Diklaim Oleh Don Mafia
Aku ngangguk dan narik ingusku.
"Aku sahabatmu dan kamu itu jalang kesayanganku, apa yang terjadi itu bukan salahmu, aku punya cukup uang buat dikeluarin buat kamu dan nggak ada sepeserpun uangku yang terbuang sia-sia buat kamu, ngerti?"
"Iya, jadi kita sarapan apa nih, aku terlalu laper buat obrolan kayak gini."
Lucy berdecak dan ngedorong bahuku, "Kukira kamu akhirnya agak warasan dikit, mau makan apa."