Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Lama yang Membawa Duka

Cinta Lama yang Membawa Duka

Suamiku sengaja membawa putra kami pergi bersamanya agar dia bisa makan malam dengan cinta pertamanya tanpa dicurigai. Di tengah perjalanan, dia menyuruh anak kami yang baru berusia enam tahun itu membeli salep luka bakar, tetapi malangnya, dia bertemu orang gila dan langsung ditikam hingga tewas di tempat. Hatiku sangat hancur, dan ketika aku melihat salep luka bakar di tangan putraku, aku menangis histeris tanpa henti. Namun, suamiku malah menelepon dan memarahiku, "Susi, begini anak hasil didikanmu! Dia melukai Wenny dan nggak mau minta maaf, suruh dia pulang sekarang juga!"
Baca
Tambahkan
Lembaran Baru Kisahku Dimulai

Lembaran Baru Kisahku Dimulai

Pada hari saat Keluarga Ladi bangkrut, Jason meninggalkan sepucuk surat wasiat dan pergi sendirian ke pegunungan untuk mengakhiri hidup. Aku mengejarnya tanpa memedulikan apa pun, mencari dia di tengah hujan selama sepuluh jam penuh. Saat aku hampir putus asa, aku justru melihat sekretarisnya menyiarkan langsung lamaran Jason di media sosial. Sahabat Jason menggoda di kolom komentar, [Kamu sebentar lagi jadi pengantin pria, memangnya kamu nggak takut cewekmu di rumah marah?] Balasan Jason begitu dingin, [Aku cuma janji kasih dia posisi sebagai Nyonya Ladi, buat hal lainnya jangan pernah dia harap.] [Dia bawa dana investasi sepuluh 2 triliun buat nikah, apa rela terima perlakuan kayak gini?] Aku seakan bisa melihat Jason di balik layar ponsel mengejek sambil mengetik, [Menukar 2 triliun investasi dengan posisi Nyonya Ladi, dia pun nggak rugi.] [Kalau bukan karena dia, Zoe nggak bakal terpaksa pergi ke luar negeri. Beberapa hari terakhir ini termasuk kompensasiku untuknya.] Kukuku menancap sampai ke daging, tapi aku tetap tenang saat membakar semua barang yang berhubungan dengan dia. Pada hari pernikahan itu, dia mencariku ke mana-mana seperti orang gila. Namun, di gedung perjamuan mewah seberang jalan, aku baru saja mengenakan cincin berlian yang diberikan pria lain. Dia tidak tahu... Saat dia menghitung mundur untuk berpisah, aku juga sedang bersiap untuk menikah dengan orang lain.
Baca
Tambahkan
Pernikahan yang Tak Pernah Tuntas

Pernikahan yang Tak Pernah Tuntas

Menjelang hari pernikahan, Nando Soman tiba-tiba menjadi korban pemukulan. Saat aku mendengar kabar buruk itu dan buru-buru ke rumah sakit, dia sudah tak mengenaliku lagi. Dokter bilang, kepalanya mengalami benturan hebat, menyebabkan amnesia sementara. Sejak itu, aku mengerahkan segalanya. Kucoba mengajaknya mengunjungi ulang semua tempat penuh kenangan kita, berharap bisa membangkitkan kembali ingatannya. Tapi saat kami kembali ke rumah sakit untuk pemeriksaan, aku tak sengaja mendengar percakapannya dengan teman-temannya. “Rani udah sebaik itu sama kamu, kamu nggak terharu?” “Terharu apanya, aku mau muntah. Setiap hari mutar di tempat yang itu-itu aja, nggak ada hal baru. Cewek-cewek baru malah lebih seru dan bervariasi.” “Kalau gitu kenapa masih mau nikah sama dia? Menurut aku sih, mending batalkan aja tunangannya, hidup lebih bebas.” Tapi dia malah marah besar. “Ngomong apa kamu?! Aku cinta banget sama Rani, mana mungkin aku batalkan pertunangan kami! Aku pasti akan menikahinya! Cuma, waktunya ditunda sedikit.” Saat aku melihat hasil pemeriksaan di tanganku yang menunjukkan semuanya normal, aku baru benar-benar tersadar. Ternyata, memang tak bisa membangunkan orang yang pura-pura tidur.
Baca
Tambahkan
Skandal Pengasuh Tua dan Putraku

Skandal Pengasuh Tua dan Putraku

Pembantu rumah tangga di rumahku diam-diam membawa seluruh keluarganya datang untuk makan kerang dan lobster saat aku tidak ada. Ketika aku memergokinya, dia langsung berlutut memohon ampun dan bersumpah tidak akan mengulanginya lagi. Bahkan mantan majikannya, yaitu kakak iparku, juga membujukku untuk memaafkannya. Akhirnya, demi menjaga hubungan kekerabatan, aku hanya menurunkan gajinya sebagai hukuman. Namun tak disangka, pada hari kedua setelah aku pergi ke luar negeri, anakku yang baru lulus dan sedang mengadakan pesta perayaan di rumah meneleponku sambil menangis. "Bu, apa yang harus aku lakukan ...." "Aku ... aku tidur dengan Bi Tati."
Baca
Tambahkan
Reinkarnasi: Kali Ini Aku Tak Akan Mengalah

Reinkarnasi: Kali Ini Aku Tak Akan Mengalah

Adikku hamil di luar nikah. Dia melahirkan seorang bayi laki-laki di sebuah klinik kecil, lalu menghilang tanpa jejak. Berbekal alamat yang ditinggalkannya, dokter datang ke rumahku dan menyerahkan bayi itu kepadaku. Orang tuaku berlutut di hadapanku, memohon agar aku mengasuh bayi itu. Sejak saat itu, seorang gadis lajang sepertiku terpaksa membesarkan bayi, menjalani hidup dengan susah payah. Bertahun-tahun kemudian, ketika anak itu telah tumbuh besar … adikku kembali. Di sisinya berdiri seorang pria kaya berkalung emas, tampak seperti “bos besar”. Dia menangis histeris memeluk anak itu sambil menudingku. Katanya aku iri padanya, jadi mencuri anaknya, memisahkan dia dari darah dagingnya sendiri. Anak yang kubesarkan dengan susah payah, tanpa ragu memutuskan hubungan denganku dan berlari ke pelukannya. Orang tuaku pun mengusirku dari rumah. Tetangga-tetangga mencaci, menghujat. Dalam keputusasaaan, aku memilih mengakhiri hidupku dengan melompat dari gedung. Namun saat membuka mata kembali … aku justru kembali ke hari di mana adikku melahirkan anak tersebut.
Baca
Tambahkan
Suami dan Anakku Menyesal Setelah Kepergianku

Suami dan Anakku Menyesal Setelah Kepergianku

Pada hari ulang tahun putraku, suamiku menyuruh kekasih masa lalunya untuk datang ke rumah menjemput anakku. Aku bersikeras melarang dia pergi. Saat kami bersitegang, tiba-tiba muncul kobaran api besar di lorong. Aku tertimpa puing-puing yang jatuh, kepalaku terluka parah, darah mengalir, tetapi anak yang kulindungi di bawah tubuh, tidak terluka sedikit pun. Namun, ketika suamiku yang seorang pemadam kebakaran datang untuk menyelamatkan kami, dia malah menyerahkan satu-satunya masker gas kepada wanita itu. “Ayah, cepat selamatkan Tante Lisa dulu, tubuhnya lemah. Ibu, kamu tunggu paman lain saja yang datang menyelamatkanmu!” Aku menatap mereka pergi, bibirku menyunggingkan senyuman pahit. Sepertinya mereka lupa bahwa aku punya asma parah. Tanpa masker gas, aku bisa mati.
Cerita Pendek · Romansa
39.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Aku Pemenang Dalam Hidupku

Aku Pemenang Dalam Hidupku

Ini sudah ke-seratus kalinya aku diabaikan oleh keluarga ini. Saat ulang tahun, mereka hanya menyiapkan kue untuk adikku. Saat sakit, aku terbaring sendirian di ranjang, sementar mereka semua mengelilingi adikku. Aku selalu bilang pada diriku sendiri untuk bersabar dan jadi anak yang pengertian, tapi semua itu tak pernah tergantikan sekalipun dengan kasih sayang mereka. Hingga hari pernikahanku tiba. Aku kira setidaknya di hari itu, aku bisa merasakan sedikit kasih sayang yang benar-benar menjadi milikku. Namun, aku salah. Ayah, Ibu, Kakak, bahkan Jason, tunanganku yang merupakan seorang bos mafia, semuanya malah pergi ke acara wisuda adikku. Mereka meninggalkanku sendirian di tempat pernikahan, membiarkanku menanggung tatapan iba dan ejekan para tamu. Sedangkan Jason hanya melontarkan kalimat dingin, "Hanya pernikahan saja, bisa digantikan lain hari." Ini bukan pertama kalinya. Waktu acara pertunangan pun sama, begitu adikku mengeluh sakit perut, dia tanpa ragu langsung menemaninya ke rumah sakit. Sementara aku harus tersenyum pada tamu-tamu sendirian Saat ini, aku benar-benar sadar. Bagi mereka, aku hanyalah sosok yang tidak penting. Jadi, aku memilih untuk pergi. Aku membawa koper dan satu rahasia, yaitu anak dalam kandunganku. Kali ini, aku tidak akan menunggu kasih sayang mereka lagi. Aku akan memulai hidup baru, demi diriku dan demi anakku.
Cerita Pendek · Mafia
11.8K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Bunga yang Tumbuh di Kegelapan

Bunga yang Tumbuh di Kegelapan

Pada hari pernikahan kami, ayahnya Kevin bunuh diri di kamar kami dengan meninggalkan wasiat berisi tuduhan bahwa aku yang telah membunuhnya. Sejak itu, Kevin sangat membenciku. Dia berkata, “Laras Pradipta, kamu seharusnya hidup sengsara untuk menebus semua dosamu.” Sesuai keinginannya, kemudian hari aku menjadi gelandangan tanpa rumah. Aku kehilangan akal sehat sekaligus suaraku. Hidupku bahkan tak lebih baik dari seekor anjing. Namun, dia malah menyesal.
Baca
Tambahkan
Aku Menahan Bom dengan Perut Hamil, Dia Pun Menggila

Aku Menahan Bom dengan Perut Hamil, Dia Pun Menggila

Ketika Kepala Keluarga Karsa menjadi sasaran serangan bom bunuh diri. Suamiku, Daren Karsa, yang menjabat sebagai kepala pengawal, sedang membawa sekelompok pengawal untuk mengantar teman masa kecilnya, Freya Hastanta, menonton peragaan busana. Alih-alih menekan cincin sinyal darurat, aku dengan perut hamil menerjang ke arah kepala keluarga dan menahan ledakan dengan tubuhku. Di kehidupan sebelumnya, aku menekannya. Daren meninggalkan Freya dan bergegas kembali, menyelamatkan kepala keluarga, sehingga dia menjadi tangan kanan kepala keluarga. Namun, Freya marah karena Daren pergi, lalu menyeberangi jalan tol dan tertabrak mobil hingga tewas. Di permukaan Daren tidak mengatakan apa-apa, tetapi pada hari aku melahirkan, dia mengirimku ke tempat pelelangan bawah tanah. "Di sisi kepala keluarga ada begitu banyak pengawal yang melindunginya, kenapa kau justru memaksaku untuk kembali? Bukannya itu demi gengsimu sebagai istri tangan kanan kepala keluarga?" "Kalau bukan karena kau, Freya nggak akan mati. Semua penderitaan yang dia alami, harus kau bayar berkali-kali lipat!" Aku menyaksikan dengan mata kepalaku sendiri organ-organ tubuhku dilelang satu per satu, bahkan tali pusar anakku pun tidak luput. Akhirnya, aku mati karena infeksi saat pengangkatan organ. Ketika membuka mata lagi, aku kembali ke hari saat kepala keluarga diserang.
Cerita Pendek · Mafia
8.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Dendam Kuntilanak Merah

Dendam Kuntilanak Merah

Narpendyah Kahurangi
Penampakan sesosok kuntilanak merah sering terlihat menghantui warga semenjak menghilangnya seorang gadis di Desa Kumpeh, Menur. Tak lama berselang, teror terus berlanjut. Desa Kumpeh kembali geger sebab ditemukannya mayat seorang pria yang terbunuh secara brutal di kawasan pohon beringin yang dianggap wingit dan sebagai tempat tinggal Makhluk Merah si penguasa tempat itu. Di desa lainnya, lima orang pria mati dengan keadaan serupa, sadis dan tidak manusiawi. Apakah kematian mereka ada hubungannya dengan kematian pria sebelumnya? Apakah kematian mereka disebabkan oleh sosok kuntilanak merah atau pun si Makhluk Merah penunggu pohon beringin keramat? Mampukah Sanusi, si kepala kampung, memecahkan misteri yang terjadi di desa tempat tinggalnya?
Horor
105.5K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
4243444546
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status