Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lemari Mencari Tumbal

Lemari Mencari Tumbal

A_W
Pada saat malam jum’at kliwon, Aulia berjalan mendekati Lemari yang berada di sebuah kamar kosong di lantai 2. Umurnya masih sekitar 9 tahun. Dengan rasa penasaran yang menggebu-gebu, akhirnya dia berniat untuk membuka lemari itu. Tiba-tiba, “Jangan! Jangan di buka lemari itu Non Aulia!” “Loh, memang nya kenapa bu Sari?” “Pokoknya jangan non! Tolong jangan! Dan cepat anda kemari sebelum semuanya terlambat non! Cepat!!!” Seorang pembantu yang bekerja dirumah nenek Aulia mencoba menahan Aulia untuk tidak membuka lemari itu. Tapi, “Brakkk!!!” Pintu lemari itu terbuka dengan sendirinya tanpa disentuh sedikitpun. Suasana menjadi mencekam. Angin malam tiba-tiba berhembus kencang, padahal kamar itu sama sekali tidak memiliki jendela. Lalu, sepasang tangan yang penuh darah menarik Aulia masuk kedalam lemari, “Non Aulia!!!” “Brakkk!!!” Aulia masuk kedalam lemari itu dan pintu dari lemari itu tertutup dengan sendirinya. Angin malam yang tadi berhembus, sekarang menghilang. Seketika, lemari itu menjadi lemari biasa. Aulia yang tadinya masuk kedalam lemari, sekarang menghilang tanpa jejak sedikitpun. Lemari itu kembali menjadi lemari yang dipenuhi dengan baju-baju yang dimiliki oleh neneknya Aulia.
1010.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 349 kali sebagai lirik jangan pergi killing me inside
Baca
+Pustaka
 KARMA DOSA TERINDAH MASA LALU

KARMA DOSA TERINDAH MASA LALU

Isabella Arie
Berkali-kali gagal menjalani hukuman, membuat Sà shuāng putus asa untuk kembali ke Istana Langit. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk tetap menjadi manusia bersama kembarannya yang terlahir dari jiwanya yang terpecah, dan berusaha mengumpulkan pecahan-pecahan teka-teki kehidupan yang dijalaninya selama 2555 hari yang menjadi sebuah karma kehidupan sebelumnya. "A Wei, kau jangan ikuti aku! Takdir kita berbeda!" ucap Sà shuāng yang mengusir A Wei. "Tidak! Aku akan tetap ikuti dirimu, Sà shuāng, kemanapun kau pergi!" tegas A Wei. Saat itu A Wei pun memutuskan untuk menyusul Sà shuāng ke bumi, bukannya bereinkarnasi menjadi manusia, A Wei bereinkarnasi menjadi seekor anjing golden retriever. Hanya Sà shuāng yang mengerti bahasa A Wei. A Wei yang putus asa, hanya bisa kembali menjadi manusia di pukul dua belas malam sampai pukul lima pagi, dan setelah itu dia akan kembali menjadi seekor anjing. Bahkan saat Sà shuāng dicintai oleh seorang manusia, A Wei tak bisa berbuat banyak, karena dia hanya seekor anjing. Apakah A Wei dan Sà shuāng bisa kembali bersama ke dunia sebelumnya, atau menjalani takdir mereka yang baru?
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai lirik jangan pergi killing me inside
Baca
+Pustaka
Pintu Tertutup, Begitu Juga Hatiku

Pintu Tertutup, Begitu Juga Hatiku

Hanya karena aku membuka jendela untuk mengangin-anginkan ruangan, sahabat masa kecil suamiku terserang flu. Dalam murka yang memuncak, suamiku langsung memerintahkan orang-orangnya untuk mengikat dan membawaku yang sedang hamil ke dalam gudang es. "Jangan pikir kamu bisa seenaknya membuli Aruni hanya karena kamu mengandung anakku." "Kalau satu helai rambutnya pun terluka, aku akan membalasnya seratus kali lipat padamu!" Tubuhku menggigil hebat. Sambil menangis, aku berlutut di hadapannya, memohon maaf, dan berjanji akan setia melayani sahabat masa kecilnya itu sebagai tebusan, tidak akan membiarkan wanita itu terluka sedikit pun. Namun dengan dingin, ia memerintahkan pintu gudang es itu ditutup, berkata bahwa ia ingin memberiku pelajaran yang akan terukir seumur hidup. Seminggu berlalu. Flu kekasih masa kecilnya sudah sembuh. Barulah ia teringat padaku yang masih terkurung di dalam gudang es. "Reni, apa kamu sudah benar-benar menyesal? Asalkan kamu berjanji akan langsung pergi berlutut meminta maaf pada Aruni, aku akan memaafkanmu." Namun ia tidak tahu ... di dalam gudang es itu, tubuhku sudah lama membeku. Begitu pula anak yang ia anggap harta paling berharga. Sudah lama tak ada tanda-tanda kehidupan ....
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai lirik jangan pergi killing me inside
Baca
+Pustaka
Mbak, I Love You

Mbak, I Love You

“Aku suka sama Mbak.” Ucap Halil dengan senyum lebarnya. Innara mengerutkan dahi dan memandang pria yang usianya dua tahun lebih muda sekaligus bawahannya itu dengan tatapan tajam dan dingin. “Jangan suka sama saya. Saya ini lebih cocok jadi kakak kamu daripada jadi pacar kamu.” Jawab Innara dengan ketus seraya berbalik pergi. “Siapa juga yang mau jadi pacar Mbak.” Ucap Halil ketus yang membuat Innara kembali berbalik memandangnya dengan bingung. “Aku maunya Mba jadi istri aku aja.” Lanjutnya kembali dengan senyum lebar yang membuat Innara kesal. “Lagipula Mbak jangan khawatir, postur tubuh aku bisa nyembunyiin usia Mbak yang lebih tua.” Jawabnya yang membuat Innara merasa ditampar kenyataan. Jangan lupa untuk tap Love dan komen yang positif ya.
1018.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 375 kali sebagai lirik jangan pergi killing me inside
Baca
+Pustaka
Terjebak Hasrat Bos Mafia

Terjebak Hasrat Bos Mafia

"Uhh ... Pak Teo, jangan!" Viana merintih. Suaranya serak. Namun bagi Teofilano tetap terdengar seksi. "Cih! Mulut kamu berkata, jangan! Tapi, tubuh kamu merespon," bisik Teofilano. Viana sudah menikah, tapi dia menjadi pelampiasan hasrat CEO di kantornya. Semua ini berawal dari terbongkarnya pernikahan kedua Teofilano dengan Cintya. Istri pertamanya marah, lalu mengusirnya. Tidak disangka, Viana terjebak hasrat Teofilano yang merupakan CEO sekaligus Bos mafia paling berkuasa. IG :capucinno_milk
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai lirik jangan pergi killing me inside
Baca
+Pustaka
Di Antara Pacarku dan Janda

Di Antara Pacarku dan Janda

Setelah kembali bersama dengan Rolex, aku tidak lagi peduli ke mana dia pergi, bahkan membiarkannya memberikan seluruh tabungan kami kepada Chellyn. Sepertinya dia menyadari sesuatu. Sebelum sekali lagi meninggalkanku untuk menemani Chellyn, dia berkata, "Chellyn besok akan pergi ke luar negeri. Setelah itu, dia nggak akan kembali lagi. Setelah dia pergi, kita akan nikah." Aku menanggapi dengan asal. Bagaimanapun juga, aku pun akan pergi.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai lirik jangan pergi killing me inside
Baca
+Pustaka
Misteri Rumah Nomor 13

Misteri Rumah Nomor 13

Maylafaisha
"Dasar wanita jalang! Kamu tidak pantas untuk hidup, kamu harus mati! Mati! Mati!" Terdengar sumpah serapah dari dalam sebuah rumah mewah yang berada di dekat sebuah perkebunan karet. "Tidak! Tidak! Jangan, saya tidak bersalah. Jangan bunuh saya, tolong jangan bunuh saya," pinta seorang wanita muda sambil mengesot menjauh. "Jangan lari kau, Jalang! Perempuan sundal sepertimu itu lebih baik menjadi penghuni neraka," caci seorang lelaki pada seseorang. Sebastiaan menatap puas tembok di depannya yang kini sudah berubah warna dengan semburat warna merah. Lelaki itu tertawa sambil memiringkan bibirnya seraya bergumam sendiri. "Sudah kubilang, jangan pernah berani bermain api denganku jika kau ingin selamat. Tapi, sayangnya kau tak percaya dengan semua ucapanku. Kau sudah kubereskan, tinggal laki-laki yang sudah berani menyentuhmu itu saja lagi yang harus kuselesaikan." Semenjak kejadian itu, suasana perkebunan itu menjadi suram dan mencekam, terlebih ketika rumah itu dijadikan tempat tinggal seorang resesi Perang Dunia II beserta istrinya dan pada akhirnya ditemukan sudah membusuk di dalam rumah itu, tidak ada satupun yang berani berbuat macam-macam meskipun hanya sekedar bercanda. Hingga berpuluh tahun kemudian, ketika ada serombongan kecil mahasiswa yang datang karena ingin mendaki gunung dan malah tersesat di rumah milik Sebastiaan Van de Kroft tersebut dan tidak bisa keluar lagi Suasana mencekam begitu terasa di rumah itu, terlebih saat satu per satu dari mereka harus menerima berbagai teror yang membahayakan nyawa.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai lirik jangan pergi killing me inside
Baca
+Pustaka
Kenal Singkat, Nikah Kilat, Penuh Keributan

Kenal Singkat, Nikah Kilat, Penuh Keributan

Annisarz
Baru selesai akad, ia malah pergi ke acara pencarian jodoh—Take Me Out, Sir!! Dua kali bertemu, dan mereka memutuskan menikah pada pertemuan ketiga. Malam sebelum pernikahan ia tampak sangat bersemangat untuk pernikahannya. Tetapi beberapa saat setelah akad, dia malah meninggalkan acara resepsi untuk mengikuti ajang pencarian jodoh dengan gaun dan mahkota pernikahannya. Pernikahan kami begitu cepat, pertikaian setiap saat, hingga kami mulai ragu, apakah ini termasuk pernikahan dini? Atau ajang pencarian jodoh cepat?
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai lirik jangan pergi killing me inside
Baca
+Pustaka
PENDEKAR MACAN TUTUL

PENDEKAR MACAN TUTUL

“Sekarang, kautelah menjadi seorang pendekar sejati. Karena itu kausudah berhak menyandang gelar Pendekar Macan Tutul. Tapi ingatlah selalu, jangan pernah berbuat mungkar dan berlaku sombong, karena di atas langit masih ada langit. Hindari sifat pamer, sifat adigang, adigung, dan adiguna. Tak ada manfaatnya kamu menampakkan diri bahwa kamu seorang pendekar sakti. Utamakan sifat bersabar. Karena dengan sikap bersabar seseorang akan sangat mudah untuk berpikiran adil dan bijak. Jangan berlebihan dan berbuat dan bertutur.”
8.96.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai lirik jangan pergi killing me inside
Baca
+Pustaka
Anak Kembar yang Kau Tinggalkan

Anak Kembar yang Kau Tinggalkan

"Anak saya baru berusia enam belas tahun, dan dia hamil! Saya minta pertanggungjawaban nak Diaz!"  Seorang lelaki berumur kisaran empat puluh tahun terduduk dengan wajah kusut dan tatapan penuh luka juga kecewa. Karena anak gadisnya yang selama ini dia jaga telah terenggut kesuciannya oleh kakak kelas di sekolahnya. "Anak saya menghamili putri, Anda?" Ibu dari Diaz tersenyum smrik dengan tatapan meremehkan. Dia tidak akan menyangkal, sebelumnya Diaz memang sudah mengakui kesalahannya yang menodai seorang gadis demi taruhan bersama teman-temannya. Ibu Diaz menatap gadis muda yang terduduk dengan kedua tangan gemetar, saling mengait dan bertumpu di paha. wajahnya kusut dengan mata sembab. Penampilannya begitu sederhana, memakai kaus pendek dengan bawahan rok selutut. Rambutnya sebahu yang tergerai semrawut, namun tidak mengurangi aura cantik dan manisnya.  "Baik, kami akan bertanggung jawab!" Ibu Diaz mengambil sebuah amplop dari dalam tas yang sudah dia siapkan.  "Amplop ini berisi uang dengan jumlah yang tidak sedikit. Saya memberikannya secara cuma-cuma, terserah kalian akan gunakan untuk biaya menggugurkan kandungan atau untuk melahirkan anak itu! Yang jelas, Diaz tidak akan menikahi anak Anda!" tegas Ibu Diaz. "A--apa?  Bagaimana mungkin Anda tega melakukan ini? Bagaimana pun benih yang anak saya kandung adalah cucu, Anda!"  "Hey, Orang Miskin! Kamu pikir saya tidak tahu? Kalian menuntut tanggung jawab agar anak saya menikahi dia demi keuntungan kan? Jangan mimpi bisa hidup enak karena menjebak orang kaya untuk menikahi anakmu! Sekarang pergi!" usir wanita itu dengan wajah garang dia bahkan menyuruh seorang satpam untuk menyeret si gadis dan bapaknya keluar rumah.  "Pergi!" titah satpam dengan mendorong mereka sampai terjatuh di pelataran rumah.  "Bapak? Ba--pak, kenapa, Pak?" Gadis itu menangis histeris ketika melihat bapaknya tiba-tiba sesak napas lalu tak sadarkan diri.  "Bapaaak!" 
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai lirik jangan pergi killing me inside
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
454647484950
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status