Skandal Cinta Sang Psikiater
Jika dia sudah mengatakan tidak, maka keputusan itu tidak akan bisa dirubah oleh siapa pun.
Di apartemen, Elena tampak lebih tenang, Andreas memberinya beberapa buku novel psikologi untuk dibaca Elena. Elena mencoba membuka-buka buku itu, matanya tertuju pada satu buku bersampul putih. Dibukanya lembar demi lembar buku itu, ada foto Andreas semasa kuliah. Dipandangnya foto pria tampan yang ada di tangannya itu. Elena tampak terpana, kemudian diletakkannya kembali ke dalam buku.
Tidak berapa lama, ponsel Elena berdering. Ada panggilan dari Kamila-adiknya Elena.
Bab Populer