The Sunday Sunflower
"Kalo Sasha doang, mah, gak bakal lucu. Namanya Sashachilla Hania. Persis sama nama lu. Padahal gua kira nama lu gak mainstream, Sha. Okelah kalo Sasha doang atau Hania doang, tapi ini betulan plek ketiplek: Sashachilla Hania. Lucu banget gak, sih?"
Fanala duduk termenung di belakang meja kerja di kamarnya, ditemani satu buket bunga matahari yang telah layu. Matanya memandang ke luar jendela, menatap langit jingga yang kian gelap seiiring berlalunya detik. Langit itu nampak cantik, terlebih dipadu pemandangan rumah dan jalanan yang basah sehabis diguyur hujan ringan.
Hot Chapters