Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Berondong Posesifku

Berondong Posesifku

youandwords
"Are you happy?" Tes.... Air mata Arma seketika turun. Dia mendongak, berusaha menghalau air mata itu. Tetapi, cairan bening itu tetap berdesakan keluar. Vezy refleks menangkup pipi Arma dan menghapus air mata yang membasahi pipi. "Gue tahu lo sebenernya inget jelas gue siapa." "Enggak." "Lo nggak bisa bohong, Sayang."
1.6K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as mendongak
Read
+Library
Nelangsanya Jadi Istrimu, Mas!

Nelangsanya Jadi Istrimu, Mas!

JANGAN BACA KALAU GAK MAU PENASARAN! _____________________ “Istri kurang ajar!” Bimo menjambak Laila hingga kepalanya mendongak, “aku ini mencari uang di luar sana!” “Dengan cara berjudi?!” bentak Laila. “Aku tidak sudi makan dari hasil uang harammu!” Bimo yang dipengaruhi oleh minuman keras itu langsung kalap mendengar ucapan Laila. Ia menendang dan menampar istrinya. _____________________ Bimo salah, Laila bukan perempuan lemah. Tunggu tanggal mainnya!
103.4K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as mendongak
Read
+Library
Kehangatan Di Atas Ranjang Tanpa Cinta

Kehangatan Di Atas Ranjang Tanpa Cinta

Saat ke-999 kalinya aku check-in hotel dengan teman masa kecilku, tingkahnya masih saja sangat liar. Keesokan paginya, tubuh Clark penuh bekas cupang. Hanya bergerak sedikit saja sudah terasa pegal di bagian pinggang dan punggungnya. Nuansa intim di kamar masih sangat terasa. Tangan Fernando merangkul tubuhnya yang lembut, lalu berkata dengan santai, "Besok pakai yang lebih formal, ikut aku pulang." Mendengar ucapan Fernando, Clark mendongak dengan kaget dan nada bicaranya terdengar penuh harapan.
3.2K viewsCompletedAdded to Library 96 Times as mendongak
Read
+Library
Hubungan yang Tidak Jelas

Hubungan yang Tidak Jelas

“Kamu cepat ya, aku tidur dengan ibu angkatmu, tadi beralasan ke kamar mandi untuk datang ke sini.” Sahabat ibu angkatku pernah melihat kekuatanku, malam hari dia diam-diam masuk ke kamarku. Wajah cantiknya memerah karena malu dan berseri-seri, tatapan matanya memikat hingga bisa meneteskan air. “Bibi Nia, kamu .…” Tubuhku kaku dan sedikit bingung, Bibi Nia sudah berlutut menelusuri kasur, membuka mulutnya dan mendekat ke sana.… Sedangkan ketika aku mendongak, melalui celah pintu tepat terlihat mata ibu angkatku yang terbelalak.
2.3K viewsCompletedAdded to Library 69 Times as mendongak
Read
+Library
Hati Suamiku, Milik Pujaan Hatinya

Hati Suamiku, Milik Pujaan Hatinya

"Ada ... ada satu yang ingin kutanyakan sebelumnya," ucapku. Aku berpura-pura tidak melihat tatapan menyakitkannya dan memfokuskan pandangan ke dadanya. "Kumohon ...." Apakah akan membuat perbedaan jika aku hamil? Aku ingin menanyakan hal itu, tetapi aku tidak tahu caranya. Aku menarik napas dalam-dalam. Begitu mendongak, aku melihatnya memutar bola mata sambil menghela napas dan berkata, "Aku nggak punya waktu untuk permainanmu, Val." Rumah? Aku tertawa pahit. Kita sudah tidak punya rumah, Marcel. Aku membangunnya untuk kita, lalu kamu menghancurkannya.
8.1125.5K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as mendongak
Read
+Library
Kenikmatan Bertiga

Kenikmatan Bertiga

“Mmm ... selagi Kakak nggak ada, aku yang main dengan Kak Evelin ... kalian benar-benar, ah!” Setelah urusan Kakak selesai dan dia pergi, yang tersisa hanya Kakak iparku yang terkapar tidur di ranjang tanpa pertahanan sedikit pun. Aku tak kuasa menahan diri dan menyentuhnya. Tak kusangka, Kak Evelin terbangun karena belaianku. Alih-alih marah, dia justru mendekapku dalam pelukannya, membiarkanku meninggalkan jejak-jejak merah di sekujur tubuhnya. Namun, di tengah gelora gairah yang memuncak, aku mendongak dan melihat bayangan Kakak berdiri di sana.
6.8K viewsCompletedAdded to Library 218 Times as mendongak
Read
+Library
Kenyataan Tak Seindah Bayangan

Kenyataan Tak Seindah Bayangan

"Bu Yvonne, ini adalah layanan kematian palsu yang Anda pesan di tempat kami. Waktu kematian yang dijadwalkan adalah pada hari pernikahan, setengah bulan dari sekarang. Metode kematian adalah bunuh diri dengan melompat ke laut. Orang yang akan melakukan kematian palsu adalah Anda sendiri. Silakan konfirmasi dan tanda tangan di sini." Yvonne mengangguk dan langsung menandatangani di bagian akhir dokumen tersebut. Di jalanan yang ramai, Yvonne berjalan sendirian menuju rumah. Ketika mendongak, dia melihat layar iklan di gedung yang berada tidak jauh dari sana sedang memutar ulang video lamaran Cedric kepadanya.
6.4K viewsCompletedAdded to Library 247 Times as mendongak
Read
+Library
Ketika Cinta Dianggap Kebiasaan, Aku Memilih Melepaskan

Ketika Cinta Dianggap Kebiasaan, Aku Memilih Melepaskan

Clara menghabiskan sepuluh tahun penuh, selangkah demi selangkah berjalan hingga bisa berada di sisi Chandra. Dari seorang yang diam-diam mencintai tanpa dikenal siapa pun, hingga menjadi tunangan yang diakui langsung olehnya. Namun tepat setengah bulan sebelum pernikahan, dia memutuskan untuk melepaskan Chandra. "Kak, aku mengajukan diri untuk pindah ke institut riset cabang barat laut. Tolong tambahkan namaku ke dalam daftar." Clara meletakkan formulir pengajuan yang sudah ditandatangani di atas meja kerja dengan tenang. Penanggung jawab di balik komputer mendongak dan menatap Clara dengan terkejut. "Clara, setahuku kamu dan Chandra bakal menikah bulan depan, 'kan?"
1.5K viewsCompletedAdded to Library 37 Times as mendongak
Read
+Library
Pemuas Hasrat Tuan Atasan

Pemuas Hasrat Tuan Atasan

21+ "Shanum …" Ozkhan melepas jas seraya menatap Shanum dengan tatapan berbeda. "Apa kamu masih membutuhkan bantuan saya?" Shanum mengerjap lambat ketika tahu-tahu Ozkhan sudah berdiri di hadapan dan merengkuh pinggangnya. Pikirannya sudah tak terkendali karena pengaruh obat tersebut. "Maaf Shanum, kalau saya sudah kurang ajar. Tapi, menurut saya, ini tidak ada salahnya. Kita bisa merahasiakan hal ini. Kamu butuh saya, dan saya juga butuh kamu." Shanum mendongak lalu menelan ludah. Dia tak pernah membayangkan kejadian malam itu akan menyeretnya pada hasrat terlarang dengan Ozkhan—sang atasan. Lantas, apakah hubungan terlarang itu akan berjalan sebagaimana mestinya, atau justru akan membawanya pada suatu kenyataan yang menyakitkan?
1095.6K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as mendongak
Read
+Library
⁠Dari Luka Menuju Kebebasan

⁠Dari Luka Menuju Kebebasan

Alena Pradita berdiri di tengah kerumunan sambil menggenggam dua tumpukan kertas. Yang satu adalah hasil diagnosis mati rasa emosional, sedangkan yang satu lagi adalah perjanjian kesepakatan cerai. Tiga jam sebelumnya, karena status perkawinannya di sistem rumah sakit menunjukkan bahwa Alena telah bercerai, dia pun sengaja pergi ke kantor catatan sipil. Staf itu mendongak dan berujar, "Bu, kamu dan Pak Ardian memang sudah bercerai tiga tahun yang lalu." Ekspresi Alena seketika membeku. "Mana mungkin? Kami baru menikah tiga tahun yang lalu." Staf itu memastikannya lagi, lalu menjawab dengan nada yang agak aneh, "Benar, waktu perceraian memang di tiga tahun yang lalu, tepatnya ... tujuh detik setelah pernikahanmu."
10.9K viewsCompletedAdded to Library 228 Times as mendongak
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status