Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ibu Untuk Anak Tuan Mafia

Ibu Untuk Anak Tuan Mafia

"Kenapa enggak di makan, Ka?." "Aku masih kenyang." Diana tak kembali bertanya. Jika dia sampai nekat bertanya lagi, yang ada malah membuat mood Tacka semakin buruk. *** Hani yang hendak ke toilet untuk membasuh muka, tiba-tiba di kejutkan oleh kemunculan Syiga yang baru saja keluar dari salah satu bilik toilet tersebut. "Eh! Ada Kakak cantik di sini." Pekik Syiga antusias.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai toilet no hanako san
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Ipar Kekasihku

Terpaksa Menikahi Ipar Kekasihku

Hania menatap tajam pada sosok Zico yang entah sejak kapan sudah berdiri di sana dengan ekspresi menyebalkan seperti biasa. "Ya, kenapa?" jawab Zico tanpa beban. "Kau menguntitku lagi?" tuduh Hania dengan bola mata membulat marah. "Ck. Tidak penting sekali. Salah aku ke sini? Di sini toilet yang bisa digunakan oleh setiap pelanggan, termasuk aku." Zico berdecak. "Tapi Tuan Zico yang terhormat, ini toilet wanita, toilet untuk cowok di sebelah sana." Hania memutar bola matanya malas.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai toilet no hanako san
Baca
+Pustaka
Kinan

Kinan

Noah baru saja mencuci piring-piring kotor sehingga ia menaruhnya untuk mengeringkannya terlebih dahulu hingga berakhir lupa. Ketika Kinan hendak melangkah untuk mengambil gelas yang sudah Noah susun di rak, tanpa sengaja ia menginjak cairan sabun pencuci piring yang tumpah sangat banyak di lantai hingga membuat wanita itu terjatuh ke lantai dan berteriak sakit. "Kinan!" Noah yang melihatnya spontan berdiri dan menghampiri wanita itu. "Oh ya Tuhan!"
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 320 kali sebagai toilet no hanako san
Baca
+Pustaka
Suami Miskinku Ternyata Mafia Kaya

Suami Miskinku Ternyata Mafia Kaya

Cani mengangguk lalu berkata, “Uang kita masih sisa dua puluh juta. Pasti cukup buat ganti pintu.” “Bukan hanya pintu, Sayang. Bisakah kita mengganti toilet? Aku ingin WC duduk,” ungkap Han. Cani mengernyit. Terheran dengan permintaan Han. “Mas Han nggak terbiasa WC jongkok? Dulu, sebelum tinggal sama aku. Mas Han pakai WC duduk?” tanya Cani mendesak Han agar segera menjawab.
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 300 kali sebagai toilet no hanako san
Baca
+Pustaka
DILEMA WANITA PENDOSA

DILEMA WANITA PENDOSA

Hani menyuruh Danish terlebih dahulu masuk ke dalam mobil sedangkan ia berjalan ke belakang untuk memasukkan alat-alat olah raga yang dibeli Danish tadi ke dalam bagasi. “Mama ke toilet sebentar, ya, Danish tunggu di sini.” Hani segera berlari ke arah toilet di sebuah mini market saat tiba-tiba merasa ingin buang air. Acara outdoor yang minim fasilitas toilet, membuat Hani terpaksa mengantre. Ia harus sabar menunggu beberapa orbang di depannya karena toiletnya hanya tersedia dua pintu.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai toilet no hanako san
Baca
+Pustaka
Godaan Dokter Cantik

Godaan Dokter Cantik

kata Kala kesal. “Ini toilet perempuan!” bantah Hani dengan yakin. “Ini toilet pria, Suster Hani,” jelas perawat itu sambil menunjuk ke sekitar. “Apa iya?” Hani pun buru-buru keluar dan menatap gambar di pintu. Astaga. Gambar laki-laki. Wajah Hani seketika merah padam. Tanpa berkata apa-apa lagi, ia langsung berlari masuk ke toilet wanita di sebelahnya.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai toilet no hanako san
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Cowok Culun

Terjebak Cinta Cowok Culun

Dan sekarang dengan mata kepalanya sendiri dia mengetahui sikap Mery, ia semakin yakin dan enggan menunda lagi rencananya dengan Hanasa. Hana pun pergi bersama senyum picik tercetak di bibirnya. Selepas kepergian Hana, Mery keluar dari toilet dengan wajah berseri. "Humm ... lega, paling enak dah kalau pipis sambil penuhin panggilan alam." Tanpa ragu dia bergumam, untung saja toilet sepi. "Lanjut samperin pacar gentong, eh ganteng maksudnya. Haha."
9.331.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai toilet no hanako san
Baca
+Pustaka
Istri Rahasia untuk Kakak Ipar

Istri Rahasia untuk Kakak Ipar

Tanpa berpikir panjang, Hana mengangkat tangannya tinggi-tinggi. "Permisi, Cikgu. Saya izin ke toilet sebentar," ujar Hana dengan logat Melayu-Indonesianya yang khas. Setelah mendapat anggukan dari pengawas, ia segera bangkit dan melangkah cepat keluar dari ruangan.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai toilet no hanako san
Baca
+Pustaka
SANG PENGGODA

SANG PENGGODA

Astaga? Yura buru-buru berlari masuk ke dalam toilet. Dan matanya terbelalak hebat saat melihat Hana sedang menangis tersedu-sedu di pojokan toilet. Wajah wanita itu bonyok dan berdarah. "Hana?" Yura menyentuh bahu Hana yang berdiri menghadap cermin. Tapi wajahnya tertunduk dalam tangis. Hana terperanjat kaget saat merasa sebuah tangan tengah mengelus bahu kirinya. Hana mendapati Yura yang berdiri di sampingnya dan menatapnya nanar. Wanita itu lekas menyeka air matanya.
1018.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 623 kali sebagai toilet no hanako san
Baca
+Pustaka
Pengganti Yang Lebih Baik

Pengganti Yang Lebih Baik

jawab Hana. Hana pun menarik diri, kemudian berjalan ke arah toilet untuk membersihkan bajunya. Kemeja putih yang dia kenakan sudah berubah menjadi coklat karena minuman pemuda tadi. Di depan cermin di toilet Hana melihat pantulan dirinya yang berantakan. “Masyaallah, bajuku jadi begini,” keluhnya.
109.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai toilet no hanako san
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status