Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Loved Too Late

Loved Too Late

On New Year's Eve, Facebook blew up. The reason was that Bennett Miles, the golden boy of Crestmoor’s elite, posted an update. In the photo, a shy young woman hid her face as she leaned against his shoulder while he grinned. His eyes were full of affection and mischief. His caption read, "What do I do? Looks like I'm officially taken." Friends in his circle flooded the comment section with congratulations. The real frenzy began when Bennett announced that the first 10,000 followers to like, share, and comment on the post would each receive a gold bar. The internet went wild with envy and curiosity. Everyone scrambled to find out more about the woman in the picture. Then, someone claiming to have inside information started a livestream. "Stop guessing. Her name is Kara Sierra. You know Sierra Hall at Crestmoor College? That building was named after her! "Two years ago, she had kidney failure. Bennett personally donated one of his own kidneys to save her!"
Cerita Pendek · Romance
10.6K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Menantu yang Baik

Menantu yang Baik

Aku seorang wanita dengan hasrat seksual yang sangat kuat. Meski tidak melakukan pemeriksaan di rumah sakit, aku tahu kalau diriku pasti kecanduan seks.Terutama pada masa ovulasi, aku harus lakukan setidaknya dua atau tiga kali sehari. Kalau tidak, aku bakal terasa gatal di sekujur tubuh. Awalnya, suamiku yang tinggi dan kuat bisa mengisi kesepian tubuhku. Namun, dia sangat sibuk akhir-akhir ini dan sedang dalam perjalanan bisnis selama lebih dari setengah bulan...
Cerita Pendek · Gairah
8.8291.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Emergency Betrayal: Second Chances

Emergency Betrayal: Second Chances

Madam Pratt, my mother-in-law, was in critical condition after a car accident, desperately needing surgery. However, as the lead surgeon, I—Lilianne Davis—stood by, casually scrolling through short videos on my phone. My best friend, Tiffany Owens, who was also a doctor, was far more anxious than I was. She grabbed my hand and pulled me toward the operating room. “Lily, why are you still stalling? Hurry up and save her!” I took a step back, clutching my stomach in pain as her face twisted in shock. “I have cramps so bad I can’t even stand. You do it.” In my last life, the moment I heard about Madam Pratt’s accident, I had swallowed a painkiller and rushed into surgery, working for hours to stabilize her. I had barely stepped away from the operating table when alarms blared. “Lilianne, what have you done? The patient is experiencing acute hemolysis!” “Call the family now!” Gareth Pratt stormed in, his face twisted with rage. He slapped me hard in the face. “Lil, you’re a professional surgeon, yet you gave my mother the wrong blood transfusion?!” I froze, reaching for Madam Pratt’s medical report to explain, only to find that the A-type blood I had seen before had somehow changed to B-type. The medical board arrived, and a blood test revealed traces of hallucinogens in my system. “Unbelievable! Taking illegal substances before surgery? That’s a cardinal sin for a doctor!” In the chaos, Emma Pratt, Gareth’s teenage sister, grabbed a scalpel and stabbed me multiple times. Blood gushed from my arteries, and I collapsed in a pool of crimson. As my vision faded, I couldn’t understand what had happened. I had never taken illegal drugs. Besides, I was absolutely certain of Madam Pratt’s blood type. When I opened my eyes again, I had returned to the moment right before stepping into the operating room.
Baca
Tambahkan
Tipu Daya Untuk Mendapatkan Ibuku

Tipu Daya Untuk Mendapatkan Ibuku

Setelah Ayah meninggal, Ibu selalu membawa manusia-manusia kertas pulang. Kata Ibu, manusia-manusia kertas itu bisa membantunya melewati malam yang panjang dan sepi. Awalnya aku tidak mengerti. Namun, suatu hari aku melihat Ibu telanjang bulat di ranjang melalui celah pintu. Sepertinya aku mulai memahami sesuatu.
Cerita Pendek · Gairah
3.6K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Kisah Miris Suamiku dan Kekasihnya

Kisah Miris Suamiku dan Kekasihnya

Cinta pertama Jovin Liandra terdiagnosis mengidap penyakit HIV dalam pemeriksaannya di rumah sakit kami. Aku pun melanggar kode etik medis untuk memberi tahu masalah ini kepada Jovin. Jovin mengira aku sedang membohonginya. Dia bukan hanya memfitnahku mencelakai pasien hingga mati, bahkan membuatku dijatuhi hukuman. Kemudian, dia juga menaruh obat aborsi di dalam susuku. Gara-gara hal itu, kandunganku yang berusia delapan minggu mengalami pendarahan. Aku meminta pertolongan dari Jovin, tetapi dia malah menendangku. “Akhirnya nggak ada yang menghalangiku untuk bersama Selena.” Saat aku membuka mataku lagi, aku kembali ke hari di mana cinta pertamanya terdiagnosis penyakit HIV. Kali ini, aku tidak memberi tahu Jovin, bahkan mengajukan putus dengannya. Bagaimanapun juga, Jovin sangat mencintai cinta pertamanya. Aku mesti merestui mereka berdua.
Baca
Tambahkan
Membungkam Nyinyiran Mertua Dan Tetangga Dengan Kesuksesan

Membungkam Nyinyiran Mertua Dan Tetangga Dengan Kesuksesan

Hubunganku, yang tidak direstui oleh Ibu dari suamiku. Ternyata, malah berdampak buruk, terhadap kehidupan rumah tanggaku. Aku, selalu dihina dan diremehkan oleh Ibu mertuaku. Bahkan, kata-kata pedas pun selalu keluar dari mulutnya. Ibu selalu membicarakan kejelekanku, kepada setiap orang. Bahkan, terkadang ia selalu melebih-lebihkannya. Sehingga, orang-orang selalu menilaiku, menantu tidak tahu diri. Selain Ibu, ada juga tetangga yang mulutnya selalu nyinyir, terhadapku. Dia selalu mencari celah buat menghinaku. Tetapi, semua penghinaan yang aku terima, baik dari Ibu mertua atau dari si tetangga. Berangsur menghilang, seiring berjalannya waktu. Karena, kini mereka tahu, kalau aku ini siapa, tanpa harus menunjukan siapa aku. Mau tau tentang kisahku ini, ayo cus baca! Jangan lupa subscribe, kasih komentar serta love di setiap babnya. Terima kasih.
Rumah Tangga
1050.8K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Ends and Beginnings

Ends and Beginnings

The day before our wedding, my fiancé Cyrus eloped with his long-lost love. I chased after him, but he shoved me away viciously, causing me to lose consciousness. When the doctor called him as my life was on the brink, all he did was scoff and say, “She’s just pretending again. In a coma? Hah, she’s still alive, isn’t she?” That moment, my heart shattered. After I was discharged from the hospital, I cancelled the wedding, just as he wanted. But then he began to regret it…
Baca
Tambahkan
Nasib si Bungsu

Nasib si Bungsu

Nasib si Bungsu. (Saat masa jaya orang tua telah habis). "Jadwal kontrol Bapak tiga hari lagi, kamu sudah dapat uang buat biaya rental mobil?" tanya Ibuku saat aku baru saja pulang. "Yusup usahain ya Bu, semoga ada rezekinya," jawabku. Sambil melepas jaket yang selalu menemaniku mencari rupiah. "Kalau gak ada ya udah, gak apa-apa. Paling Bapakmu teriak-teriak kalau lagi kumat karena obatnya habis!" ucap Ibu sambil berlalu pergi. Aku tahu Ibu pasti kecewa, lalu bagaimana lagi, aku sudah berusaha keras, dalam hati aku merasa gagal. Uang sebesar lima ratus ribu saja tidak mampu aku cari. Mungkin bagi orang lain tidak seberapa, tapi untukku yang hanya berprofesi sebagai ojek online uang lima ratus ribu sangatlah besar. Apalagi akhir-akhir ini orderan sangat sepi tidak seperti biasanya. Aku duduk termenung di atas sofa lusuh, mataku menatap tiga bingkai besar yang terpajang di dinding, foto ketiga Kakakku saat wisuda. Mereka terlihat sangat gagah dengan toga yang dipakainya
Urban
107.9K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Kasih Sayang Yang Datang Terlambat

Kasih Sayang Yang Datang Terlambat

Karena anak dari wanita yang dia cintai terkurung di dalam mobil hingga dehirasi dan pingsan, dengan penuh amarah, ayah langsung mengikatku dan mengurungku di dalam bagasi mobil. Dengan wajah penuh kebencian, dia menatapku dengan tajam dan berkata, "Aku nggak punya anak sekejam kamu. Renungkan baik-baik kesalahanmu di sini." Aku memohon ampun dan mengakui kesalahan, hanya berharap ayah bisa melepaskanku. Namun, yang kudapatkan hanyalah perintah dinginnya. "Kecuali dia mati, nggak ada seorang pun yang boleh membebaskannya." Mobil itu terparkir di garasi. Tak peduli seberapa keras aku berteriak meminta tolong, tak seorang pun bisa mendengarnya. Tujuh hari kemudian, barulah dia teringat bahwa dirinya masih punya seorang putri. Ayah pun memutuskan untuk membebaskanku. Namun, dia tak tahu bahwa diriku sudah meninggal di dalam bagasi itu dan tak akan pernah bisa sadarkan diri lagi.
Baca
Tambahkan
Vengeance on the Imposter Heir

Vengeance on the Imposter Heir

It all started when my sister made an offhand remark while sponsoring a poor student. She told him it was a coincidence that we were born on the same day, at the exact hour too. That comment made him convince himself that he was the real heir, that we were switched at birth. Soon after, he showed up with two thugs, kidnapped me, and planned to kill me to reclaim his life. I called my fiancée for help in desperation. Instead of saving me, she told me impatiently that I deserved to die for stealing his life. Her friend showed up to save me, but neither of us made it out alive after I was pushed into the river. I was back on the day when I was kidnapped when I opened my eyes again. When the poor student laughed and told me to pick someone to leave my last words to, I did not hesitate to call my sister. Their fates were sealed, with another chance at life, I would make sure to make them pay, and show them who the real heir was.
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
3233343536
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status