Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The Day I Stopped Loving You

The Day I Stopped Loving You

My mother-in-law’s final wish was simple—she wanted one last trip to Hawaii, to bask in the warmth of the sun before her time ran out. But her son, Vincent, didn’t see it that way. He thought I was manipulating her, using her as an excuse to drag him on a vacation he didn’t want. So, out of spite, he refused to grant her dying wish. I begged him. Pleaded. Swallowed my pride and all the hurt his accusations brought. After relentless persuasion, he finally relented. I thought, at last, I could give Lucy the happiness she deserved. But on the day we were set to leave, Vincent was nowhere to be found. And that same day, Lucy suffered a heart attack. She passed away with only me by her side—never getting to feel the warmth of the sun on her skin one last time. And then I saw it. A picture. Vincent, tagged at a luxury resort with his ex. The caption from her read: Thank you for abandoning your job to take me on this trip. You’re the best. I didn’t scream. I didn’t cry. I didn’t even confront him. I just packed my bags and left. And this time? Vincent found out about the truth and begged me to stay.
Cerita Pendek · Mafia
13.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
After 99 Times

After 99 Times

To help Adrian Spencer get over his feelings for his cousin, his mother made a deal—with Zoey Landon, the girl who had been secretly in love with him for years. They signed a contract. It gave Zoey ninety-nine chances. If even once—just once—Adrian chose her, she’d get what she wanted: to become his wife. But if he never did, she’d be sent overseas for good. No return. No exceptions. Zoey knew how hopelessly obsessed Adrian was with Claire Spencer. Still, she signed without hesitation. Ninety-nine chances. She refused to believe he wouldn’t choose her—not even once. But what she didn’t see coming was…
Baca
Tambahkan
Dia Gampang Dibujuk

Dia Gampang Dibujuk

Tunanganku, Arthur Kusnandi, adalah seorang bos mafia yang memerintah seluruh dunia mafia negara ini dengan tangan besi. Di mata orang-orang, dia adalah perwujudan kekuasaan. Namun di mataku, dia adalah perwujudan cinta. Hanya saja, aku tidak pernah menyadari harga apa yang harus dibayar untuk mencintai pria seperti dirinya. Pada hari Valentine, aku memasak sendiri hidangan yang paling disukai Arthur dan menunggunya pulang ke rumah. Waktu terus berlalu, tetapi kursi Arthur tetap kosong. Dengan perasaan gelisah, aku akhirnya membuka beranda media sosial adik angkatnya, Bella Atmaja. [Mau memuji seseorang. Aku cuma bilang aku kesepian, eh dia langsung datang.] [Bahkan ketika aku nggak sengaja menumpahkan anggur ke tubuhnya, dia sama sekali nggak keberatan. Arthur memang orang yang selalu menempatkan keluarga di urutan pertama. Meski kekasihnya diabaikan, dia tetap nggak pernah mengecewakanku. Terus pertahankan seperti ini.] Di dalam foto itu, bagian pinggang kemeja Arthur basah kuyup. Sapu tangan di tangan Bella bergerak dengan berbahaya di area paling intim tubuh pria itu. Arthur tidak menghindar. Dia hanya menatap Bella dengan tatapan penuh kasih dan memanjakan. Aku tidak membuat keributan apa-apa. Aku hanya memberi tanda suka pada unggahan Bella itu. Kemudian, aku mengirim pesan kepada Arthur. [Kita putus saja.] Seperti biasanya, Arthur mengabaikan pesan itu. Belakangan barulah aku tahu, saat pesan putusku muncul di ponselnya, Arthur hanya merespons dengan nada santai. "Valerie Winata nggak mungkin bisa hidup tanpa aku. Dia cuma lagi ngambek, hanya pura-pura doang kok. Kalau dibiarkan beberapa hari, dia akan kembali sendiri ke sisiku. Dia itu memang gampang dibujuk." Arthur tidak tahu, selama ini aku mudah dibujuk hanya karena aku mencintainya. Namun setelah aku memutuskan untuk pergi, tidak peduli bagaimana Arthur berusaha membujukku, dia tidak akan pernah lagi bisa membuatku kembali.
Cerita Pendek · Mafia
2.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Dikhianati Demi Jabatan, Dicintai oleh Atasan

Dikhianati Demi Jabatan, Dicintai oleh Atasan

Setelah lima tahun menikah, Rowan ingin menyerahkan aku kepada atasannya. Pertama kali, dia berkata, "Emma, kalau kamu temani dia minum, proyek itu akan menjadi milikku." Kedua kalinya, "Emma, temani dia tidur satu malam saja, jadi semua utangku akan lunas." Rowan berjanji tidak akan mengulanginya lagi, tetapi dia mengingkarinya. "Emma, gimana kalau kamu memberinya seorang anak? Jadi dia bisa mengangkatku menjadi manajer umum." Pada hari Rowan dipromosikan menjadi manajer umum, aku menceraikannya, lalu menikah dengan atasannya.
Baca
Tambahkan
Saksi Gairah, Bukti Pengkhianatan

Saksi Gairah, Bukti Pengkhianatan

Di bawah meja pengacara yang sedang menyusun surat cerai, jariku yang lembut meraba jauh ke dalam relung jiwaku. Aku memejamkan mata, seolah bunga yang lama kekeringan kini disirami embun manis, terbang melayang dalam nikmat yang memabukkan. Tiba-tiba, kursi empuk di bawah pinggulku berubah menjadi tubuh pria yang tegas dan kuat. Tangan pria itu mulai menyentuh kulit putihku dengan penuh kelembutan...
Cerita Pendek · Gairah
13.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Cinta yang Jatuh Tanpa Gema

Cinta yang Jatuh Tanpa Gema

Saat pemeriksaan kehamilan di rumah sakit, aku bertemu dengan mantan ipar yang sudah lama tidak ketemu. Dia melirik perutku, lalu memarahiku sambil cemberut seperti yang biasa dia lakukan. “Umur sudah segini, masih saja belajar kabur sambil bawa janin? Bagaimana kalau kamu menyakiti cucu kesayangan Keluarga Raiz? Bisakah kamu lebih bijaksana? Jangan buat kakakku terus mengkhawatirkanmu.” Tetapi mungkin dia lupa. Setahun yang lalu, ibuku sakit parah. Satu-satunya keinginannya adalah melihatku menikah dan punya anak. Aku mempertaruhkan segalanya dan melamar Aryan. Di hari pernikahan, aku menunggu sepanjang hari, tapi hanya menerima pesan suara tiga puluh detik. “Aku tidak akan pergi ke pernikahan dan aku tidak akan menikahimu. Ini hukuman untukmu karena telah menindas Farah.” Ibuku yang marah karena sikap Aryan yang sembarangan, terkena serangan jantung dan meninggal dunia. Setelah mengurus pemakaman ibuku dan membuang semua yang tidak perlu, aku meninggalkan Kota Daro dengan membawa barang-barangku yang sedikit. Aryan masih di luar negeri bersama Farah, bermain ski bersantai. Tetapi sekarang mantan ipar berkata padaku, “Kakakku habiskan sebagian besar waktunya pergi ke luar kota setiap bulan untuk mencarimu. Berat badannya hanya 75 kg dan turun 10 kg dalam waktu kurang dari setahun. Dia selalu menunggumu. Kak Rumi, sekarang karena kamu sudah kembali, jalanilah hidup dengan baik bersama kakakku.” Aku tersenyum lembut, mengangkat tanganku yang bercincin. “Maaf, karena aku orang yang sederhana, aku tidak mengadakan pernikahan besar, jadi aku tidak memberitahu kalian.”
Baca
Tambahkan
My Best Friend's Weight-Transfer System

My Best Friend's Weight-Transfer System

After I got a second shot at life, the very first thing I did was enroll in an intensive weight-loss boot camp. In my past life, my boyfriend was always on my case about my weight. He flat-out told me he wouldn't put a ring on it unless I got down to a hundred pounds. I tried every diet and workout plan out there—I pushed myself to the edge—but instead of losing, I packed on even more pounds. Meanwhile, my so-called best friend ate cheeseburgers, fries, and pizza like it was her job and still dropped from 130 pounds to a hundred in less than a month. The second she hit that magic number, my boyfriend's head turned. They started sneaking around behind my back. When I finally confronted them, they shoved me off a rooftop. It wasn't until after I died that I discovered the truth: my "best friend" had linked herself to a weight-transfer system. Every single pound I struggled to lose went straight to her. And every ounce of fat she should have gained? It landed right back on me. When I opened my eyes again, I was back on the exact day my boyfriend gave me his hundred-pound ultimatum. With every memory of my past life intact, I couldn't help but smile. My best friend wants to be skinny, does she? Well then, let's see how she likes being nothing but skin and bones. Let's see if forty-five pounds is skinny enough for her.
Baca
Tambahkan
Blind to the Fact

Blind to the Fact

It was the holiday season and I was on my way home when the traffic on the highway came to a standstill. Suddenly, a Maybach came speeding down the emergency lane and slammed right into my car. The driver jumped out and started yelling, jabbing his finger in my face. “Are you blind?! Don’t you know cars turning should yield to those going straight?” I frowned. “My car broke down and this is where I’m supposed to be. You’re the one who broke the traffic laws, yet you’re blaming me for this?” “Traffic laws?” he scoffed, full of arrogance. “I’m the law in Jacksboro City. That Volkswagen piece of junk you’re driving is not even worth one of my Maybach’s tires!” Then he pulled out a baseball bat and smashed it down on my car. He even threatened to break my legs and demanded compensation. I sneered. “Sure, this may be a Volkswagen… but why don’t you take a closer look at the special clearance permit on the windshield?”
Baca
Tambahkan
Keep the Kid, I'm Out

Keep the Kid, I'm Out

The day Jasper Carter's terminally ill ex, Natalie Klutz, gave birth, his parents—Josephine and Raymond—hired ten bodyguards to keep me, his actual wife, out of the hospital. But I never showed. Josephine clutched Natalie's hand. "She's not getting near you or the baby." Jasper wiped Natalie's forehead. "Relax. Dad's got men at every door. If Emily shows, we'll toss her." Hours passed. Still no me. Jasper finally let himself breathe. He didn't get what my deal was. He was just granting Natalie's dying wish—to be a mom. The second the nurse handed over the crying baby, he smiled like everything was finally worth it. If I came tomorrow and said sorry, he'd forgive me. Hell, he'd even let me raise the kid. What he didn't know? I had just submitted my paperwork. I'd leave the country, join Doctors Without Borders, and ghost him for good.
Baca
Tambahkan
Rebirth Game: I Watch My Bestie March Into the Sweatshop

Rebirth Game: I Watch My Bestie March Into the Sweatshop

My best friend, Sydney Cox, is a troublemaker by nature. She thinks everyone around her owes her a good life. During summer break, she insisted on working in a factory. I was worried that she might get tricked, so I let her work in my family's factory out of the kindness of my own heart. In fact, I even gave her the easiest position with the lightest work. But I didn't expect her to think that her salary was lower than that of the veteran employees in the factory, leading to her setting fire to my neighborhood. The blaze was far too strong. Even though the firefighters came as soon as possible, my family and I still ended up dying in the fire. When I open my eyes again, I've returned to the day before Sydney's first day in a factory.
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
4041424344
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status