Sukses Setelah Dihina
Dia menatap takjub perempuan hebat ini yang selalu tegar dalam setiap menghadapi cobaan yang menimpanya.
“Ri ...,” ucap Ilham. Ia tahu bahwa Riri hanya pura-pura tidur saja. “Yang sabar, ya. Aku akan berusaha bekerja lebih keras lagi sampai mereka nggak berani hina kita. Maafkan suamimu yang belum bisa membahagiakan mu ya, Ri.” Ilham mengusap rambutnya, mengecup keningnya sebelum kemudian berjalan ke belakang untuk membersihkan diri karena baru saja pulang bekerja.
Ilham hanyalah seorang buruh pabrik biasa. Dia bekerja selama delapan jam di sana. Berangkat dari pukul delapan, dan pulang jam empat sore.
Bab Populer