Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan
tanya Pram sambil duduk di tepi ranjang, tangannya yang kasar kini dengan penuh kasih mengusap pipi Tari yang panas.
Tari sedikit membuka matanya, menatap Pram dengan pandangan yang sayu dan tidak fokus.
Bibirnya nampak bergetar kecil saat ia mencoba menjawab.
"Lumayan enak, Pah, kalau dikompres gitu. Rasanya adem sedikit, tapi badanku masih kerasa kayak dipukulin orang sekampung. Sendi-sendiku linu semua," jawab Tari dengan suara yang nyaris hilang.