Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rapuh

Rapuh

Ceklek Sandy terkejut saat melihat Syam yang babak belur akibat pukulan seseorang, dan Sandy yang tidak tahu permasalahannya justru menatap Syam dengan penuh kecurigaan. "Syam, apa yang terjadi?!" tanya Sandy. "Gue dikeroyok San." jawab Syam memutuskan untuk segera masuk dan duduk di kursi. Sandy pun segera menutup kembali pintu dan mulai mengintrogasi Syam yang masih merasa kesakitan. "Dikeroyok, memangnya lo melakukan apa di luar rumah Syam?" tanya Sandy menatap wajah Syam dengan tajam.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai nampak
Baca
+Pustaka
Pelampiasan

Pelampiasan

“Kenapa kau terlihat seperti orang habis lari maraton?” “Rumah Anda terlalu besar, saya tidak tau mana jalan yang tadi saya lewati.” jawab Linda apa adanya. Nelvan berdecih, ia melihat Linda yang berusaha mengembalikan deru nafas ke normal tapi gundukan yang tertutupi baju itu ikut tertarik naik turun membuat nelvan kembali berpikiran tidak bagus jika terus melihatnya, Nelvan pun memalingkan wajah meskipun bayangan sesuatu di balik baju itu terlihat menarik dan terngiang di otaknya apakah ujungnya berwarna merah muda atau kecoklatan.
9.7303.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.9K kali sebagai nampak
Baca
+Pustaka
Nafsu si perkasa

Nafsu si perkasa

Aneh. "Wah, apa yang sedang kalian bicarakan? Terlihat sangat seru." Mereka bertiga melihat ke sumber suara. Roy datang dengan Gera yang masih berada dalam gendongannya. Gera nampak malu dan berusaha terlepas dari gendongan Roy. "Kau kenapa?" tanya Roy terheran-heran. "Malu, Roy. Anak-anak melihat kita seperti ini," bisik Gera dengan wajahnya yang sudah memerah.
9.61.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21.1K kali sebagai nampak
Tampilkan Ulasan (164)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Masih Ada Waktu

Masih Ada Waktu

"Cakepan handphone-nya, ya, daripada muka gue?" Sasya mengangguk saja tanpa mencerna ucapan El barusan. Ia sedang fokus membaca sebuah artikel tentang 'Cara Menjauhkan Diri dari Godaan Setan yang Terkutuk'. El berjalan mendekati Sasya sambil menenteng dua buah helm. "Ck, gantengan gue lah!" protes El kala melihat artikel yang Sasya baca.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai nampak
Baca
+Pustaka
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

Dan perlahan… sesuatu mulai terlihat. Bukan bentuk yang jelas. Namun seperti ruang lain yang berbeda dari sebelumnya. Lebih luas. Lebih terbuka. Dan ada sesuatu di tengahnya. Pelangi mempersempit pandangannya. “Itu… apa…” bisiknya. Aruna juga melihat ke arah yang sama. “Seperti titik pusat.” Sosok besar mencatat. “Anomali terdeteksi.”
852 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai nampak
Baca
+Pustaka
Gara-Gara Bubble Gum, Aku Jatuh Ke Pelukan Bosku

Gara-Gara Bubble Gum, Aku Jatuh Ke Pelukan Bosku

Rania menatap layar, lama sekali. Ada sesuatu di dada yang tak bisa ia jelaskan bukan perasaan besar, hanya sesuatu yang lembut… samar, tapi nyata. MartabakManis_ExtraKeju: "Kadang bukan pura-pura. Kadang cuma belum siap buat sadar." Titik tiga kecil muncul di layar, tanda seseorang sedang mengetik. Lalu hilang. Sunyi.
543 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai nampak
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Sesuatu mengusik rasa ingin tahunya. Dua hari terakhir, ada satu sosok bayangan laki-laki yang kerap berdiri di lorong, dekat lift. Wajahnya tak terlihat jelas, tapi postur tubuhnya terlalu familiar. Tinggi, sedikit membungkuk, dengan langkah pelan yang teratur. “Bukan Nathan… bukan Rio… bukan Reza…” gumam Anya. Tapi siapa? Anya menekan tombol pause. Lalu zoom. Di tangan sosok itu, tampak benda mencurigakan—seperti alat perekam.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai nampak
Baca
+Pustaka
Desahan di Kamar Adikku

Desahan di Kamar Adikku

Nadya berdecih lirih melihat dua wanita itu menatapnya tak suka. "Mana mas Amar?" #jangan lupa follow, like dan komen
17.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 678 kali sebagai nampak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status