Kembang Desa
Senyum merekah terbit dibibir Ario saat ini, karena dia menjadi yang pertama dalam hidup Lasmini, sang ‘Kembang Desa’.
"Terima kasih, sayang." Ucap Ario setelah aktivitas panas yang mereka lakukan dan dikecupnya kening Lasmini dengan lembut.
"Mas, aku takut akibat dari perbuatan yang baru saja kita lakukan." Lasmini menggigit bibirnya, dia baru menyadari akibat yang mungkin akan terjadi setelah ini. Dia bangkit sambil merapikan pakaian dan rambutnya yang acak-acakan.