Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pelakor Pilihan Mertua

Pelakor Pilihan Mertua

Lima tahun lalu, aku pikir menikahi Bramantyo Haryadi adalah akhir dari dongengku. Aku, Arini Widjaja, seorang arsitek dari keluarga biasa, berhasil memenangkan hati putra mahkota Haryadi Group. Kubangun rumah tangga kami di atas fondasi cinta yang kupikir kokoh, mengabaikan tatapan dingin ibu mertuaku, Lidya, yang tak pernah menganggapku pantas. Selama lima tahun, aku bertahan dalam istana megah yang terasa seperti sangkar emas. Namun, surga kecil yang kubangun mulai runtuh. Bram semakin dingin, pelukannya tak lagi hangat, dan puncaknya, di malam ulang tahun pernikahan kami, aku menemukan bukti pengkhianatannya. Bram tidak hanya mengkhianatiku, tetapi wanita itu adalah Renata Sastranegara, pilihan sempurna yang selalu disiapkan ibunya. Perselingkuhan ini bukan sekadar nafsu sesaat; ini adalah konspirasi terencana untuk menyingkirkanku. Mereka pikir aku akan hancur dan menyerah. Mereka salah. Jika pernikahan ini adalah medan perang, aku tidak akan pergi sebelum memastikan benteng yang coba mereka rebut dariku, hancur lebur bersama mereka.
707 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 16 Beses bilang kami bukan jongos berdasi
Read
+Library
Catatan Luka Istri Rahasia

Catatan Luka Istri Rahasia

Es Pucil
16+ | ROMANSA || SEDANG BERLANGSUNG Setelah satu tahun menjadi istri rahasia, Medina az-Zahra mulai berontak dan memaksa suaminya untuk mempublikasikan pernikahan mereka. Namun, ia malah disambut oleh fakta kelam masa lalu suaminya. _______ Menjadi istri seorang aktor ternyata tidak selamanya indah. Aku mungkin salah satu orang yang tidak beruntung, karena hanya dianggap sebagai salah satu penggemar oleh suami sendiri. Aku hanya seorang istri rahasia, bukan wanita simpanan. Semua keluarga kami tahu, kecuali orang luar. Entah apa alasan dia menyembunyikan pernikahan ini dari khalayak umum. -Medina Az-Zahra-
103.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 113 Beses bilang kami bukan jongos berdasi
Read
+Library
MENJADI SAINTESS TERHEBAT

MENJADI SAINTESS TERHEBAT

Aku berlari sekuat tenaga untuk menyelamatkan adik kembarku agar tidak tertabrak truk. Namun, begitu membuka mata, kami sudah berada di dunia yang berbeda tanpa terluka sedikit pun. Ini adalah dunia fantasi dengan sistem Pemerintahan Kerajaan yang dipimpin oleh seorang Raja Tiran. Berdasarkan kepercayaan mereka, jika ada yang datang dari dunia lain, maka orang tersebut adalah Saintess. Akan tetapi, Saintess yang dipercayai hanya ada satu orang. "Karena kamu bukan Saintess. Aku akan membunuhmu di sini. Ada pesan terakhir?" ucap Raja sambil menarik pedangnya ke arahku.
9.828.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 730 Beses bilang kami bukan jongos berdasi
Read
+Library
Ini Uangku, Mas!

Ini Uangku, Mas!

"Kenapa belikan anak Hp? Kamu mau sok jadi orang kaya?" "Ini buat sekolah anak, Mas. Lagian belajar di rumah harus pakai Hp," jelasku. "Aaalah! Lagakmu aja yang memanjakan anak!" ucap suami masih melotot. "Lagian aku beli Hp dengan uangku, Mas! Gajimu mana cukup membelikannya." Gara-gara belikan anak kami ponsel, suami berucap sewot. Ini pasti karena hasutan ipar dan ibu mertua. Padahal, ini juga untuk kebutuhan sekolah anak kami. Kenapa mereka jadi sewot aku beli sesuatu dengan uangku? Masalah rumah tangga semakin berlarut, lagi-lagi ulah adik ipar yang numpang hidup. Dia bukan janda, tetapi uang nafkah dari suaminya buat beli perhiasan emas agar dipandang kaya para tetangga. Namun, kok untuk mengisi perutnya seolah kewajiban siamiku? Sabar dan diam bukan solusinya, sekarang ini yang dibutuhkan tindakan.
1073.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.0K Beses bilang kami bukan jongos berdasi
Read
+Library
Diam-Diam Kuserahkan Surat Cerai

Diam-Diam Kuserahkan Surat Cerai

Lima tahun aku menikah dengan Tritan Wirajaya, salah satu miliarder yang namanya tercatat di daftar sepuluh besar Forbes. Sementara aku? Aku hanyalah istri bayangan, seorang mahasiswi yang sebentar lagi akan lulus, nyaris tak pernah dikenal publik. Aku selalu menenangkan diriku sendiri. “Tak apa. Status Nyonya Wirajaya tak penting. Selama ada cintanya… biarlah identitasku tetap tersembunyi. Publik tahu atau tidak, itu bukan masalah.” Namun kenyataan menamparku ketika cinta pertamanya kembali dari luar negeri. Baru kusadari, pernikahan kami… hanyalah sekadar selembar kertas bernama akta nikah. Rasa yang kusebut cinta… mungkin sepenuhnya sepihak dariku. Akhirnya, kuletakkan sebuah surat cerai di hadapannya. Kusamarkan sebagai berkas kuliah yang butuh tanda tangannya. Tanpa curiga, dia menorehkan namanya, dan pada detik itu, pernikahan kami resmi berakhir. Sikap acuhnya saat menandatangani berkas itu, sama persis dengan caranya memperlakukanku selama lima tahun, dingin, tanpa hati. Tak ada cinta di antara kami. Maka aku memutuskan untuk mengejar kebebasanku sendiri. Namun ketika akta cerai itu mulai berlaku, yang kumiliki bukan hanya diriku sendiri… tapi juga janin kecil yang tengah kukandung. Hanya saja, entah kenapa… saat aku meninggalkannya sejauh mungkin, ke tempat yang tangannya tak bisa jangkau… barulah dia sadar. Baru dia mengerti apa yang hilang dari hidupnya, seorang wanita yang mencintainya sepenuh hati, dan juga ahli warisnya sendiri! Saat akhirnya kembali menemukanku, meminta untuk memulai dari awal… Aku sudah berubah. Aku sudah dewasa. Aku sudah mandiri. Aku memiliki karier dan hidupku sendiri. Aku bukan lagi wanita yang hanya hidup berputar di sekitar cinta semata. Dan kini, dia berlutut di hadapanku, memohon cintaku, memohon agar aku kembali…
33.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.0K Beses bilang kami bukan jongos berdasi
Read
+Library
Cinta Telah Padam, Jalan Kita Berpisah

Cinta Telah Padam, Jalan Kita Berpisah

Suamiku selalu memandang rendah diriku hanya karena aku seorang wanita petani. Bahkan, dia tidak sayang pada anak kami. Setelah usia anak kami genap 100 hari, dia baru memeluknya untuk pertama kalinya. Lalu, kekasih pertamanya kembali ke Kota Jenang. Pria yang selama ini bersikap dingin itu pun, untuk pertama kalinya tersenyum di meja makan dan bahkan menyuapi anakku. Semalaman, anakku tampak sangat bahagia. Sebelum tidur, dia bertanya dengan suara lembut. "Ibu, apakah paman sedikit menyukaiku?" Aku memeluknya erat-erat. Mataku berkaca-kaca dan aku menggeleng pelan, berkata. "Bukan, tetapi kekasih paman telah kembali. Jadi kita harus pergi."
5.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 105 Beses bilang kami bukan jongos berdasi
Read
+Library
Kau Pilih Dia, Aku Bawa Anakmu Pergi!

Kau Pilih Dia, Aku Bawa Anakmu Pergi!

Malam sebelum aku seharusnya menikah dengan pewaris Keluarga Moro, aku mendapati rentetan 99 pesan teks mesum di ponsel Leo, tunanganku. Seorang wanita bernama Via Cokro, memberi tahu Leo bahwa dia mencintai Leo. Sangat mencintainya. Tanpa tahu malu sama sekali. Dia memohon pada Leo supaya membatalkan pernikahan kami, mengancam akan bunuh diri jika Leo tetap melanjutkan pernikahan ini. Aku langsung bereaksi. Aku menyodorkan ponsel itu ke wajah Leo untuk menuntut penjelasan. Keheningan terasa abadi sebelum Leo akhirnya angkat bicara. "Kakaknya itu Alan, wakilku. Dia kena tembak demi aku. Aku sudah janji padanya akan menjaga adiknya." "Jeny, kita tumbuh bersama. Kamu tahu cuma kamu satu-satunya di hatiku. Aku janji bakal urus ini, aku akan memutus hubungan dengannya." Aku mencari kebohongan di mata Leo. Akhirnya aku menelan rasa getir dalam tenggorokanku dan memilih untuk memercayai Leo. Pernikahan pun tetap dilanjutkan. Pernikahan ini bukan sekadar tentang kami berdua. Ini adalah perjanjian yang ditandatangani dengan darah antara dua keluarga. Dan, Tuhan tolong aku, aku masih mencintainya. Namun, di hari pernikahan kami, saat kami berdiri di altar dengan janji yang hampir diucapkan, Leo menerima telepon. Itu dari dia, Via. Dia sedang berada di jembatan dan mengancam akan melompat. Menuntut supaya Leo segera datang sekarang juga. Cincin berlian yang hanya sejengkal dari jariku, jatuh berdenting ke lantai batu gereja. Tidak ada sepatah kata pun. Tidak ada satu pun penjelasan. Leo pergi begitu saja. Meninggalkanku, keluarga kami, masa depan kami... Meninggalkanku berdiri sendirian di altar. Dalam kabut air mata, aku berteriak padanya, "Leo, kalau kamu keluar dari pintu itu, kita putus!" Jawaban satu-satunya dari mulut Leo, diucapkannya sambil berjalan menjauh, "Dia butuh aku." Leo tidak pernah menoleh ke belakang. Aku pun menghilang dari dunia Leo dan tidak pernah menoleh ke belakang sambil mengandung anaknya.
8.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 255 Beses bilang kami bukan jongos berdasi
Read
+Library
Cinta Datang Di Saat Kumenemukan Penggantinya

Cinta Datang Di Saat Kumenemukan Penggantinya

Suamiku tidak mencintaiku, apalagi mencintai putri kami. Selama enam tahun sejak putri kami lahir, dia bahkan belum pernah menggendongnya sekali pun. Dokter bilang, dia mengidap gangguan emosi. Bukan karena tidak peduli, hanya saja dia tidak tahu cara mengekspresikannya. Namun hari itu, saat wanita yang pernah dia cintai kembali, untuk pertama kalinya suamiku tersenyum pada kami. Bahkan di luar kebiasaannya, dia membawa hadiah untuk putri kami. Aku pikir, mungkin dia akhirnya sadar dan berubah. Sampai aku dan putri kami melihat foto yang jadi layar kunci di ponselnya. Di foto itu, dia tersenyum lebar. Satu tangannya memeluk gadis kecil yang giginya ompong, tangan lainnya menggenggam wanita yang pernah dia cintai. Putriku menggenggam tanganku erat dan matanya mulai memerah. "Ma, apa kita harus pergi dari sini?" bisiknya pelan. "Boleh nggak kita kasih Papa tiga kesempatan terakhir saja? Kalau setelah itu Papa tetap nggak mau sama kita ... ya sudah, kita pergi saja."
12.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 466 Beses bilang kami bukan jongos berdasi
Read
+Library
Istriku Hamil Anak Siapa?

Istriku Hamil Anak Siapa?

Setelah istriku mengalami keguguran. Menurut dokter, dia tidak akan bisa hamil lagi seumur hidupnya. Istriku menangis-nangis meminta maaf kepadaku, menyuruhku untuk melupakannya dan mencari wanita lain yang bisa memberiku anak. Aku memeluknya dengan hati pilu dan menegaskan padanya bahwa aku tidak peduli kami punya anak atau tidak. Saat aku memeluknya pula, dia tidak bisa melihat bahwa bibirku menyeringai. Obat aborsi tradisional yang aku beli dari desa rupanya benar-benar manjur dan bekerja lebih cepat dari dugaanku. Karena bayi yang dia kandung sama sekali bukan anakku.
4.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 102 Beses bilang kami bukan jongos berdasi
Read
+Library
Melarikan Diri dari Pernikahan

Melarikan Diri dari Pernikahan

Setelah kehamilan tak terduga, Andika Senjaya yang selama ini menghindari pembicaraan tentang pernikahan tiba-tiba melamarku. Aku merasa sangat gembira dan tentu saja menyetujuinya. Namun, di hari pernikahan kami, aku tanpa sengaja mendengar percakapannya dengan teman-temannya.  “Demi anakmu dan Nancy, kamu benar-benar mau nikah sama Cathy?” Andika menjawab dengan tampang kesal, “Ini semua gara-gara ibuku. Dia selalu bilang latar belakang Nancy kurang bagus. Kalau bukan demi anakku dengan Nancy bisa hidup di keluarga yang baik, mana mungkin aku menikahinya? Kamu nggak tahu seberapa membosankan wanita itu di ranjang. Baru tidur 2 kali dengannya, aku sudah bosan.”
7.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 175 Beses bilang kami bukan jongos berdasi
Read
+Library
PREV
1
...
454647484950
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status