Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tak Mau Lagi Menjadi Bayang-bayang Semu

Tak Mau Lagi Menjadi Bayang-bayang Semu

Karena satu kalimat yang terucap setelah pacarnya demam, Keisha berlutut menaiki 999 anak tangga di Gunung Forel demi memohon sebuah jimat keselamatan yang diyakini bisa mengusir segala bencana untuknya. Tanpa peduli lututnya yang lecet hingga berdarah karena gesekan dengan batu, dia tetap membawa jimat itu dan bergegas kembali ke rumah sakit sepanjang malam. Namun, sebelum sempat melangkah masuk ke ruang rawat, dia sudah mendengar suara tawa terbahak-bahak dari dalam. "Memang kamu yang paling jago, Kak Presley. Cuma asal bicara kalau jimat keselamatan bisa mengusir bencana, Keisha si bodoh itu benar-benar pergi berlutut!" "Semua prosesnya sudah kuabadikan dengan drone. Ckckck ... punggung Keisha yang teguh itu bahkan membuatku terharu. Kalau digunakan untuk menipu orang tuamu, pasti nggak akan ada masalah!" Di dalam ruangan, Presley yang semula bersandar di ranjang rumah sakit, langsung duduk tegak. Dia menerima ponsel itu dan menontonnya dengan saksama. Sepasang matanya yang dalam menatap layar tanpa berkedip. Mendengar suara kening membentur anak tangga yang tercampur dengan derai hujan dalam video itu, kedua kaki Keisha bergetar tanpa kendali. Napasnya terengah. Dia menatap ke arah sekelompok orang di dalam ruangan itu melalui celah pintu dengan ekspresi tak percaya.
Baca
Tambahkan
Rahasia di Balik Pernikahan Dokter

Rahasia di Balik Pernikahan Dokter

Di tahun ketiga pernikahannya dengan Charles, Shira masih menjadi sosok yang membuat iri semua wanita di Howini. "Dokter Charles begitu baik sama Nyonya Shira! Terakhir kali, saat Nyonya Shira batuk, dia langsung minta Nyonya Shira melakukan pemeriksaan lengkap." "Dia bisa menikahi dokter paling berwibawa di negara ini. Semoga saja aku punya keberuntungan seperti itu di kehidupan selanjutnya!" Shira tersenyum. Dia sudah terbiasa dengan perbincangan seperti ini di antara para perawat. Dia baru saja mau membuka pintu, tetapi suara pertengkaran yang datang dari dalam menghentikan langkahnya. "Tuan Charles, kamu mau menggugurkan bayi di rahim Nyonya Shira lagi? Ini sudah yang ketiga kalinya!" "Sudah kubilang sebelumnya, asalkan Shira hamil, aku mau dia gugurkan kandungannya, nggak peduli berapa kali pun itu." Suara dingin pria itu menusuk gendang telinganya. Wajah Shira langsung berubah pucat pasi. "Kenapa? Dia selalu ingin punya anakmu." Suara Charles begitu dingin dan menyeramkan. "Karena sewaktu operasi tiga tahun yang lalu, aku mendonorkan salah satu ginjal Shira pada Cindy."
Baca
Tambahkan
Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Aku didiagnosis menderita lupus eritematosus sistemik stadium berat dan akan meninggal tiga hari lagi. Setelah 188 kali telepon permintaan tolongku ditolak suamiku, aku membawa hasil pemeriksaan dan melangkah masuk ke kantor pelayanan perawatan akhir hayat. “Halo, tolong bantu jadwalkan proses kremasiku dan ajukan juga bantuan subsidi dari pemerintah.” Sepuluh menit kemudian, mereka datang. Belum sempat aku bicara, suamiku yang seorang pengacara langsung menamparku tanpa ekspresi. “Demi merebut perhatian dari Penny, kamu pura-pura sakit parah?” Kakakku yang seorang dokter merebut hasil pemeriksaanku, lalu membuka dan menatapku, sambil mencibir, “Lupus? Kalau mau pura-pura sakit, setidaknya yang masuk akal. Penyakit seperti ini hanya diderita satu dari sejuta orang.” Aku menahan rasa sakit di tubuhku, lalu kembali ke meja petugas dan menyerahkan formulir, serta hasil medis lagi. Melihat ruam berbentuk kupu-kupu di pergelangan tanganku, petugas itu tampak iba. “Aku sudah nggak punya keluarga lagi.” “Aku ingin mendaftar layanan kremasi tiga hari lagi, lokasinya bebas. Aku hanya berharap kematianku nggak menjadi beban bagi siapapun.”
Baca
Tambahkan
Untuk Diriku yang Pernah Mencintaimu

Untuk Diriku yang Pernah Mencintaimu

Keluarga Valerio adalah sindikat mafia paling berkuasa di Kota Noria. Dan Aku, bersama dengan beberapa gadis-gadis lain yang disaring dengan sangat hati-hati, telah secara khusus dipilih untuk bergabung dengan keluarga mereka. Dilatih dari nol agar pewaris keluarga berikutnya bisa memilih istri di antara kami. Istri adalah kata yang diperhalus, kenyataannya, siapapun gadis yang terpilih, dia akan menjadi perisai, senjata dan pelindung paling setia untuk sang pewaris. Seseorang yang berani membunuh orang lain demi dirinya dan mati untuknya. Tahun demi tahun berlalu, satu per satu para kandidat tumbang. Pada akhirnya hanya tersisa Estella dan aku. Lalu Estella mati, terbunuh saat menjalankan misi rahasia. Setelah itu tidak ada lagi pilihan yang tersisa. Aku menjadi istri seorang Axel Valerio. Aku telah memberikan segalanya untuk Axel karena aku mencintainya. Kupikir dia juga mencintaiku, sampai peluru yang seharusnya mengenai pria itu mengenai tepat di dadaku. Saat aku terbaring tak berdaya, nyaris tak bernapas, aku mendengar pembicaraan Axel dengan asistennya, "Jangan kubur dia di pemakaman Keluarga Valerio. Tempat di sebelahku hanya untuk Estella." Ternyata begitu. Estella yang bahkan hidup tidak cukup lama untuk menjadi istrinya, masih memiliki tempat di hati pria itu meski sudah mati. Sementara aku? Aku yang terkena tembakan yang seharusnya membunuhnya, bahkan tidak cukup berharga dimakamkan di dekatnya. Perlahan aku menutup mata dan begitu aku membuka kembali mataku, aku kembali ke hari saat Keluarga Valerio secara resmi mengumumkan Axel sebagai kepala keluarga yang baru. Hari di mana semuanya dimulai...
Cerita Pendek · Mafia
4.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Luka Yang Sisa Kenangan

Luka Yang Sisa Kenangan

Pada tahun keempat pernikahan dengan Rocky Riyandi, Luna Gozali hamil. Dia membawa dokumen pernikahan ke rumah sakit untuk membuat catatan kehamilan, tapi saat verifikasi data, perawat memberitahunya bahwa akta nikahnya palsu. Luna terkejut dan bertanya, “Palsu? Mana mungkin?” Perawat menunjuk cap di atasnya, “Lihat, stempelnya miring dan nomor serinya juga salah.” Luna tidak menyerah. Dia segera pergi ke kantor catatan sipil untuk memastikan, tapi jawabannya tetap sama. “Pak Rocky sudah menikah, nama pasangan sahnya adalah Paula Gozali….” Paula Gozali? Seperti disambar petir, otak Luna seketika menjadi kosong! Paula adalah kakak tirinya dan juga cinta pertamanya Rocky. Dulu, demi mengejar mimpinya, kakaknya memilih pergi keluar negeri untuk melanjutkan studi. Dia kabur di hari pernikahan dan tega meninggalkan Rocky begitu saja. Namun sekarang, malah dia yang tercatat sebagai istri sah Rocky!
Baca
Tambahkan
Sarung Tangan, Permata, dan Penyesalan

Sarung Tangan, Permata, dan Penyesalan

Di hari ulang tahunku, tunanganku menukarkan poin supermarket untuk membelikanku sepasang sarung tangan cuci piring. Namun, di lelang, dia menawar paling tinggi demi membelikan permata seharga 10 miliar untuk cinta pertamanya. Aku marah, tetapi dia justru menuduhku sebagai perempuan materialistis. "Aku kasih kamu uang buat dipakai, bukannya sudah sewajarnya kamu melayaniku? Ini sebenarnya ujian terakhir yang mau aku kasih sebelum nikah. Kalau kamu lulus, kita nikah. Tapi kamu benaran bikin aku kecewa." Aku mengajukan putus, dan dia langsung berbalik melamar cinta pertamanya. Lima tahun kemudian, kami bertemu kembali di sebuah pulau liburan pribadi. Kevin melihatku mengenakan pakaian kerja sambil memungut sampah di pantai, lalu langsung melontarkan ejekan. "Celine, dulu kamu remehin sarung tangan yang kubelikan, sekarang malah mungut sampah di sini." "Sekarang, sekalipun kamu mohon agar aku nikahi kamu, aku nggak akan melirikmu lagi." Aku tidak menanggapinya. Pelajaran praktik sosial putraku berjudul membersihkan halaman belakang rumah bersama orang tua. Ayahnya memperluas halaman sampai ke tepi pantai, membersihkannya sungguh melelahkan.
Baca
Tambahkan
Dia, Yang Mudah Dihibur

Dia, Yang Mudah Dihibur

Pada hari Idul Adha, aku menyiapkan satu meja penuh hidangan kesukaan Brian. Namun lagi-lagi, dia tidak datang. Aku terdiam sejenak, lalu dengan cekatan membuka postingan instagram, orang yang cinta sejati Brian. [Harus diberi pujian! Aku baru bilang lampu rusak, dia langsung meninggalkan pacarnya demi datang ke sini.] [Tolong pertahankan sifat yang lebih mementingkan teman daripada pacar.] Fotonya memperlihatkan Brian yang sedang berdiri di atas bangku, mendongak untuk mengganti lampu. Dia menopang kaki Brian dengan kedua tangan, wajahnya tanpa sengaja menyapu bagian paling sensitifnya. Brian tidak menghindar, malah menyunggingkan senyuman samar. Pemandangan itu begitu menusuk mata, tapi aku tidak lagi menangis ataupun marah. Aku hanya dengan tenang memberi tanda suka, lalu mengajukan putus dengannya. Brian tidak percaya sama sekali. “Paling hanya mengambek saja, cuekin saja beberapa hari. Nanti aku hanya perlu ulurin tangan saja, dia pasti bakal luluh lagi.” Namun, Brian tidak tahu, aku bisa begitu mudah luluh dulunya, karena aku mencintainya. Mulai sekarang, dia tidak akan pernah bisa membujukku lagi.
Baca
Tambahkan
A SPY IN LOVE

A SPY IN LOVE

Cornflakes
KODE ETIK MATA-MATA: "Seorang mata-mata tidak boleh jatuh cinta sembarangan, apalagi pada targetnya sendiri." Itulah yang sedang dialami oleh seorang mata-mata junior bernama Suri Stoka. Hidupnya berubah ketika ia jatuh hati pada cowok yang menjadi target misi rahasianya. Ketika cowok itu menatapnya dari dekat. "Bolehkah aku tahu siapa namamu?" Suri jadi bingung harus menjawab apa, karena sepanjang karir pendidikannya di sekolah mata-mata, belum pernah ada yang mengajarinya cara menghadapi target setampan itu, apalagi ketika cowok itu mengajaknya untuk bertemu sekali lagi. Dan bagaimana jadinya jika sahabat Suri yang kena friend-zone mulai merasa tidak aman dengan posisinya, dan menginginkan lebih dari sekedar persahabatan?
Young Adult
105.0K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Pertunangan Berdarah

Pertunangan Berdarah

Aku melihat sebuah postingan konsultasi di media sosial. Penulisnya mengatakan bahwa dia mengidap HIV, tetapi menyembunyikan hal ini dari pacar yang akan segera bertunangan dengannya. Postingan tersebut disukai oleh ribuan pembaca dan karena penasaran, aku membacanya lebih detail. Ternyata, pacar yang diceritakan di situ sangat mirip dengan aku.
Baca
Tambahkan
Cinta untuk Tabitha

Cinta untuk Tabitha

AYA RAYA
Tabitha tersenyum sinis ke arah Rino. “Kenapa? Lo kaget lihat gue, Rin? Nggak menyangka ya kalo ternyata gue ada di sini juga? Dan gue sudah dengar semuanya! Semua obrolan kalian berdua! Gue baru tahu kalau ternyata ada ya cowok yang sejahat lo, Rin! Jadi begitu rupanya? Lo anggap gue itu cuma sebatas cewek taruhan buat lo? Nggak ada artinya lagi kah gue selain itu, Rin? Menurut lo ... gue cewek kampungan? Culun? Kutu buku? Nggak cukup menarik ya buat lo? Nggak bisa bikin lo ‘naik’? Sorry ya, Rin! Sebelum lo menganggap diri lo itu cowok paling hebat yang bisa menaklukkan hati semua cewek, asal lo tahu aja ... lo nggak sehebat itu! Andai lo itu barang, dikasih gratis aja gue nggak mau terima, apalagi disuruh bayar! Karena buat gue, lo itu cuma cowok brengsek, jahat, nggak punya otak, yang pantasnya dibawa ke tukang loak terus ditukar sama piring! Tahu lo? Piring aja lebih berharga dan lebih berguna buat gue, daripada cowok kayak lo! Gue menyesaal ... banget pernah dekat sama lo, Rin! Cowok brengsek! Cowok nggak punya otak! Otak lo yang lo pikir cerdas bisa ngebodohin gue itu ternyata nggak lebih besar dari biji kwaci tahu nggak!” maki Tabitha, sebelum melangkah keluar dari warung kopi dan berlari menjauh. Rino melongo. Pemilik warung kopi bengong. Pemuda yang duduk di sebelah Rino bangkit berdiri sambil menahan tawa. “Kasihan lo, Rin! Udah otak lo cuma segede kwaci, lo mau dibawa ke tukang loak lagi! Ditukar sama piring!” Pemuda itu tertawa tergelak. "Diam lo!" bentak Rino. Malu. Pemuda itu semakin tertawa tergelak.
Romansa
103.6K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
2526272829
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status