Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suami Warisan

Suami Warisan

panggil Rengganis menyusul Narendra, “apa yang terjadi?” Napas Narendra masih tersengal, dia belum bisa mengucapkan kalimat saking shocknya. Ada sirat ketakutan dalam manik matanya. “Hey, ada apa?” tanya Rengganis ikut panik, dia menghampiri Narendra dan menyentuh wajah suaminya, “bicara padaku, Naren.” Narendra menelan ludahnya, dia mengerjapkan matanya beberapa kali berusaha fokus, “Sa-saya… tidak bisa menemukan merah delimanya. Airnya… arusnya terlalu kuat, saya tidak bisa melihat apa-apa…”
10157.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.6K Beses bilang nampak
Ipakita ang mga Review (58)
Read
+Library
Ketut Martini
suami warisan...dari judulnya aza udh bikin penasaran.. seseorg yg mendapat warisan seorg suami?... setlah baca..waah...dari bab 1 smpe bab skrg udh ke 40 smakin aku jatuh cinta ...tokoh narend yg macho habis..trus rengganis pastinya gemoy banget..klop dech mreka berdua.. thor sera emg paling top.......
Mo Xiang Liu Yun
[...6] Saya baru pernah baca novel Indonesia sebagus ini, ceritanya lain daripada yang lain, bacanya engga mau udahan, selalu penasaran pengen tahu kelanjutannya, susah move on. Untung akhirnya Narendra jadian sama Rengganis jadi engga bikin kecewa. Di bab terakhir seharusnya ada Narendra menikah res
Basahin ang Lahat ng Review
Terjebak di Dunia Lain

Terjebak di Dunia Lain

Anang memberi penjelasan panjang lebar. "Apakah tak ada sesuatu yang lain yag kalian lihat ?" tanya Nela penasaran. Dia merasa ada sesuatu, karena sejak dia dan Nathan keluar dari bank, kakaknya itu seakan-akan sedang waspada terhadap sesuatu. "Maaf, kami tak melihatnya!" Anang menyatukan kedua tamgannya di depan dada. Nela mengangguk lemah, Rafik menghampirinya dan merengkuh bahunya. Putra paman Badar ini diam-diam menyukai Nela.
9.541.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.4K Beses bilang nampak
Read
+Library
Digerebek Saat Lagi Mendesah

Digerebek Saat Lagi Mendesah

Wajahnya terlihat hitam memerah. *****************************
1042.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.6K Beses bilang nampak
Read
+Library
Senandika

Senandika

Terlebih saat ini ada lebih dari empat pasang mata yang menyaksikan mereka. “Ngobrol doang,” jawab Jevan sesuai keadaan yang sebenarnya. Jujur saat ini ia sangat heran dengan teman-temannya kenapa membuat mereka berdua sekarang terlihat seperti sedang berbuat yang aneh-aneh? Lia dan Felix menyipitkan matanya tidak percaya dengan jawaban Jevan. “Kenapa berduaan doang?” Belum sempat menjawab, Hayden sudah menambahi. “Kenapa gak nimbrung bareng kita?”
2.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 97 Beses bilang nampak
Read
+Library
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

Sementara, air di westafel terus saja mengalir. ****** “Yeeeey.. Sampai!!” teriak Emmy kegirangan. Kelima mahasiswa itu sedang bersandar di pagar dek kapal. Mereka memandangi menara khas Lampung, Menara Siger yang menyerupai mahkota tradisional. “Welcome to Lampung,” ucap Lili yang sedang membaca tulisan besar yang ada di tepi daratan. “Laper banget gua. Habis ini kita cari rumah makan ya guys?”
108.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 297 Beses bilang nampak
Read
+Library
BERSAMANYA

BERSAMANYA

Apa yang sedang terjadi? bersambung...
104.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 140 Beses bilang nampak
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

Melihat titik lokasi yang baru dia terima dari seseorang. "Apartemen? Siapa mereka? Kenapa suaranya seperti —familiar di telinga?" Mariana mengamati barisan angka si pemanggil. Tak ada informasi apa pun yang didapat. "Ah, mungkin cuma penipu. Aku benar-benar harus waspada. Jaman sekarang, banyak orang menghalalkan beragam cara demi keuntungan pribadinya," gumam wanita anggun tersebut. Namun detik berikutnya dia kembali berkata lirih pada diri sendiri. "Tapi, teriakan itu seperti bukan ancaman biasa. Lalu siapa mereka?"
1.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 42 Beses bilang nampak
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status