Lucifer Guardian
Badannya yang jauh lebih tinggi dan besar, garis rahang yang tegas, namun wajah remaja berlesung pipi itu masih tampak manis seperti Lucifer tiga tahun lalu.
“Pakai bajumu.” Herman melempar sebuah kaos berawarna gelap ke wajah Lucifer. Tidak langsung memakainya, Lucifer kembali merebahkan badannya dan hanya menaruh asal kaos tersebut di atas badannya. Tangannya meraba asal nakas di sampingnya, sebuah buku tebal di sana diambilnya. Semua mata di dalam ruang putih itu mencuri-curi pandang gerak-gerik Lucifer. Banyak wajah baru yang masih sangat muda di dalam ruangan itu. Herman hanya bisa mendesah melihat Lucifer yang kembali tertidur dengan wajah yang tertutup oleh buku bersampul biru tua den
Bab Populer