Kebayakan orang mungkin langsung menjawab 'Sekolah Kartini' ketika ditanya tentang institusi pendidikan yang didirikan R.A. Kartini, tapi sebenarnya lebih kompleks dari itu. Beliau mendirikan sekolah untuk perempuan pribumi di Jepara dan Rembang pada awal abad ke-20, dengan fokus pada pendidikan keterampilan praktis dan pemikiran modern. Yang menarik, sekolah ini tidak memiliki nama resmi seperti sekolah modern sekarang, melainkan lebih dikenal sebagai 'Sekolah Gadis' atau 'Sekolah Perempuan' di masyarakat setempat.
Pendekatan Kartini dalam pendidikan sangat revolusioner untuk masanya. Daripada sekadar mengajarkan baca-tulis, beliau memasukkan pelajaran seperti menjahit, memasak, dan pengetahuan rumah tangga modern yang dianggap bisa memberdayakan perempuan. Gurunya sering adalah wanita Belanda atau lulusan Europeesche Lagere School, menunjukkan bagaimana Kartini ingin memadukan nilai lokal dengan wawasan global.