Premanku Canduku
Lalu pandangan Firda kembali pada layar ponsel yang memuat sebuah cerita berjudul ‘Aku Dan Cewek Misterius.
“Sekali lagi mohon maaf kalau bahasanya kurang berkenan di hati Ibu. Saya mohon izin ke belakang. Silakan Ibu baca aja dulu, gak banyak kok, cuma lima bab.” Hendy bicara seraya undur diri dari hadapan Firda, tanpa menunggu jawaban dari sang mantan pembimbing PKLnya.
“Kenapa harus ke belakang, Hen?” tanya Firda dengan suara pelan, hingga Hendy yang sudah berjalan jauh tak mendengarnya.