SANG KAPTEN
"Itu tidak seberapa, Kapten. Kamu akan lihat betapa kamu akan menyesal sudah mengucapkan kata-kata itu buat Aku."
"Apa yang harus Aku sesali Handoko? Menangkapmu itu adalah kewaJibanku.
Lagi-lagi Handoko terkekeh. "Aku suka denganmu, betmain-main dengan nyawa seribumu,"
Axelle tersenyum miring mendengar ujaran Handoko.
"Duduk berlutut!" Perintah orang itu.
"Oh! Sakit," desis laki-laki tua itu sambil menjatuhka dirinya di lantai yang kotor.