Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Yuanrang Pendekar Pemburu Monster

Yuanrang Pendekar Pemburu Monster

“Bisa tolong jelaskan, guru?” Yudhistira pun menjelaskan simurgh dan roc. Simurgh yang juga bisa dieja sebagai "Simorgh" atau "Simorg", adalah burung legendaris dalam mitologi Persia. Itu sering digambarkan sebagai makhluk mitos yang baik hati dengan kemampuan berbicara dan diberkahi dengan kebijaksanaan yang luar biasa. Menurut cerita, Simurgh tinggal di atas pohon di pegunungan Alborz dan memiliki pengetahuan tentang zaman. Dikatakan bahwa burung itu memiliki bulu berbagai warna, tubuh seukuran elang raksasa, dan kepala seperti anjing. Diyakini bahwa Simurgh memiliki kekuatan untuk menyembuhkan orang sakit, dan sering dicari untuk bimbingan dan nasehat. Sedangkan Roc atau juga bisa dieja s
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai puisi burung
Baca
+Pustaka
The Cursed Journey Of Zhura

The Cursed Journey Of Zhura

Gelengan keluar dari kepala Zhura. Setelah menghela beberapa napas panjang, Azhara akhirnya bisa memperbaiki raut wajah datarnya. "Burung hanya mengandalkan penglihatan dan pendengaran untuk berburu makan atau mencari induk. Mata burung begitu unik untuk memberikan keleluasaan ruang pandang dan penerimaan cahaya berkali lipat dari manusia. Jadi, tidak peduli bagaimana caramu mengacak kertasnya, ia akan selalu menemukannya." "Oh, begitu. Sepertinya Guru sangat mengenal burung," Zhura pasrah menerima kekalahan.
10.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai puisi burung
Baca
+Pustaka
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Alangkah indahnya! "Burung kuntul terbang di langit, bunga persik mengapung di air. Di tengah angin kencang dan hujan deras, tidak ada yang perlu pulang. Bagus, puisi ini memang bagus! Genius tak tertandingi masa itu memang keren!" puji Ghufran sambil mengelus janggutnya. "Pujian Dokter Ghufran berlebihan, tulisan ini masih kurang terkesan kuat," sahut Luther mengangkat kepalanya. Kenangan 10 tahun tiba-tiba muncul di benaknya.
8.83.6M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112.6K kali sebagai puisi burung
Tampilkan Ulasan (736)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan di
Harsya Effendi
cih penulis novel ini ga punya wawasan luas dan bodoh, setiap ada rintangan dan masalah yg di hadapi tokoh utama pasti masalahnya sama dan terus berulang ulang seperti ini, darimulai wendy, carlos, arnold sampai handy di bab 400san, sungguh membosankan, kenapa selalu di hadirkan tokoh tokoh yg sama
Baca Semua Ulasan
Throne of Blood : System

Throne of Blood : System

Xora mendongkak menatap langit, yang dipenuhi dengan para Poison Tongue Bird. Para Poison Tongue Bird itu terbang ke sana ke mari, seperti menjaga pintu goa. Mendengar kalimat Xora, Flyor menoleh ke arah Xora yang berada di sampingnya. Flyor mengernyitkan alisnya dan bertanya, "Kaumenyebut Monster Burung itu dengan nama Poison Tongue Bird?"
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai puisi burung
Baca
+Pustaka
Kristal Jiwa Raja Naga

Kristal Jiwa Raja Naga

"Ketika hidup belum sempurna, namun lidah terlanjur menyembah surga. Bagaikan giok mentah yang menyimpan cahaya bintang. Arak dari kerajaan awan, phoenix pemimpi berteriak bangga dalam dada. Seperti burung bangau yang menemukan bunga persik abadi!" Zi Wu berjalan berputar bak pengantin muda yang tengah dimabuk ambisi menaklukan sang kecantikan. "Dalam cawan tanah liat bersemayam roh musim semi. Setiap tetes adalah air mata dewi yang bahagia. Keharuman mengalir seperti sungai di gunung Kunlun, membawa pesan dari kaisar langit yang tersenyum." "Ah Yin, tidakkah kau ingin membalas puisiku? Ayo kita bertanding puisi!" Zi Wu dengan sengaja menantang Yin Long. "Jenderal Naga Perak, mampukah kamu m
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai puisi burung
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Serpihan Salju
Selamat datang buku terbaru saya ini. Mohon doanya supaya saya diberi kesempatan dan kemampuan untuk menyelesaikan buku ini hingga tuntas. Semoga siapa pun yang berkunjung ke mari juga diberi kesehatan dan rejeki yang berlimpah, aamiin ...
Baca Semua Ulasan
Jerat Cinta Sang Juragan

Jerat Cinta Sang Juragan

Pagi yang indah menyapa, suara kicauan burung yang dipelihara Tirta terdengar saling menyahut dari dalam sangkarnya, mereka mengepakan sayapnya dari sisa dingin udara malam, meloncat riang dalam batas tempat yang hanya seadanya. Menatap cemburu, pada burung lain yang bisa bebas terbang di dahan pohon yang tumbuh di sekitar rumah juragan tanah itu.
1034.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai puisi burung
Baca
+Pustaka
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Bukan suara pasir atau gemerisik logam, melainkan bisikan dari dasar tanah: “Gulungan bukan tempat. Ia adalah waktu yang melipat luka.” Rimba terbangun dengan peluh dingin di pelipis. Di dalam mimpinya, dia melihat seekor ular berkepala dua melilit seekor burung hantu bersayap terbakar. Burung itu menjerit, tetapi tidak bersuara. “Burung penuntun dalam hikayat Rakyanti,” gumamnya.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai puisi burung
Baca
+Pustaka
Purba Mahkota

Purba Mahkota

Menghelat ucapan sejenak, menolehkan kepala bertelinga lancip ke arah burung ciung berbulu warna hijau tua, … Pohaci yang tersenyum semringah atas berkurangnya kesusahan penempa gerak-gerik mereka berdua, yakni dirinya dan Serunting yang terbatas akibat kemanjaan sang tuan muda, … berujar secara tulus. “Mari kita beri mereka berdua sedikit waktu lagi, ….” Dia, Pohaci, memperlihatkan sebuah aksi yang sudah sukses dalam membuat sang burung kecil yang sebelumnya telah merasa mati akan perasaan romansa, karena telah dikhianati oleh mantan istri kesayangannya, … berdebar-debar untuk kali kedua. “… Ya?” “Ciiit~"
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai puisi burung
Baca
+Pustaka
Mendadak Jadi Istri Pangeran Buruk Rupa

Mendadak Jadi Istri Pangeran Buruk Rupa

Harsa duduk bersila, memegang kecapi dengan sikap tenang. Jemarinya bergerak, memetik senar demi senar, melantunkan alunan yang lembut namun menghanyutkan. Di sela alunan itu, ia mulai melantunkan puisi. Suara Harsa jernih, ritmenya stabil. Puisi tentang langit musim gugur, tentang angin yang membawa rindu, tentang perasaan yang tak pernah diberi nama.
1029.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 593 kali sebagai puisi burung
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Beta's Family
thor.. saking kamu irit bgt updatenya , aku sampe nanjak lg ngulang baca dr awal.. masih suka & exited. ramadhan bisa lah thor sekali update 5 bab gt... kalo pas adegan putri & putra mahkota jgn tiba² dipotong dong thor trs langsunh jump ke adegan lain , sangat disayangkan.
nanadvelyns
Dear, pembaca terkasih. Terima kasih banyak untuk yang masih setia menunggu penulis update 。⁠◕⁠‿⁠◕⁠。. Dukungan, perhatian, dan doa yang kalian tinggalkan di kolom komentar sangat berarti! Mulai hari ini novel akan update seperti biasa ya, karena alhamdulillah keadaanku sudah membaik:>. Love youuu
Baca Semua Ulasan
HUMAN AND THEIR NIGHTMARE (Bahasa Indonesia)

HUMAN AND THEIR NIGHTMARE (Bahasa Indonesia)

Pernahkah kau mendengar tentang burung Phoenix? Phoenix adalah burung mitolgi, sesuatu yang sangat tidak aku senangi di dunia ini. Burung ini melambangkan kehidupan yang kekal dan abadi. Setiap seribu tahun sekali, mereka akan merasakan bahwa hidupnya akan segera berakhir.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai puisi burung
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ada satu momen di perpustakaan kampus ketika aku tersandung pada antologi puisi bertajuk 'Sayap-Sayap Patah' karya Sutardji Calzoum Bachri. Kumpulan puisinya yang terinspirasi burung-burung liar benar-benar membekas—metaforanya tentang keterbatasan dan kebebasan begitu menusuk. Karya-karya seperti 'Merpati di Atas Kuburan' atau 'Rajawali yang Terluka' tidak sekadar menggambarkan fauna bersayap, tapi menjadi cermin pergulatan manusia. Aku bahkan sempat menulis ulang puisi 'Burung Manyar' di notes ponsel karena terlalu indah.

Selain Sutardji, ada juga 'Burung-Burung Manyar' karya Y.B. Mangunwijaya yang lebih naratif namun tetap puitis. Yang menarik, beberapa penyair muda di platform Instagram seperti @puisiterbang mulai mengangkat tema serupa dengan gaya kontemporer—misalnya membandingkan burung gereja dengan kaum urban. Kalau mau eksplorasi lebih dalam, coba cari versi bilingual 'The Birds of Heaven' karya Dorothea Rosa Herliany yang terjemahannya cukup memikat.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status