Antara Cinta dan Luka
Naya tersenyum, air mata jatuh.
“Kita pulang. Lara butuh tidur,” Rian pegang tangan Naya.
“Baby Rain butuh kakak yang kuat,” Naya peluk Lara dari samping.
Ponsel Rian bergetar di saku.
“Email Disney. Syuting dimajukan September,” Rian baca.
“Lara harus pilih film 100 juta atau ikut kehamilan,” Naya pucat.
“Mereka mau matiin hujan kita,” Lara menatap ponsel.