Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ikhlas

Ikhlas

kesalku 📱Drtt Drtt Aku mengalihkan pandanganku pada ponsel yang kembali bergetar, aku hanya menghembuskan nafas kasar ketika melihat siapa yang menelepon. Ya Allah ingin rasanya aku menolak panggilan itu 📞"Assalamu'alaikum" sapanya dari sebrang sana 📞"Wa'alaikumsalam" jawabku mencoba meredekan rasa marahku. Ya yang menelpon ku adalah pak arkan. Entah apa yang ingin dia katakan
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai sighs
Baca
+Pustaka
Exit

Exit

November pada bulan di mana aku menduduki kelas 3 SMP. Namaku Olin Arda Efrosin. Bisa dipanggil Olin, Arda, atau bahkan biasanya orang rumah menyebutku dengan panggilan sinchan. Padahal aku tidak memiliki alis hitam setebal ulat bulu seperti milik karakter kartun sinchan itu. Mungkin karena tubuh pendek dan sangat menyukai warna merah, orang rumah menyamakan aku dengan karakter film kartun sinchan. Tidak apa lah, setidaknya mereka tidak menyebutku dengan sesuatu yang lebih buruk dan menyakitkan dari pada itu.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai sighs
Baca
+Pustaka
Liara

Liara

Pria itu merasa sangat bersalah dan menyesal. "Sudah selesai?" Liara menoleh ke belakang. Ia terkekeh melihat raut cemas lelaki itu. Dulu, Liara tak bisa membedakan ekspresi yang Hagan punya. Saat marah atau cemas, pria itu selalu menampilkan mimik yang sama. Namun, sekarang, barusan, Liara bisa tahu jika Hagan tengah khawatir. "Apa kau sungguh tidak merasakan apa-apa atas perpisahan ini, Liara?"
9.534.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 940 kali sebagai sighs
Baca
+Pustaka
DAISY

DAISY

ucap Daisy tegas. Penuh penekanan dan tanpa belas kasihan.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai sighs
Baca
+Pustaka
HIATUS

HIATUS

Demi Tuhan, aku sangat ingin lari dari sini. "Apa kamu pernah merasa tidak enak badan, Talita?" Ummu Hilza kembali lagi dan menanyaiku. Dengan anggukan ragu aku mengiakan, akhir-akhir ini aku memang sering merasa mual dan tidak enak badan. Karena tidak mau berpikir yang aneh-aneh, kukira aku masuk angin dan hanya mengusapkan minyak kayu putih ke perut.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai sighs
Baca
+Pustaka
Sweet Dreams

Sweet Dreams

Sementara hatinya tak pernah siap menerima rasa sakitnya. Mematikan sower yang sejak tadi membasahi seluruh tubuhnya, Faranina melingkupi diri dengan handuk. Dingin sudah Nina rasakan sejak tadi, kini saatnya ia berganti pakaian. Tak baik untuknya bila sakit, sebab rabu nanti ada pementasan. Nina tak bisa membiarkan acaranya berantakan hanya karena seorang Kafta.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai sighs
Baca
+Pustaka
Ayusqie
Akhirnya, tayang juga Susahnya Jadi Mas Joko ini. Novel pelarian yg saya tulis karena gak (belum) bisa ngelanjutin kisah Aje Karin n Hekal Olive. Semoga kaka2 reader suka dengan kisah Mas Joko yg kocak sekaligus pilu ini. Dukung saya ya kak supaya ttp semangat menulis. Terima kasih.
Rubiman Bin Tukimin Rubi
TIGA NOVEL ANDA SUDAH SAYA BACA KETGANYA MENGANDUNG PESAN MORAL YG SANGAT TINGGI, YAITU SEMUA TOKOHNYA MAMPU MENGENDALIKAN SYAHWATNYA TERHADAP GODAAN WANITA Walaupun sangat berat tentunya Ditunggu karya terbarunya.. SEMANGAT............
Baca Semua Ulasan
LOVE SICK

LOVE SICK

lirih Dion, tersirat kesedihan dan kekecewaan mendalam dari suaranya yang pecah. Dengan air mata yang juga sudah mengalir dari ekor matanya, Biola akhirnya menjawab, "Maaf ... maafin aku ..." Tubuh Dion ambruk, dia langsung terduduk lemas di atas sofa dengan kedua tangan menutup muka yang sudah merah campur air mata. "Dion ... Sayang ... aku minta maaf ..."
5.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai sighs
Baca
+Pustaka
SAD BOY

SAD BOY

Alex yang kebasahan mulai mengigil dingin. "Papa, dimana engkau? Apa masih lama?" Ucap Alex dalam hatinya. Kini mengigil mulai menjalar ke daerah wajah dan kakinya terasa beku. Ia tampak pucat dan sesekali batuk yang keras, yang membuat tenggorokkannya terasa panas dan berat. Ditariknya nafas dalam dalam, dan ia mulai menutup matanya. "Nak, hei.. nak?" Ucap seseorang saat Alex membuka matanya perlahan.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai sighs
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status