan wajah ke meja rias.
Bab Populer