Janda Laila
Aku mengikuti, berjalan di sampingnya.
“Aku serius, La ....” Wanita bergamis itu berhenti di depan lemari pendingin, mengambil satu buah Apel. Kembali ke meja makan, aku terus mengekorinya.
Laila mengambil pisau, duduk di kursi meja makan, mengupas buah tersebut. Aku duduk di sebelahnya, memerhatikan.
“Jangan suka PHP!” ucap Laila tanpa menatapku. Aku menarik napas panjang. Bingung, harus dengan cara apalagi meyakinkannya.
Hot Chapters