Satu Miliar Untuk ART
ucap Nia merasa lega karena sudah berbicara dengan kedua orang tuanya.
"Nah itulah yang bapak inginkan, kamu harus bisa menyelesaikan kuliah dengan baik, kamu juga harus banyak berterima kasih sama kakak kamu, karena dialah yang sangat berjasa dalam hidup kita. Dia bisa mengangkat derajat hidup kita ketika di bawah. Bahkan kakakmu itu hampir 3/4 gaji diberikan sama kita sewaktu menjadi art dulu. Gajinya dia sebanyak 3juta rupiah, tapi dia cuma menyisakan 500 ribu, itupun selalu dikumpulkan, selalu diberikan sama kami lagi, lihatlah perjuangan hidup kakakmu yang tidak mudah," Udin kembali berbicara panjang lebar.
Terlihat kepala Nia manggut-manggut, dia juga tahu bagaimana perjuangan kakaknya
Hot Chapters