Ditipu Mertua dan Suami
Memeluknya, menciumi lehernya, "Ih, geli, Dok."
"Kok masih Dok sih, Ra. Panggil aku Mas. Ini perintah suami harus dituruti!"
"Lepas, Mas, gimana aku mau hapus riasan kalau dipeluk begini."
"Habisnya kamu kayak magnet. Maunya nempel terus. Aku buka ya kerudungnya," Pelan-pelan kutanggalkan kerudung putihnya.
Rambutnya yang panjang hitam legam pun kini terurai dengan sangat indah. Sambil menatap istriku yang sudah bersih dari make up dan terlihat sangat cantik di kaca, aku menyisir rambutnya.