Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Wildest Delusion (Delusi  Paling Liar)

The Wildest Delusion (Delusi Paling Liar)

Noodles
"Serius disini?" kata Mika keheranan. Semburat jingga terbias ke arah air yang mengalir di kolam bebatuan. Tembias beningnya membuat mata siapa saja akan tergiur untuk menenggelamkan di mata air pegunungan nan hangat itu. Noah menatap lekat-lekat kekasihnya yang mengenakan baju tradisional khas jawa. Lekuk tubuhnya membuat pikirannya semakin liar. "Tentu saja, tenanglah aku akan membuatmu semakin candu dengan tubuhku" balas Noah mengedipkan matanya yang biru. Noah menggiring Mika menuju ke pemandian panas yang berada tepat di depan lautan yang diapit dua gunung di kiri dan kanannya. Kebaya putih itu sudah tertanggal di samping kolam air. Noah menggendong Mika yang sudah tidak mengenakan apapun. "Bukankah ini delusi yang paling nyata, sayang" Cinta tidak lebih dari feromon yang mempermainkan manusia. Bagaimana seseorang yang memiliki trust-issues dan benci akan cinta dapat saling mencintai dan bertemu dengan seseorang yang mampu mematahkan kutukan itu? Noah Dylan adalah seorang CEO. Siapa sangka perawakannya yang gagah serta menyabet gelar sebagai The Handsome in The World adalah seorang bocah yang dulunya bertubuh gempal dan berambut ikal. Noah yang masih ingat akan janji masa kecilnya terhadap cinta pertamanya alias Mika Lodge. Pertemuan yang diharapkan membuat mereka kembali terikat pada janji mereka di masa lalu. Akankah janji itu bisa terwujud? Akankah seseorang yang memiliki kecanduan seks mempertahankan hubungannya dengan satu wanita saja dalam hidup saja?
104.4K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as paha kiri kedutan
Read
+Library
Kematian Berujung Perceraian

Kematian Berujung Perceraian

Aku memohon kepada Rizald Pratama sebanyak 99 kali dan akhirnya dia setuju untuk mengajak putri kami berkemah di pegunungan pada hari ulang tahun putri kami. Pada saat aku menemukan putriku di kaki gunung keesokan harinya, dia sudah meninggal, tangannya memegang erat sebuah foto keluarga. Aku berdiri di depan tubuh kaku putriku, hatiku tersayat pedih. Tiba-tiba, aku melihat Rizald memperbarui status di media sosialnya. Dia menuliskan, "Kamu dan anakku adalah harta berharga dalam hidupku." Dalam foto tersebut, dia dan teman masa kecilnya menggandeng seorang gadis kecil, tengah melihat matahari terbenam di kejauhan. Di sudut kiri bawah foto, terlihat sebuah tangan kecil yang merupakan tangan putriku. Foto yang menyakitkan ini diambil oleh putriku.
7.2K viewsCompletedAdded to Library 280 Times as paha kiri kedutan
Read
+Library
Melepas Belenggu Abang Ipar

Melepas Belenggu Abang Ipar

"Kakak titip suami dan anak-anak kakak padamu, Rani. To-tolong jaga mereka baik-baik, menikahlah dengan suami kakak." ucapan kak Aina barusan membuat ku terkejut. begitu juga dengan lelaki yang berdiri di sebelah kiri kak Aina, dimana Abang ipar ku itu juga terkejut mendengar penuturan kak Aina barusan. Aku Anjani Maharani, harus mengubur impian ku bersanding dengan lelaki yang aku cintai hanya demi sebuah wasiat. Aku mencintai lelaki yang bergelar seorang dokter, namun aku di paksa untuk menikah dengan lelaki yang bergelar CEO di sebuah perusahaan. lelaki yang bernama Yudha Pratama, yang tak lain adalah Abang ipar ku sendiri. lelaki dingin bak kulkas berjalan, apa aku sanggup hidup dengannya? Mau tau kisah Mereka? Apakah Anjani mampu melepaskan belenggu Abang iparnya?
101.3K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as paha kiri kedutan
Read
+Library
Sang Putri Naga

Sang Putri Naga

Seorang otaku bangun di tubuh puteri yang terabaikan. Steffani Alina, seorang gadis biasa yang menyukai para lelaki dua dimensi buatan Jepang itu tidak tau apa yang tengah terjadi padanya. Ia meninggal dalam kecelakaan tabrak lari sepulang membeli 'kebutuhan' otakunya. Namun saat ia membuka matanya, hal pertama yang ia lihat adalah kamar mewah bernuansakan emas. Namun, meski terlihat megah, kamar itu nampak tidak terurus. "Tempat apa ini?!" ucapnya seraya menoleh ke kanan dan kiri dengan panik. Ia segera turun dari kasur itu, hendak keluar dari kamar yang begitu asing baginya. Namun saat ia melewati cermin besar yang berada disana, betapa terkejutnya ia saat melihat pantulan dirinya di cermin. "I-ini... ini bukan aku!" ucapnya terkejut seraya menyentuh wajah cantik itu. Rambut pirang berkilau keemasan, mata sebiru langit, kontur wajah kecil, bibir ranum merah alami, hidung bangir dan bentuk tubuh ideal. Sungguh impian para kaum hawa. Namun semua itu tidaklah berarti, setelah ia mendapat memori pemilik tubuh yang asli. Membuat Fani bertekad untuk mengubah garis takdir Isandra yang berakhir tragis. Apakah Fani akan berhasil bertahan sebagai Isandra? Apakah ia akan berhasil mengubah takdirnya? Akankah ia bertemu dengan orang yang memindahkan jiwanya?
5.0K viewsOngoingAdded to Library 170 Times as paha kiri kedutan
Read
+Library
Rahasia Malam di Bioskop

Rahasia Malam di Bioskop

"Uh ... sesak sekali." Di bioskop tengah malam, aku duduk di kursi dengan wajah memerah padam. Pinggulku bergerak gelisah ke kiri dan ke kanan, bokongku terasa seolah terbakar. Pria perkasa di sebelahku tiba-tiba merengkuh tubuhku dengan kuat dan mendudukkanku di atas pangkuannya. Dia berkata, "Di sini nggak nyaman? Mau kubantu mengobatinya?" Aku menggelengkan kepala sekuat tenaga, tetapi tubuhku justru lemas tak berdaya di pelukannya. Aku hanya bisa menatap tangannya yang meluncur turun dari pahaku, perlahan merayap menuju tempat yang paling rahasia.
4.0K viewsCompletedAdded to Library 156 Times as paha kiri kedutan
Read
+Library
Penyesalan Cinta Terdalam Mantan Suami

Penyesalan Cinta Terdalam Mantan Suami

Pada hari peringatan tiga tahun pernikahan mereka, yang juga bertepatan dengan ulang tahun ke-27 Felisha, suaminya, Zarend Richardy, memberinya sebuah hadiah yang istimewa. Selembar surat perjanjian cerai .... Dengan wajah tenang, Zarend mengambil pena dan menandatangani namanya di pojok kiri bawah dokumen itu, lalu mendorongnya ke hadapan Felisha. "Valerie keras kepala dan sulit dibujuk. Hanya dengan bercerai dulu, dia baru mau menerimaku." "Aku sudah tanda tangan. Sekarang, kamu juga tanda tanganilah." "Tenang saja, ini cuma formalitas." Nada bicaranya datar dan tanpa emosi, seolah yang dia bicarakan hanya sekadar menanyakan makan malam hari ini.
26.6K viewsCompletedAdded to Library 823 Times as paha kiri kedutan
Read
+Library
Cahaya yang Tertunda

Cahaya yang Tertunda

Baru saja masa nifasnya usai, Winda Baskoro menggendong bayinya ke Dinas Kependudukan untuk mengurus kartu keluarga. "Pak, nama anakku Alex Harto." Petugas itu mengetik beberapa kali pada keyboard, tetapi dahinya makin berkerut. "Di kartu keluarga Tama Harto, sudah tercatat seorang anak bernama Alex Harto." Winda tertegun, mengira dirinya salah dengar. "Nggak mungkin, anak kami baru genap sebulan!" Belum selesai bicara, ponsel di sakunya bergetar. Saat dia membuka layar, terlihat foto dari asisten Tama, Sania Marsudi. Dalam foto itu, Tama merangkul pinggang Sania dengan tangan kiri, sementara tangan kanannya menggendong bocah laki-laki sekitar lima atau enam tahun. Ketiganya berdiri di depan gerbang TK, tersenyum begitu cerah hingga menyilaukan mata. Di papan nama yang tergantung di dada bocah itu, tertera jelas namanya, Alex Harto.
26.6K viewsCompletedAdded to Library 717 Times as paha kiri kedutan
Read
+Library
Pembalasan Elegan Sang Mantan Istri

Pembalasan Elegan Sang Mantan Istri

"Aku bisa jelasin, Lin!" seru Dean meraih tanganku yang segera ku balas dengan tamparan di pipi kiri kanannya keras. Suamiku menunduk sebelum menoleh aku menamparnya lagi di pipi kiri sekeras mungkin. Aku bergerak mundur dua langkah, tersenyum masam dan mengangguk lemah. "Silahkan dijelaskan! Karena aku tahu gimana rasanya nggak dikasih kesempatan untuk menjelaskan, dan jadi orang bersalah di saat bukan sepenuhnya salahku." Kalimat terakhir yang ku lontarkan berhasil membuat mas Dean terperanjat, wajahnya pias tersinggung. Pria itu menyugar rambutnya frustasi dengan enggan ia berkata, "Kamu keluarlah, Dera!" "Apa?! Nggak mau. Kamu tahu kan aku cuma pake lingerie minim di balik jubah pendek ini. Nggak! Orang-orang akan berpikir kalau aku wanita panggilan yang kabur!" "Itu, fakta 'kan?" sambarku sinis. "Apa lo bilang?" "Kamu memang wanita panggilan, jalang murahan yang berzina dengan suami orang, itu fakta 'kan?" sengit ku mengejek. "Apa! Sialan! Beraninya lo dasar istri mandul-" Bugghh!!! Prangg!! Semesta kembali mengkhianatinya dengan telak dan atas nama kesehatan jiwanya, Linar Mehra memilih untuk bercerai namun setelah itu ia baru menyadari jika dirinya tengah hamil di saat yang sama mantan suaminya sedang mempersiapkan pernikahan keduanya. Linar tak sudi kembali. Hingga semesta kembali mempertemukan mereka berdua dengan keadaan yang berbalik. Mantan suaminya yang menginginkannya kembali melakukan segala cara, Ya. keadaan telah berbalik arah.
8.726.8K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as paha kiri kedutan
Read
+Library
Aku Dijadikan Jaminan Oleh Suamiku

Aku Dijadikan Jaminan Oleh Suamiku

“Kak, ayo nurut saja, buka kakinya. Tubuhmu akan jadi milik kami malam ini.” Malam tahun baru, suamiku kalah main kartu dengan tiga teman masa kecilnya dan dia malah menjadikan diriku sebagai taruhan untuk membayar utang. Ketiga pria kasar dari desa ini belum pernah melihat wanita kota cantik sepertiku dan mereka langsung diliputi nafsu. Aku memberontak sekuat tenaga, tapi mereka mencengkeram dan membuka paksa kedua kakiku ke kiri dan ke kanan. Di bawah tekanan dan rangsangan yang begitu hebat, tubuhku tak bisa menahan aliran hangat yang keluar begitu saja. “Patuhlah, jalang sepertimu memang pantas untuk memuaskan kami.” Lalu, mereka merobek pakaian dalamku yang sudah basah kuyup. ….
2.9K viewsCompletedAdded to Library 90 Times as paha kiri kedutan
Read
+Library
Akhir Dari Sebuah Siksaan Batin

Akhir Dari Sebuah Siksaan Batin

Tengah malam, di sebuah toko perlengkapan dewasa yang remang-remang, aku memergoki putri pemilik toko sedang memuaskan dirinya sendiri. Matanya tertutup kain, kedua kakinya terbuka lebar dan tersampir di sandaran tangan kursi erotis itu, tampak sangat terbuai dalam kenikmatan. Hingga akhirnya, kursi itu mengalami kerusakan. Wajahnya memerah karena sulit melepaskan diri, dia pun meminta tolong. “Om, tolong aku….” Aku malah berjongkok, jari-jariku mengusap paha, betis, hingga pinggang bagian dalamnya. “Jangan bergerak, struktur kursi ini rumit, aku harus mempelajarinya pelan-pelan.” “Kumohon… cepatlah.” Aku memperhatikannya, mulai dari malu hingga menjadi gairah yang meluap, hingga akhirnya pertahanannya runtuh dan dia pun menyerah. “Om, berikan padaku. Berikan segalanya padaku.” Tepat di saat genting itu, terdengar suara pemilik toko membuka pintu dari luar. Aku segera mendorongnya ke balik rak pajangan. Di sana, aku malah melihat sebuah mainan cetakan yang tampak sama persis dengannya.
1.2K viewsCompletedAdded to Library 24 Times as paha kiri kedutan
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status