Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjerat Aturan!

Terjerat Aturan!

Rainy
Di meja pengadilan, Maharani dan Adam Kanzani bertemu. Membulatkan tekad, mereka berada disana untuk bercerai! Sayangnya, ada peraturan baru di pengadilan itu. Hakim mediator memaksa mereka untuk mengikuti program mediasi selama 3 bulan. Apakah hubungan mereka bisa diselamatkan ataukah akan berakhir seperti rencana?
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai meja gantung
Baca
+Pustaka
Hasrat Terpendam Majikanku

Hasrat Terpendam Majikanku

"Lepaskan pakaianmu sekarang!" "Mo-mohon maaf, Tuan. Saya cuma jual jasa, bukannya jual diri. Kalau Tuan emang kurang jatah bisa minta baek-baek sama Nyonya Intan, jangan cari pelarian ...." "Apa maksudmu, Intan?" Apa dia bilang? Intan? Ya Tuhan. Jangan bilang .... "Intan kamu dengar saya, ka--" Sebelum sempat dia melanjutkan kalimat, aku sudah lebih dulu loncat dari ranjang, dan berlari menghampiri cermin. Kutatap pantulan diri di dalam sana tak kutemukan sosok gadis berkulit sawo matang dengan rambut ikal gantung dan wajah bulat. Yang terlihat justru manusia setengah bidadari yang tak lain tubuh sang majikan Ibu Peri! "Huaaa ... apa ini? *** Karena sebuah kecelakaan, aku tiba-tiba terbangun di tubuh majikan!
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai meja gantung
Baca
+Pustaka
Salju Turun, Kita Tak Menua

Salju Turun, Kita Tak Menua

Di hari ulang tahun pernikahan kami, pada saat ledakan terjadi di aula, Kenan malah menyelamatkan cinta lamanya yang datang untuk menantangnya. Sedangkan aku tidak di sana karena sedang melakukan operasi darurat. Saat aku kembali bertemu Kenan, ia sudah menjadi sosok yang berlumuran darah dan tak sadarkan diri di atas meja operasi. Setelah kejadian itu, ada yang bertanya mengapa ia rela mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan orang yang tak ada hubungannya dengannya. “Karena istriku adalah malaikat berbaju putih yang menyelamatkan nyawa. Dia pasti tidak akan menyukai pria pengecut.” Orang-orang pun terharu mendengarnya. Namun di saat ia paling mencintaiku, aku memilih mundur dalam diam, pergi tanpa suara. Sebulan kemudian, di upacara pelepasan tim medis internasional, seorang wartawan mewawancaraiku. “Dokter Jennie, apa hal yang paling tidak sesali dalam perjalanan karier Anda?” Aku menatap kamera dan menjawab dengan tenang, “Meski tahu suamiku menahan gelombang ledakan demi cinta lamanya, aku tetap berdiri di meja operasi dan menyambung kembali tulang-tulangnya yang patah dengan tanganku sendiri.”
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai meja gantung
Baca
+Pustaka
Perpisahan di Malam Salju

Perpisahan di Malam Salju

Pada hari jadi pernikahanku yang ketujuh dengan Ivan, aku menunggu di depan satu meja penuh makanan yang sudah dingin hingga fajar. Keesokan harinya, justru kulihat dia yang seharusnya sedang menghadiri jamuan, muncul di berita utama sambil menggandeng cinta lamanya, Isabella. Aku pun membalik meja, membakar ruang kerjanya, dan dengan mata memerah menghancurkan pesta penyambutan Isabella. "Kembali. Jangan temui dia." "Kalau nggak, kita cerai." Namun dia bahkan tidak bereaksi sedikit pun. Sampai Isabella begitu ketakutan sehingga pergelangan kakinya terkilir. Untuk pertama kalinya, kekhawatiran muncul di mata Ivan, dan dia memarahiku, "Sudah cukup belum kamu membuat keributan?" Aku tertegun lama, lalu akhirnya melemparkan selembar perjanjian cerai ke wajahnya. "Kita cerai." Ivan menandatangani dengan asal-asalan, lalu membungkuk memijat pergelangan kaki Isabella. Aku berbalik dan pergi. Ada yang menebak, apakah kali ini aku benar-benar serius. Ivan mencibir dingin. "Bagus kalau benar pergi. Tujuh tahun pakai cara yang sama, dia nggak bosan, aku pun sudah muak." Angin dingin menerpa dada, aku menggenggam erat tiket pesawat. Sesuai keinginannya ... kali ini aku benar-benar melepaskannya.
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai meja gantung
Baca
+Pustaka
Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Aku terpaksa menikah diam-diam dengan dosen killer yang juga pembimbing skripsiku—di kampus dia menguliti setiap kesalahanku dengan tatapan tajam, tapi suatu malam di rumah dia menahanku di meja belajar sambil berbisik rendah, “Di kelas kamu mahasiswaku… tapi di rumah, Jingga, jangan pura-pura polos kalau kamu sendiri yang membuatku kehilangan kendali.”
1021.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 695 kali sebagai meja gantung
Baca
+Pustaka
Pengantin ke tujuh Presdir

Pengantin ke tujuh Presdir

Princess kenyan
Dikatakan.... Istri pertamanya meninggal karena sakit sebelum pertunangan, Istri keduanya meninggal dalam kecelakaan mobil keesokan harinya saat akan diadakan pernikahan. Istri ketiganya tenggelam saat mandi. Istri keempatnya terjatuh dari balkon dan tewas di tempat, Istri kelima tewas gantung diri, sedangkan istri keenam dicekik sendiri. Dan saat ini aku istri ketujuhnya. Sebagai anak haram, ayah ku mengorbankan ku untuk menikah dengan pria terkaya guna menyelesaikan masalah keuangannya.Namun, pria ini bercerai enam kali, dan pernikahan terlamanya hanya bertahan dua bulan. Saat malam kencan buta, banyak gadis yang ketakutan. tapi yang mengejutkan, aku menarik perhatiannya “Mengapa kamu memilih aku sebagai istri ketujuh mu?" Dia tidak menjawab, tapi tiba-tiba aku melihat senyum jahat muncul di wajahnya.
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai meja gantung
Baca
+Pustaka
Dibimbing Jadi Istri Dosen Pembimbing

Dibimbing Jadi Istri Dosen Pembimbing

Kekecewaaan Dinda karena tak kunjung lulus dari sidang skripsi, membuatnya bersumpah akan menerima pinangan pria yang mengajaknya menikah dalam waktu dekat. Tanpa diduga, petir menggelegar seakan mengamini sumpah Dinda. Akankah Dinda dapat melewati sidang skripsi untuk yang ketiga kali dengan hasil yang memuaskan? Atau perjuangannya berakhir di meja KUA? Simak perjalanan skripsi dan cinta Dinda berikut ini.
1033.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 668 kali sebagai meja gantung
Baca
+Pustaka
Ayah Si Preman Sekolah

Ayah Si Preman Sekolah

Aku didudukkan di atas meja oleh ayahnya si preman sekolah. Pria itu menggigit rokok di sudut bibirnya, wajahnya tampak seperti orang berpendidikan, tetapi kelihatan jelas aura brengseknya. "Buka kakinya sedikit ... " Tiba-tiba, preman sekolah masuk ke ruangan. Ayahnya langsung menekan kepalaku dan menyembunyikanku di bawah meja. Detik berikutnya, dia langsung membuka ikat pinggangnya ...
6.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai meja gantung
Baca
+Pustaka
ANUBIS

ANUBIS

ABANDONEDSOUL
"Sayang sekali jika buku ini tidak dibaca, Fen!" Celoteh Huja sembari meletakkan buku sejarah sihir Mesir. "Hmm, Mungkin akan kubaca nanti," Fenhrir masih sibuk dengan roti basah yang terhidang. "Baiklah, simpan buku ini Fen! kau pasti membutuhkannya saat melawan penyihir diluar sana." Huja ikut menikmati roti basah yang terhidang di meja makan.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai meja gantung
Baca
+Pustaka
Saksi Gairah, Bukti Pengkhianatan

Saksi Gairah, Bukti Pengkhianatan

Di bawah meja pengacara yang sedang menyusun surat cerai, jariku yang lembut meraba jauh ke dalam relung jiwaku. Aku memejamkan mata, seolah bunga yang lama kekeringan kini disirami embun manis, terbang melayang dalam nikmat yang memabukkan. Tiba-tiba, kursi empuk di bawah pinggulku berubah menjadi tubuh pria yang tegas dan kuat. Tangan pria itu mulai menyentuh kulit putihku dengan penuh kelembutan...
14.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 529 kali sebagai meja gantung
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
16
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status