CEO Nakal Kekasihku
Rani terdengar kesal dengan tawa dari Hafiza.
“Kamu aneh, dia jutek kamu kesal. Sekarang dia baik kamu bingung. Nikamti saja, mungkin dia sudah sadar kalau kamu itu imut.” Hafiza tertawa, lalu terhenti karena Keano sudah membungkam mulutnya dengan ciumannya. Rani bicara sendiri, saat Hafiza juga tidak merespon pembicaraanya, sebab Keano sudah menciumnya sangat dalam. Tangannya sudah mulai gerilya ke dalam baju wanita itu, untuk meemuka yang diinginkannya, dua bola ajaib yang dapat membuatnya menggila.
Bab Populer