Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Fantazia

Fantazia

Melihat bahwa dirinya diabaikan, Hansel menjadi bingung harus apa saat ini, mengingat bahwa Gust belum memberinya misi yang harus ia lakukan. Hansel pun memutuskan untuk mulai berkeliling hutan yang menyebar di sekelilingnya, sejauh matanya memandang, ia hanya melihat betapa lebatnya daun-daun pohon itu dengan akar besar yang menjulur di permukaan. Hanya setitik cahaya matahari yang masuk dan menyinari hutan itu.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai fanart hinata
Baca
+Pustaka
EAT ME, SIR. (Indonesia)

EAT ME, SIR. (Indonesia)

Pantas keberadaannya bikin iritasi mata dan suaranya merusak telinga sampai hatinya yang panas meradang. Anisa tertawa akan cerita tidak lucu itu sambil memukul bahu abang. "Waktu itu pernah dia marah-marah karena ketinggalan nonton episode baru naruto, lo taukan. Atau lo belum tau. Mas Farhan ini maniak film Naruto, fans garis besar dan gak pernah ketinggalan nonton. Dia pernah ngajak gue ke jepang cuma buat dateng ke desa knoha kalau di buat versi dunia nyata gimana."
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai fanart hinata
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Sang Dokter Ahli Farmakologi

Balas Dendam Sang Dokter Ahli Farmakologi

Wajahnya yang sudah mulai menua dilapisi bedak tebal dan rouge merah di pipi, berusaha menyembunyikan kedengkian dan kekejaman yang terpancar dari mata kecilnya yang selalu menatap tajam. Di seberangnya, Lina Tanaka duduk di atas bantalan bordir emas sambil memainkan kipas sutra dengan gerakan yang dibuat-buat anggun. Gadis dua puluh tahun itu mengenakan hanfu pink dengan bordir bunga sakura, namun kecantikan luarnya tidak bisa menyembunyikan keserakahan dan kebencian yang menggerogoti jiwanya.
1017.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 555 kali sebagai fanart hinata
Baca
+Pustaka
Hati yang lemah

Hati yang lemah

tanya Ino sembari menyeruput Strawberry Milkshakenya. Hinata menatap Sakura sambil menyatukan kedua jari telunjuknya berulang kali di depan dadanya, dia mencicit kecil "S-sa-sakura ... Aku rasa kau harus menghentikannya... Kau tau, bertaruh setiap hari dengan anak laki-laki lainnya membuatmu nampak seperti laki-laki juga.A-a-palagi dengan rambutmu yang juga kau potong pendek itu... Kau juga tidak punya pacar sama sekali selama 16 tahun kau hidup ... A-apa .. Ja-jangan-jangan kau tidak suka laki-laki ya? " Hinata menundukkan kepalanya dan semakin heboh menyatukan kedua jari telunjukknya. Dia berpikir 'Itu adalah kalimat terpanjang yang pernah ku katakan dan ajaib sekali ke-gagapanku sedikit b
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai fanart hinata
Baca
+Pustaka
MANTAN WITH BENEFIT

MANTAN WITH BENEFIT

"Aku enggak suka dia." Dia mengunyah nugget ayamku seperti belum makan dari pagi, padahal makanannya sudah habis. "Sakura itu yang rambutnya pink, kan?" Aku mengangguk, dia juga ikut mengangguk. "Khalisa, kita itu Naruto dan Hinata, bukan Sakura sama ... Sama siapa ya? " "Sama Sasuke!" "Yah, itulah pokoknya. Tapi kalau kamu jadi Hinata, kamu bisa poni rambut hitammu itu."
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai fanart hinata
Baca
+Pustaka
Kehangatan Cinta

Kehangatan Cinta

"Kamu sebaiknya berdandan dan bersihkan badanmu yang bau asap dan minyak itu." Hans menatapku sinis. "Satu lagi. Jenifer, kamu sudah bukan anak kecil lagi. Bisakah kamu pikir-pikir dulu sebelum bertindak? Sekarang kamu adalah ibu dari anak berumur empat tahun." Hans mengulurkan ponselnya. "Ucapkan terima kasih kepada Yeni." Aku melihat foto profil di Whatsapp Hans adalah foto Yeni. Senyuman Yeni mirip denganku.
10.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 420 kali sebagai fanart hinata
Baca
+Pustaka
Wanita Hina Bernama Nania

Wanita Hina Bernama Nania

“Itu ... “ Nania menunjuk ke sebuah toko dengan warna pastel dan satu maskot lucu di depannya. “Pak.” “Sayang!” “Iya, Sayang.” Nania sedikit ragu. “Boleh gak aku foto sama badut itu?” Mata Braa membelalak. “Kamu yakin?” Brata tak bisa mengerti, bagaimana mungkin seorang wanita tak tertarik dengan barang mahal dan justru jatuh hati pada maskot beruang kutub yang Brata yakin manusia di dalamnya tidak seramah kostum yang dia kenakan.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai fanart hinata
Baca
+Pustaka
Menikahi Sahabat Tunanganku

Menikahi Sahabat Tunanganku

“Baju apa? Kamu mau aku bikinin baju fashion yang kayak JFF gitu, nggak? Atau mau cosplay? Jadi Naruto misal?” Lian tergelak. “Emang kamu tahu Naruto?” “Tahu, lah! Mbak Pita sama Mbak Nikma kan suka nobar itu kalo lagi senggang.” Cantika terpingkal-pingkal. “Oooh...” timpal Lian. “Tapi cosplay Naruto udah mainstream banget. Coba bikinin bajunya Kamado Tanjiro.” “Itu siapa? Temen sekolahnya Naruto?” tanya Cantika dengan polosnya.
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai fanart hinata
Baca
+Pustaka
Cinta Tanpa Suara

Cinta Tanpa Suara

ucap Haris dingin. Namun, di kegelapan itu, Gia tersenyum. Bukan senyum ketakutan, melainkan senyum kemenangan. Ia menyentuh liontinnya yang kini memancarkan cahaya biru kecil. "Kau lupa satu hal, Tuan Winata," suara Gia menggema di balkon yang sepi itu. "Mahendra tidak pernah datang ke pesta tanpa membawa seluruh pasukan."
893 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai fanart hinata
Baca
+Pustaka
Hartaku Unlimited (Mereka Ingin Membuatku Miskin)

Hartaku Unlimited (Mereka Ingin Membuatku Miskin)

Tak lama kemudian, muncul seorang pemuda dari dalam rumah, rambut nya dicat orange. Mungkinkah dia anaknya Bu RT? Kuperhatikan pemuda itu baik-baik, aku merasa pernah melihatnya. Ya, benar, tak salah lagi! Dia adalah laki-laki yang ada di poto Lockscreen HP nya Mila! Berarti ... Mila pacaran dengan anaknya Bu RT?!
9.999.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai fanart hinata
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status