Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pesona Pria Bertopeng yang Memikat

Pesona Pria Bertopeng yang Memikat

Sejak hamil, suamiku tidak mau menyentuhku lagi. Sementara itu, hasrat dalam diriku makin besar. Setiap malam, pikiranku menjadi liar. Sampai suatu saat, seorang pria bertopeng menyelinap masuk ke rumahku.
Baca
Tambahkan
A Amiga que Roubou o Esperma Mestiço

A Amiga que Roubou o Esperma Mestiço

Minha melhor amiga, Gabriela Nunes, que insiste no celibato, pegou o esperma que eu tinha escolhido para mim quando me acompanhava na clínica de fertilização. Naquele momento, eu soube que ela também tinha renascido. Na vida passada, eu quis ter um bebê de etnia mista, então fiz fertilização in vitro. Gabriela na época me ridicularizou por estar criando um filho de um estrangeiro, e disse que eu era uma idiota completa. Mal eu sabia que, meio mês depois, eu seria levada para a família real de Nabiro. Acontece que o esperma que eu tinha escolhido era de um príncipe de Nabiro, com oito origens étnicas. Ele não só queria me fazer sua princesa, como também prometeu que nosso filho herdaria o trono. Eu e o bebê fomos valorizados por toda a família real, e as joias no meu corpo quase me esmagavam. Em contraste, Gabriela ofendeu parceiros de trabalho por se autoproclamar uma feminista extrema, foi demitida da empresa e expulsa da indústria. No 100º dia do meu filho, ela usou todas as suas economias para comprar uma passagem de avião para me procurar. Mas, quando eu fui recebê-la, ela jogou meu filho no chão, matando-o, e jogou ácido sulfúrico concentrado em mim. — Por que você tem tanta sorte? Você não merece, sua vadia! Quando abri os olhos novamente, eu voltei ao dia em que Gabriela me acompanhou à clínica de fertilização...
Baca
Tambahkan
Jika Hidupmu Tinggal 72 Jam

Jika Hidupmu Tinggal 72 Jam

Hari ketika aku memutuskan untuk mendonorkan tubuhku untuk kajian ilmiah, keluargaku justru berkumpul mengelilingi adik angkatku, Halida, merayakan diterimanya dia dalam sebuah program perawatan eksperimental paling canggih. Seharusnya akulah yang menderita kanker otak. Tapi Halida menggunakan posisi suamiku, Zafran, di rumah sakit untuk menukar catatan medisnya yang sehat dengan diagnosis terminalku, merebut satu-satunya kesempatan yang kupunya untuk bertahan hidup. Dan bagian terburuknya, semua orang bersorak mendukungnya. Rasanya sakit sekali. Aku berusaha tetap kuat, sampai tanpa sengaja mendengar para perawat berbisik, "Bagus sekali Dokter Zafran bisa mengamankan tempat itu untuk Halida. Mereka bilang dia hanya punya tiga hari lagi." Jadi, dalam 72 jam terakhir hidupku, aku perlahan melepaskan segalanya. Ketika aku memberikan naskah asli novel-novelku yang sudah kutuang seluruh hati dan jiwaku kepada Halida, ayah dan saudaraku menatapku dengan senyum puas. Ketika Zafran memutuskan untuk memenuhi permintaan terakhir Halida dengan menikahinya, dia menyerahkan surat cerai padaku. Aku menandatanganinya tanpa ragu sedikit pun. Dia menghela napas dan memuji aku karena akhirnya bisa berpikir begitu rasional. Dan ketika akulah yang membujuk putri kami, Olivia untuk memanggil Halida Ibu, Olivia justru berseri-seri mengatakan bahwa ibu barunya adalah yang terbaik. "Jangan khawatir." Zafran menenangkanku. "Kami hanya menjaganya untuk sementara. Setelah dia tiada, semuanya akan kembali padamu." Aku memberikan pada Halida segalanya yang kupunya, persis seperti yang mereka mau. Lalu kenapa, ketika mereka akhirnya tahu semua ini hanyalah kebohongan kejam Halida, mereka datang padaku sambil menangis, berkata akulah yang mereka inginkan sejak awal?
Baca
Tambahkan
Ketika Kapal Tenggelam, ⁠Tunanganku Menolong Cinta Pertamanya

Ketika Kapal Tenggelam, ⁠Tunanganku Menolong Cinta Pertamanya

Ketika kapal pesiar tenggelam dan hanya tersisa satu tempat di perahu penyelamat, Zayden memilih untuk menyelamatkanku. Aku berhasil diselamatkan, tetapi Caitlyn tidak sempat menunggu perahu penyelamat kedua dan akhirnya meninggal karena tenggelam.  Zayden berpura-pura tidak peduli dan tetap memilih untuk mengadakan pernikahan denganku. Lima tahun setelah pernikahan kami, dia membuat hidupku sengsara dan menyalahkanku atas kematian Caitlyn. Ketika aku sudah tidak tahan dan ingin bercerai, dia malah memilih mati bersamaku. Saat membuka mata lagi, aku sudah kembali ke hari terjadinya kecelakaan kapal pesiar. Kali ini, aku memutuskan untuk memberikan kesempatan hidup kepada orang yang paling dia cintai.
Baca
Tambahkan
Ganjaran Nafsu

Ganjaran Nafsu

Aku mati, tapi tidak mati total. Aku tidak tau bagaimana keadaanku sekarang, aku tidak perlu makan, ataupun tidur. Aku sadar, tapi tidak bisa menggerakkan tubuhku. Sekelilingku gelap gulita, tidak ada yang bisa kuajak bicara. Aku hampir gila! Aku tidak tau keadaan seperti ini berlangsung berapa lama. Ketika aku kira keadaan bakal terus begini, tiba-tiba terdengar suara ketukan.
Cerita Pendek · Gairah
3.8K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Si tu n'avais plus que 72 heures à vivre

Si tu n'avais plus que 72 heures à vivre

Le jour où j'ai décidé de donner mon corps à la science, ma famille s'est rassemblée autour de ma sœur adoptive, Chloé, pour fêter son admission dans un programme expérimental de pointe. Celle qui était censée avoir un cancer du cerveau, c'était moi. Mais Chloé avait profité de la position de mon mari, Zane, à l'hôpital pour échanger ses dossiers médicaux sains contre mon diagnostic en phase terminale. Elle m'a volé ainsi la seule chance que j'avais de survivre. Et le pire ? Tout le monde l'a applaudie. La douleur est devenue insupportable. J'ai lutté pour rester présente, jusqu'au moment où j'ai surpris les infirmières chuchotant : « Heureusement que le docteur Zane a obtenu cette place pour Chloé. Ils disaient qu'il ne lui restait que trois jours à vivre. » Alors, pendant les soixante-douze dernières heures de ma vie, j'ai tout lâché, en silence. Quand j'ai remis à Chloé les manuscrits originaux de mes romans, dans lesquels j'avais mis toute mon âme, mon père et mon frère m'ont adressé un sourire satisfait. Quand Zane a décidé d'exaucer le vœu soi-disant ultime de Chloé en l'épousant, il m'a tendu les papiers du divorce. J'ai signé sans la moindre hésitation. Il a soupiré et m'a félicitée d'être enfin raisonnable. Et quand c'est moi qui ai poussé notre fille, Olivia, à appeler Chloé « maman », Olivia s'est exclamée que sa nouvelle maman était la meilleure. « Ne t'inquiète pas, » m'a rassurée Zane. « C'est juste pour la protéger pour l'instant. Une fois qu'elle sera partie, tout reviendra vers toi. » J'ai tout donné à Chloé, exactement comme ils le voulaient. Alors pourquoi, quand ils ont découvert que tout cela n'était qu'un mensonge abject inventé par Chloé, sont-ils venus pleurer pour ça, en disant que c'est moi qu'ils avaient toujours voulu ?
Baca
Tambahkan
Reborn to Take Down a Liar

Reborn to Take Down a Liar

The daughter of our housekeeper was pretending to be a rich girl at college, handing out my designer stuff just to keep up the act. When I called her out, she actually had the nerve to say she was "redistributing wealth to help the less fortunate." I called the cops, but then she spread this wild rumor that I made her sleep with me for three years, and that she was using my luxury items to help me "atone for my sin." Then she and her boyfriend teamed up to try and have me killed. Next thing I know, I woke up and it was the exact same day she started her whole rich-girl act.
Baca
Tambahkan
Talak Usai Bertemu Mantan

Talak Usai Bertemu Mantan

Deema, wanita cantik berusia 24 tahun tanpa sengaja memergoki suaminya, Bhanu. Pria berusia 27 tahun yang bekerja serabutan itu bersama dengan mantan kekasihnya, Afseen, wanita yang lebih muda. Tak tahan dengan pemandangan yang dia lihat, Deema menghampiri keduanya. Melihat istrinya, pria itu menarik Deema menjauh. Bahkan pria itu meminta istrinya untuk pergi dan mengancam akan menceraikannya kalau tidak menuruti perkataan pria itu. Deema pun diam dan menurut. Semalaman, wanita itu menunggu suaminya. Namun, pria itu tak jua pulang. Hingga akhirnya tertidur. Pagi buta Bhanu pulang dan keributan terjadi di antara mereka. Bahkan, pria itu mengungkit malam pertama mereka. Pertengkaran tersebut berakhir pada ucapan talak oleh, Bhanu. Namun, tanpa sengaja Nirmala, wanita berusia 55 tahun yang notabene adalah ibunya Bhanu tak terima putranya menceraikan Deema. Wanita itu marah pada putranya itu. Pada akhirnya, Deema memilih pergi dari rumah Bhanu. Baginya tak ada alasan untuk bertahan. Bertahan justru akan menyakitinya. Wanita itu memilih pergi daripada hidup dalam penderitaan. Suatu ketika, Deema mengunjungi Nirmala. Wanita itu hendak menjenguk sang mertua. Walau bagaimana pun, wanita itu sudah baik padanya. Hubungannya dengan Bhanu boleh berakhir, tapi hubungan di antara mereka tak bisa berakhir. Sayangnya, tanpa sengaja dia datang ke rumah Nirmala berbarengan dengan kedatangan Bhanu dan Afseen. Kedatangan mereka hendak meminta restu pada ibunya. Apalagi Afseen sedang mengandung anak pria itu. Bukan hanya itu, Bhanu juga meminta Deema untuk mengajukan perceraian terhadapnya dengan alasan akan lebih mudah putus jika pihak wanita yang melakukannya. Memiliki pemikiran yang luas, Deema menolak permintaan Bhanu. Hingga suatu ketika pria itu mengancam dan akhirnya Deema menggugatnya. Ujian bertubi-tubi dihadapi Deema. Tak berselang usai perceraiannya, ayahnya mendapat musibah. Tanah garapan pria itu dirampas oleh orang kepercayaannya. Beruntung ada Farabi, pria berusia 30 tahun yang mau membantunya dengan syarat wanita itu mau menikah denganya.
Romansa
1010.8K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
The Wrong Season for Love

The Wrong Season for Love

My husband was the leader of the rescue team. As I was trapped in a cave and surrounded by a pack of wolves, I desperately called him over and over. Yet, he hung up on me every single time. When the fire nearly burnt out and the wolves got closer, he finally called me and angrily accused me, "Can you stop wasting public resources? I'm the rescue team leader first, and then your husband." In the background, I heard a soft, feminine voice saying, "Howard, my arm has a cut. Can you take me to the hospital?" I was familiar with that voice. It was my husband's first love. Ever since her husband died, she clung to him. And my husband... He didn't just tolerate it; rather, he seemed to enjoy it. A wave of despair washed over me as I ended the call. My hands were trembling, and I tried to call the police, but before I could, the leader of the wolves pounced on me. I fell hard to the ground, and the rest of the pack, sensing the signal, ran toward me at an extraordinary speed. I didn't stand a chance to fight back, and in mere moments, I was ripped into pieces. Before my consciousness slipped away, I struggled to glance down at my lower abdomen one last time, and my lips quivered. "My baby, I'm sorry I failed you…"
Baca
Tambahkan
Owned by The Don

Owned by The Don

Sebuah kencan buta yang seharusnya membawa cinta, justru menyeret Alessia Concetta ke dalam luka—dan sahabatnya, Bianca Costanza, ke dalam pusaran bahaya yang tak pernah ia bayangkan. Saat berusaha membela sahabatnya, Bianca tanpa sengaja menampar pria paling ditakuti di Italia Utara—Lucca Vincenze, sang Don dari Il Trono del Nord. Bukannya dendam, Lucca justru terpikat oleh keberanian Bianca. Tapi pesona Lucca bukan hal yang mudah ditolak, terlebih saat ia menggunakan kekuasaan untuk menjerat Bianca dalam permainan yang tak adil. Ancaman demi ancaman mulai datang. Termasuk dari seorang wanita misterius yang memperingatkan Bianca agar menjauh dari Lucca—dengan ancaman nyawa sebagai taruhannya. Terdesak, Bianca memutuskan untuk meminta bantuan pada pria yang sebelumnya ia tantang: Lucca. Namun ketika identitas wanita pengancam itu terungkap, Bianca harus menerima kenyataan pahit—pengkhianatan terbesar datang dari orang yang paling ia percaya. Dalam dunia yang dipenuhi kekuasaan, rahasia, dan intrik, mampukah Bianca bertahan tanpa kehilangan dirinya sendiri?
Romansa
277 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
4142434445
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status