Terikat oleh Pria Paling Berbahaya
Malam itu, Clara hanya ingin melupakan hidupnya yang hancur.
Ia tidak tahu bahwa pria yang duduk di sampingnya—tenang, dingin, dan terlalu tajam untuk diabaikan—bukan sekadar orang asing.
Satu malam bersama Jonathan seharusnya berakhir saat matahari terbit.
Namun ketika Clara mencoba kembali ke hidupnya, ia justru dikejar oleh orang-orang yang mengincarnya. Pesan ancaman. Mobil hitam. Pengawasan yang sudah berlangsung berminggu-minggu—tanpa ia sadari.
Dan Jonathan… sudah tahu semuanya.
Ternyata Clara bukan korban kebetulan.
Ia pernah menandai transaksi mencurigakan di perusahaan lamanya—transaksi yang ternyata terkait pencucian uang dan jaringan kekuasaan yang lebih besar dari yang bisa ia bayangkan.
Sekarang ia menjadi target.
Dan satu-satunya orang yang berdiri di antara dirinya dan bahaya itu adalah pria yang bahkan lebih berbahaya dari musuh-musuhnya sendiri.
Jonathan bukan penyelamat.
Ia adalah pengendali permainan.
Pria yang melihat dunia sebagai papan catur.
Pria yang tidak pernah bergerak tanpa rencana.
Pria yang menjadikan Clara—tanpa ia sadari—sebagai bagian dari strateginya.
Di balik tatapan tenangnya, Jonathan menyimpan rahasia dan kekuasaan yang tak tersentuh hukum. Sementara di sisi lain, seorang pria bernama Rafael mulai mendekat, mengingatkan Clara bahwa ia bukan sekadar pion… melainkan kunci dari sesuatu yang jauh lebih besar.
Semakin Clara mencoba menjauh, semakin ia menyadari satu hal yang mengerikan:
Ia tidak hanya terjebak dalam dunia gelap Jonathan.
Ia terikat di dalamnya.
Dan dalam permainan pria paling berbahaya itu, cinta bukan kelemahan.
Ia adalah senjata.