Transaksi Manis dengan Dokter Dingin
"Ini … apa bisa robek?" tanya Amara Atmaja dengan hati-hati.
Tak disangka, dokter itu malah berkata, "Kalau kamu memang sangat ingin menjual diri, kamu bisa menyerahkan dirimu kepadaku."
Tubuh Amara langsung menjadi kaku, dia lalu melarikan diri.
Tak disangka, malam itu Amara langsung menelepon.
Terdengar suara isak tangis di ujung telepon, "Dokter Aryan, apa kata-kata Anda tadi masih berlaku?"
Awalnya, semua ini hanya dikira sekadar transaksi belaka.
Namun, Dokter Aryan, kenapa kamu malah terus menggangguku?