Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Returning

Returning

"What is going on with you?" she practically yelled. I looked at her and shrugged. "Seriously, Wolf. You're so damn confusing. One minute you act like you hate me the next you are defending me and acting like you love me. You make no sense" she ranted. She glared at me and I chuckled. "I didn't know what I wanted before. I do now" I said casually. "Really? And what is that?" She fumed. "You, baby." I smirked. Ruby, Scarlett, Sam and Wolf were all childhood best friends. As close as they could be. Ruby moved away years ago when her parents divorced. Her mother wanted a fresh start in New York. Everyone promised to keep in touch but, of course, they didn't. Only her cousin. Scarlett stuck by Ruby. Ruby survived though. She made new friends and her mother remarried making her new best friend Cassy her sister. Wolf was broken when Ruby left. Losing her changed him. As the years wore on, he became darker and cruel. He joined his Dad and ran the local MC and truly loved the lifestyle. Sam felt hollow since Ruby left. He distracted himself with football and girls and had earned himself quite a reputation. Ruby and Cassy became best friends while their mothers dated. They both embraced the New York party lifestyle. Ruby changed from a sweet, quiet girl to a bit of a wild child but kept her heart of gold. That is, until Ruby and Cassy have to move back to Rose Hills with their mothers. Wolf and Sam are shocked to see Ruby again. One of them view her as a challenge, the other as prey. Ruby has other ideas though. She's not the same girl that left and she's not about to let anyone hurt her again.
YA/TEEN
103.8K viewsCompleted
Read
Add to library
REMARRIED EX-HUSBAND

REMARRIED EX-HUSBAND

Di_evil
"Mommy dan Daddy mau ke mana?" "Daddy dan Mommy akan bicara soal adik bayi dulu, Nak. BJ tunggu di sini. Oke?" "Oke, Daddyyy!" Xevia kian menarik cepat tangan Argon. "Apa maksudnya soal Jevon ingin punya adik? Kau tidak memengaruhi anak kita bukan?" Xevia langsung saja mencerca dengan pertanyaan, ketika mereka baru tiba di dalam kamar. "Tidak mungkin Jevon bisa punya ide un--" Xevia tak bisa melanjutkan ucapan karena Argon mendorongnya ke dinding. Lalu, mantan suaminya itu mengungkung dengan tubuh kokoh nan atletis. Xevia tidak bisa leluasa bergerak. "Aku sudah cukup bersabar selama ini, Xe. Aku tidak bisa menolerir lagi ketidakadilan yang aku terima." "Ketidakadilan apa yang kau maksud?” tanya Xevia kesal. "Ketidakadilan soal anak." Argon tetap mempertahankan seringai di wajah. "Setelah kita bercerai, kau bisa setiap hari dengan Jevon. Sedangkan aku? Hanya sendiri tanpa anak yang hidup bersamaku." "Aku ingin kau memberikanku seorang bayi lagi, Xe. Aku kira kita akan impas." Xevia membeliakkan mata lebar-lebar. "Apa yang kau mau? Bayi? Dariku? Bagaimana bisa?" "Kenapa tidak? Kau pernah mengandung anakku bukan? Tidak mustahil memberikanku satu bayi lagi." "Aku cuma ingin punya anak darimu, Xe. Aku tidak mau wanita lain. Apa kau bersedia satu kali lagi memberikanku seorang bayi?" imbuh Argon mantap. …………………… Walau sudah bercerai dengan Argon Davis, nyatanya perasaan Xevia untuk sang mantan suami masih ada. Begitu juga Argon yang hanya ingin mencintai Xevia sepanjang hidupnya. Perpisahan mereka bukan akhir bagi Argon, sebab sekembalinya Xevia ke California dengan anak mereka. Maka, kesempatan untuk bisa bersama Xevia terbuka lebar. Argon sudah menyiapkan beberapa trik kotor agar sang mantan istri mau menikah lagi dengannya. Argon yakin Xevia masih menyukainya. Sebab, wanita itu tak pernah menolak sentuhannya. Dan, ternyata mereka tetap cocok menjadi partner di ranjang. Setiap sentuhan terasa membakar untuk satu sama lain. Tak hanya kepuasaan tercipta, melainkan juga misi untuk menghasilkan seorang bayi. …………..
Romansa
106.1K viewsOngoing
Read
Add to library
PREV
1
...
131415161718
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status