Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kakak Iparku, Pengagum Rahasiaku

Kakak Iparku, Pengagum Rahasiaku

Demi memberi kejutan pada suamiku, aku melepas pakaianku dan bersembunyi di asrama lokasi proyek konstruksinya. Namun tak kusangka, suamiku tidak datang. Yang datang malah tiga rekan kerjanya yang lain. Mereka tergoda oleh celana dalamku dan malah melampiaskannya pada bibi koki di sana. Karena adegan yang terjadi di hadapanku itu terlalu panas, gairahku pun ikut terpancing. Saat sedang memuaskan diriku, aku tak kuasa mendesah. Ketiga pria itu pun menoleh ke lemari tempatku bersembunyi secara bersamaan ....
Cerita Pendek · Gairah
27.8K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Setelah Meninggal, lbuku Menyebarkan Rumorku

Setelah Meninggal, lbuku Menyebarkan Rumorku

Aku sudah terbaring tanpa sehelai benang di lemari pendingin selama empat puluh hari. Foto-foto yang tidak disensor beredar heboh di internet. Di tengah derasnya fitnah yang menyebar, ibuku malah ikut membagikan fotonya, sambil dengan lembut menasihati adikku, “Dunia hiburan itu kotor, kamu jangan masuk ke sana. Lebih baik kamu warisi harta peninggalan kakakmu saja.” “Kamu berbeda dengan dia. Kamu adalah anak kesayanganku, jangan sampai dikotori dunia seperti itu.” Ternyata, dia sudah lupa. Lupa bahwa aku masuk ke dunia yang ‘kotor’ ini demi mencari uang untuk mengobati kanker yang dideritanya.
Baca
Tambahkan
MEREBUT CINTA USTADZ ABIZAR

MEREBUT CINTA USTADZ ABIZAR

Plak! Sebuah tamparan mendarat di pipi Abizar. Membuat putra Abah Rifai dan Ummi Ima itu terkejut bukan main sambil memegang pipinya yang memerah. “Umi!” Setelah di tampar Abah sekarang dia menerima tamparan dari Umi. “Jika kamu ingin mengusir Afura dari pondok. Langkahi dulu mayat Umi!” “Umi paham nggak, dia udah kurang ngajar membuka lemari Abizar dan sekarang mengambil foto Abizar” Abizar memberi pernyataan yang tegas pada Uminya. Menahan pipinya yang memanas. “Emang kenapa kalau dia ngambil foto kamu?” tanya Umi dengan menantang. “Umi…” terlihat mata dan rahang Abizar mengeras. Afura langsung memeng tangan Umi. “Jangan Umi” “Kau tahu siapa gadis yang kau benci dan ingin kau usir dari pondok?” tanya Umi. "Siapa dia? Sampai umi membela dia dari pada aku?"
Rumah Tangga
3.9K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
100 Tugas Kesatria Pemburu Naga

100 Tugas Kesatria Pemburu Naga

Fit
Luke Ganendra, seorang pemburu naga dari buku dongeng, tiba-tiba saja masuk ke dalam tubuh pria lemah bernama Joan. Ia terpaksa harus menyesuaikan diri dengan kehidupan modern yang berbeda jauh dari tempat asalnya. Keberadaannya di sana bukan tanpa misi. Setiap hari, akan ada surat misterius yang datang dari dalam lemari pakaiannya. Totalnya, ada 100 tugas yang harus ia lakukan. Jika Luke berhasil menyelesaikan semuanya, ia bisa kembali ke dunia asal. Tidak ada tugas yang mudah, terlebih untuk Luke yang saat ini terjebak di tubuh yang lemah. Luke berulang kali hampir mati untuk menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan. Apa Luke bisa menyelesaikan 100 tugas dan kembali ke dunia asalnya? Lalu, dari mana semua surat itu berasal? (Cover image by AI)
Fantasi
101.8K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Dari Patah Hati Menjadi Tak Tersentuh

Dari Patah Hati Menjadi Tak Tersentuh

Sudah delapan tahun aku menikah dengan Elvin Ginanjar, pemimpin mafia narkoba di Nasara. Namun pada hari ini, tepat pada hari peringatan pernikahan kami, aku menerima sebuah foto dirinya bersama sahabat terbaikku, Lina Malloni, merayakan seolah merekalah yang menikah. Dan dalam pelukannya adalah putraku, Owen Ginanjar. Aku menatap foto itu, lalu mengetik dua kata sebagai balasan. [Betapa sempurnanya] Setengah jam kemudian, Elvin menerobos pintu depan. Suaranya bergemuruh memenuhi lorong. “Kenapa kamu selalu begitu jahat pada Lina?” Owen, anak kandungku sendiri mendorong kakiku sambil menatapku dengan marah. “Ibu jahat,” katanya. “Aku harap Bu Lina jadi ibu asli aku.” Aku tidak terkejut. Aku hanya berjalan menuju lemari, mengeluarkan setumpuk dokumen yang telah kusiapkan sejak lama, lalu menjatuhkannya di meja dengan kepastian yang dingin. “Baiklah,” kataku dengan datar. “Semua salah aku. Sekarang, bolehkah aku pergi?”
Cerita Pendek · Mafia
6.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Istri Kedua Tuan Kaya

Istri Kedua Tuan Kaya

limabersaudara
"Berapa hutang orangtuaku dan bagaimana caraku melunasinya. Cepat!" Paksaku. Aku ingin semua ini berakhir dengan cepat."Simple. Kamu hanya perlu menandatangani kontrak, maka hutang kedua orangtuamu bisa lunas detik ini juga."***"Gio, ini tidak seperti yang kamu lihat. Aku melakukan ini semua dem--""Siapa yang perduli?" Tanya Gio langsung. Dia menghampiri Dania, memeluk adikku sendiri.Sebentar, ini tidak seperti yang aku lihat, kan?. Gio tidak mungkin selingkuh dengan adikku sendiri, kan?. ***"Aku harus pulang, istriku sudah pasti menungguku di rumah," ucap Ryan, mengambil baju kaos di lemari yang entah kapan dimasukkan ke benda itu. "Tapi ini sudah tengah malam," ucapku. "Aku tidak mungkin membiarkan istriku sendirian, bukan?" Ucapnya dan keluar begitu saja dari kamar ini.Aku hanya bisa diam. Mencoba menerima kenyataan yang ada. Pada dasarnya memang tidak akan ada yang menyayangiku."Aku juga istrimu, dan aku sendirian." Ucapku, menutupi diriku dengan selimut. Menutupi tangis yang meledak, tidak bisa aku tahan.
Romansa
103.5K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Festival Kembang Api

Festival Kembang Api

Meraki Senandika
Benda. Apa yang terbesit pertama kali di kepala kita saat mendengar kata benda? Bukankah benda hanya benda. Tetapi katanya benda mampu menyimpan kenangan. Katanya benda juga mampu merasakan dan mentransfer energi akan ingatan kepada orang lain. Pernahkah kalian merasakan kekosongan aneh saat berada di dekat suatu benda? Atau pernahkah kalian secara tidak sadar mendengar benda berbisik di telinga? Jika tidak kalian beruntung. Sebab aku terlahir bersahabat dengan benda. "Ia sering terpuruk sendirian. Tak ada yang peduli. Tak ada yang sadar. Kami menjadi saksi bisu rasa sakitnya." Lemari itu membisikkan kalimat penuh penderitaan padaku. Seolah-olah ia merasakan apa yang dirasakan pemilik kamar ini. "Ia tidak pernah bahagia sekalipun hidup di rumah ini. Kebahagiaannya hanya satu. Saat kamu datang dan merangkulnya pagi itu." Gagang pintu yang kusentuh tanpa diminta bercerita. Aku hanya laki-laki bisa. "Rio, jangan menyalahkan diri sendiri." Begitu ucap mereka. Hingga suatu harii aku terjebak di jalan berkelok yang seharusnya tak pernah ku lalui. Hari itu sabtu malam yang kelam dan aku berhasil menemukan jalan masuk. Festival yang tak pernah kulihat dimanapun. Pesta kembang api pertama dalam hidupku. Lalu kejanggalan apa ini? Tidak ada habis-habisnya. Hari terus berganti. Namun mereka tak pernah berhenti. Dalam hati aku bertekad aku harus keluar dari tempat ini. Akankah benda-benda ini mampu membantuku keluar dari kurungan tak berujung ini? Atau aku malah akan terus terperangkap? Sial. Kembang api pertama dalam hidupku malah mengakhiri segalanya. Hidup, keluarga bahkan cinta pertamaku.
Fantasi
102.4K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status