Short
Pintu Tertutup, Begitu Juga Hatiku

Pintu Tertutup, Begitu Juga Hatiku

Par:  Ikan GabusComplété
Langue: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
10Chapitres
1.7KVues
Lire
Ajouter dans ma bibliothèque

Share:  

Report
Overview
Catalog
Scanner le code pour lire sur l'application

Hanya karena aku membuka jendela untuk mengangin-anginkan ruangan, sahabat masa kecil suamiku terserang flu. Dalam murka yang memuncak, suamiku langsung memerintahkan orang-orangnya untuk mengikat dan membawaku yang sedang hamil ke dalam gudang es. "Jangan pikir kamu bisa seenaknya membuli Aruni hanya karena kamu mengandung anakku." "Kalau satu helai rambutnya pun terluka, aku akan membalasnya seratus kali lipat padamu!" Tubuhku menggigil hebat. Sambil menangis, aku berlutut di hadapannya, memohon maaf, dan berjanji akan setia melayani sahabat masa kecilnya itu sebagai tebusan, tidak akan membiarkan wanita itu terluka sedikit pun. Namun dengan dingin, ia memerintahkan pintu gudang es itu ditutup, berkata bahwa ia ingin memberiku pelajaran yang akan terukir seumur hidup. Seminggu berlalu. Flu kekasih masa kecilnya sudah sembuh. Barulah ia teringat padaku yang masih terkurung di dalam gudang es. "Reni, apa kamu sudah benar-benar menyesal? Asalkan kamu berjanji akan langsung pergi berlutut meminta maaf pada Aruni, aku akan memaafkanmu." Namun ia tidak tahu ... di dalam gudang es itu, tubuhku sudah lama membeku. Begitu pula anak yang ia anggap harta paling berharga. Sudah lama tak ada tanda-tanda kehidupan ....

Voir plus

Chapitre 1

Bab 1

"Apa sebenarnya yang Reni mau? Sudah jelas-jelas Aruni tubuhnya lemah, dia malah buka jendela sampai Aruni flu parah begini. Pasti dia sengaja mau mencelakai Aruni!"

Dharma Pratama membanting termometer dengan keras ke karpet yang mahal. Suara pecahnya tabung air berpadu dengan tatapan garang di sudut matanya, membuat seluruh ruang tamu diselimuti tekanan yang mencekam.

Para pembantu di sekitarnya menahan napas, menyusut ketakutan di sudut dinding. Pak Harto, kepala pelayan yang sudah setia bertahun-tahun, memberanikan diri maju selangkah, suaranya bergetar pelan. "Tuan, Nyonya hanya merasa ruangan terlalu pengap, jadi membuka jendela sebentar. Lagipula anginnya tidak kencang hari itu. Mungkin Nona Aruni lupa menutup selimut waktu tidur ...."

"Diam!" Dharma menghentikan omongan Pak Harto, Tatapan matanya sangat dingin. "Kamu juga berani membela dia? Aruni dari kecil tubuhnya lemah, tidak tahan sedikit pun kena angin. Reni sudah bertahun-tahun tinggal di rumah ini, masa tidak tahu? Dia itu iri melihat Aruni di hatiku, sengaja mencari kesempatan untuk balas dendam!"

Aruni yang ia maksud adalah Aruni Siti, sahabat masa kecilnya yang tumbuh bersama.

Di mata Dharma, Aruni adalah sosok lemah lembut, rapuh, dan butuh perlindungan seumur hidup sebuah permata yang harus ia jaga. Sedangkan aku, Reni Maharani, tidak lebih dari istri hasil perjodohan keluarga. Perempuan yang hanya mengantongi gelar Nyonya Pratama.

"Bawa dia ke sini!" perintah Dharma, suaranya tak terlihat sedikitpun kehangatan.

Tak lama, aku digiring masuk ke ruang tamu oleh dua orang pengawal. Kandunganku yang sudah memasuki usia lima bulan agak terlihat dari balik daster hamil yang kukenakan. Mendengar kata-kata Dharma, wajahku seketika pucat pasi. Aku meronta, berusaha menjelaskan, "Mas Dharma, aku tidak sengaja. Aku hanya ingin membuka jendela sebentar, aku benar-benar tidak tahu Aruni akan flu ...."

"Tidak tahu?" Dharma tertawa sinis, melangkah mendekati aku, menatapku dari atas dengan penuh jijik yang tidak ia sembunyikan sama sekali. "Reni, jangan pikir kamu bisa seenaknya hanya karena mengandung anakku. Di mataku, kamu bahkan tidak sebanding dengan sehelai rambut Aruni. Dia sekarang berbaring kesakitan di kasur, jadi kamu harus menanggung akibatnya!"

Tubuhku gemetar ketakutan, refleks melindungi perutku, air mata tak terbendung. "Mas Dharma, aku tahu salah, aku tidak akan buka jendela lagi, aku akan merawat Aruni dengan baik. Tolong, demi anak kita, maafkan aku sekali ini."

"Maafkan kamu?" Dharma seolah mendengar lelucon terbesar hidupnya. "Penderitaan Aruni harus kamu tanggung seratus kali lipat. Bawa dia ke gudang es di belakang gunung. Tunggu sampai Aruni sembuh, baru boleh dilepas!"

"Jangan!" Aku menjerit ketakutan. Gudang es itu suhunya bisa minus belasan derajat sepanjang tahun. Aku sedang hamil bagaimana mungkin aku bisa bertahan? "Mas Dharma, di sana terlalu dingin. Aku bisa mati membeku, anak kita pun tidak akan selamat! Tolong hukum aku dengan cara lain, apa pun aku terima!"

Namun Dharma sama sekali tidak peduli dengan tangisanku. Ia berbalik dan memerintahkan pengawalnya, "Jalankan perintah! Siapa yang berani membela dia, ikut dihukum!"

Para pengawal pun menyeret tubuhku yang meronta-ronta menuju gudang es di belakang gunung. Aku menatap punggung Dharma yang berbalik pergi tanpa satu pun rasa bersalah, hatiku sangat sakit. Setahun sudah aku jadi istrinya. Setahun aku yakinkan diri sendiri bahwa cinta yang tulus pasti bisa melunakkan hati sebeku apa pun. Tapi ternyata aku salah. Di matanya, aku dan bayi ini tidak ada artinya. Jangankan dibandingkan dengan Aruni secara keseluruhan. Bahkan satu helai rambutnya pun, aku tidak ada apa-apanya.
Déplier
Chapitre suivant
Télécharger

Latest chapter

Plus de chapitres

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Pas de commentaire
10
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status