Nayla
Nayla menghela nafas, kakinya yang berat melangkah menuruti kemauan hatinya.
Orang itu selalu saja memakai hoodie pikirnya. Nayla tersenyum, entah sejak kapan sudah merekah di bibirnya.
Saat cowok itu menoleh ke belakang dengan cepat Nayla membuang wajahnya supaya tidak terlihat. Jantungnya seakan mau copot, kemudian melewati tempat buku yang dipegang cowok tadi.
"Peter Lindbergh. A different vision on fashion," baca Nayla memegang buku yang ditinggalkan cowok itu. "Fotografer ternama yang dramatis dan romantis."