TERGODA AYAH SAHABATKU
Sayangnya semua itu hampa tanpa kehadiran Sam.
Saat hendak kembali ke kamar, mataku tertarik pada sebuah ruangan yang tadi terlihat jelas dari taman. Rasa ingin tahu mengalahkan kehati-hatian. Aku masuk perlahan.
Ruangan itu bukan ruang kerja biasa. Lebih mirip studio gambar. Cahaya alami masuk dari jendela besar, menyinari meja kayu panjang yang dipenuhi sketsa, pensil, dan gulungan kertas. Di dinding, tergantung berbagai karya lama. Lukisan, rancangan bangunan, potongan ide yang pastinya milik Sam.
Bab Populer