Dihina Karena Tidak Memakai Perhiasan
tanyanya lagi karena aku tak kunjung memberi jawaban.
Setelah puas memindai wajahku di kaca dengan make up tipis, aku menoleh ke arah mas Danu yang sudah berdiri di belakangku, "Mau pamer!" jawabku sambil terkekeh.
"Maksutnya?"
"Iya, mau pamer! Jadi aku itu lagi nantangin para ibu-ibu sombong di kampung ini, Mas," jawabku.
"Mas nggak ngerti deh, coba cerita dengan detail."