Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tanda Pemberontak Langit

Tanda Pemberontak Langit

​Ji Yun (孤云 - Awan Sendirian) lahir dengan noda yang disebut 'Tanda Sanghyang'—sebuah kutukan yang membuat Akar Spiritualnya lumpuh dan memberinya batas hidup kultivasi yang singkat. Ia adalah yang terbuang dari Sekte Pedang Gerbang Utara, yang hanya menganggapnya sebagai pelayan, bukan murid. Di dunia Xianxia yang didominasi oleh kekuasaan dan tingkat kultivasi, kelemahan ini adalah hukuman mati. Dalam upaya putus asa untuk memperpanjang hidupnya (Ticking Clock), Ji Yun menemukan warisan tak terduga: sisa-sisa kesadaran seorang alkemis kuno yang pernah dikutuk oleh Kaisar Surgawi karena menentang Dao Agung. Alkemis ini mewariskan kepadanya pengetahuan terlarang: seni kultivasi Primal Qi yang melampaui energi Qi normal dan filosofi Taois kuno tentang penyempurnaan tiga harta: Jing (Esensi), Qi (Energi), dan Shen (Roh). ​Perjalanan Ji Yun dimulai bukan hanya untuk mencari kekuatan, tetapi untuk mencari kebenaran di balik kutukannya. Ia menemukan bahwa leluhurnya dituduh mencuri fragmen dari Sembilan Kuali Surga (Tripods of the Firmament)—artefak kuno yang mampu mengontrol energi kosmik Tiga Alam. ​Dipaksa untuk meninggalkan sektenya dan melarikan diri dari pengejaran Sekte Naga Giok (yang secara diam-diam bekerja untuk Surga), Ji Yun harus menaiki Tangga Kultivasi dengan kecepatan yang menakutkan, mengatasi Turnamen Regional dan menjelajahi Gua Warisan kuno. Ia berkonflik dengan Kaisar Surgawi dan birokrasi langit, yang memandang semua kultivator sebagai subjek yang harus tunduk pada Wu Wei (Non-Tindakan) mereka sendiri. Ji Yun harus memilih: menerima takdirnya dan mati damai sesuai Mandat Langit, atau menentang seluruh tatanan kosmik untuk menulis ulang Dao (Jalur) miliknya sendiri.
646 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai pedang petir
Baca
+Pustaka
Takdir Di Bawah Langit Naga

Takdir Di Bawah Langit Naga

Di kekaisaran Thang yang megah, Xiao Feng, seorang pemuda penuh ambisi, menjalani pelatihan seni bela diri di bawah bimbingan para guru. Namun, hidupnya hancur ketika Shifu Yan, salah satu gurunya, dibunuh oleh Yin Mo Sect, sekte jahat yang ingin menguasai kekaisaran. Terpukul oleh kehilangan ini, Xiao Feng bersumpah untuk membalas dendam dan melatih dirinya lebih keras, meski menghadapi kekalahan pahit dalam pertempuran melawan salah satu pendekar sesat. Di tengah keputusasaan, Xiao Feng menemukan Kitab Dewa Naga, kitab kuno yang diwariskan oleh gurunya. Dalam proses mempelajari kitab tersebut, ia bertemu dengan Xiao Chen, Pendekar Pedang Suci yang mengajarkan teknik peningkatan kekuatan dan memberi misi tambahan untuk menguji kemampuannya. Bersama Xiao Chen, Xiao Feng belajar menguatkan tulangnya dan mencari zirah besi, senjata pusaka yang memberikannya ketahanan fisik. Selama pelatihan, Xiao Feng juga menemukan cinta sejatinya, seorang perempuan yang menggetarkan hatinya. Momen-momen indah mereka membawa harapan baru dalam hidupnya dan memperkuat tekadnya untuk berjuang. Ketika kekuatan Xiao Feng berkembang, ancaman dari Yin Mo Sect semakin mendekat. Dengan keberanian dan kekuatan baru yang diperoleh dari Kitab Dewa Naga dan bimbingan Xiao Chen, Xiao Feng menghadapi konfrontasi terakhir melawan pemimpin sekte, Mo Tian. Dalam pertarungan epik ini, ia belajar bahwa balas dendam bukanlah tujuan utama, melainkan penemuan diri dan arti sejati dari kekuatan, cinta, dan pengorbanan di bawah langit naga yang mengawasi takdirnya.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai pedang petir
Baca
+Pustaka
Dia Tertidur Dalam Malam Abadi

Dia Tertidur Dalam Malam Abadi

Risa Melia dikenal luas di kalangan elite sebagai "peri kecil". Dia punya bibir merah yang melengkung tipis dan sudut mata yang menggoda. Niko Sutomo adalah pewaris paling cemerlang dari keluarga konglomerat. Dia dingin, sulit didekati, laksana bunga di puncak gunung salju, penuh pengendalian diri dan tahan pada hasrat. Tak seorang pun tahu bahwa dua pribadi yang begitu bertolak belakang ini, di antara gelapnya malam, saling menjerat dalam keintiman. Di kursi belakang mobil yang melaju senyap, di toilet jamuan amal yang sunyi, hingga di depan jendela kaca setinggi langit-langit di kebun anggur pribadi, pinggang Risa dicengkeram erat hingga kakinya melemas. Satu malam panas telah usai, suara air mengalir terdengar lirih dari kamar mandi. Risa bersandar di kepala ranjang, menghubungi ayahnya. “Aku bisa menikah dengan Putra Mahkota Kota Selatan yang katanya sekarat itu untuk menolak bala. Tapi aku punya satu syarat .…” Di seberang sana, kegembiraan ayahnya tak bisa disembunyikan. “Katakan syaratnya. Asal kau mau menikah, apa pun syaratmu akan Ayah penuhi.” “Nanti kita bicarakan saat aku pulang.” Suara Risa terdengar lembut, namun sorot matanya dingin tanpa emosi. Risa menutup telepon dan hendak bangkit untuk berpakaian, sekilas pandangannya jatuh pada laptop Niko di samping ranjang. Layar yang menampilkan aplikasi pesan masih menyala di sana. Pesan terbaru datang dari seorang gadis dengan nama kontak "Dinda". [Kak Niko, ada petir, aku takut ….] Ujung jari Risa bergetar. Tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka, Niko keluar dari sana. Tetesan air meluncur dari tulang selangkanya, dua kancing kemejanya terbuka sembarang, tampak dingin dan tenang, terselip sedikit kesan santai dan malas yang memikat. “Ada urusan di perusahaan. Aku pergi dulu,” katanya datar sambil meraih jas. Bibir merah Risa terangkat membentuk senyum tipis. “Urusan perusahaan, atau kamu mau menemui belahan jiwamu?”
18.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 461 kali sebagai pedang petir
Baca
+Pustaka
Dinikahi CEO berstatus Duda

Dinikahi CEO berstatus Duda

AkaraLangitBiru
Pilihan berat kini Anna hadapi di detik-detik sisa hidupnya. Sungguh ia begitu dilema dengan apa yang menjadi pilihannya, gara-gara penyakit yang di idapnya sejak bangku kuliah membuat ia harus memutuskan antara hidup dan mati. Jika tetap dibiarkan hidup rasanya percuma sebab ia tidak akan bisa menjadi perempuan pada umumnya. ya, ia tidak akan pernah bisa memiliki anak sebab penyakit yang menggerogotinya mengharuskan ia berakhir di meja operasi untuk pengangkatan rahim. sungguh, ini tidak bisa di percaya. "Pikirkan baik-baik nak, sungguh Ayah dan ibumu tidak ingin kehilangan putri kesayangan satu-satunya. Cepat putuskan apa yang akan kamu pilih, ayah harap kamu mau mendengarkan perkataan dokter Darius. tak apa nak, jika kamu tidak bisa memiliki anak. Ayah dan ibumu ridho asalkan kamu kembali sehat" dengan nada bergetar Herman berujar. Matanya kini menatap sendu putri semata wayangnya, membuat Anna tak lagi bisa menahan kesedihan atas apa yang ia alami saat ini. "Tapi Ayah, Anna ingin memiliki anak seperti kebanyakan orang. Apalagi Mario, calon suami Anna itu selalu mengidam-idamkan anak yang lucu-lucu dariku. Bagaiman jika Mario tau? pasti ia akan kecewa dan meninggalkanku" rasa sesak kini menyelimuti rongga dadanya, ya tuhan ujian apa ini? "Lupakan Mario, fokuslah pada kesembuhanmu. Kita bisa cari solusinya nanti, jika dia benar-benar mencintaimu tanpa syarat, dia pasti akan tetap memilih bersamamu tapi jika tidak? ayah sudah siapkan calon suami yang lebih baik dari dia, dan insyaallah ia akan lebih menerima keadaanmu" bak di sambar petir siang bolong, kini yang Anna rasakan saat ini. Apa yang dikatakaan ayahnya sungguh menyayat luka dihatinya, batinnya seakan terasa tersiksa. Dadanya sesak, kepalanya kian terasa pening. Sekali lagi, pilihan mana yang harus dia ambil? menuruti kata dokter untuk di operasi dan menikah dengan laki-laki yang sudah ayahnya pilihkan atau tetap merasakan sakit dan menikah dengan Mario, kekasih tercintanya meski harapan hidupnya tidak akan lama lagi?
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai pedang petir
Baca
+Pustaka
Pewaris Yang Tersembunyi

Pewaris Yang Tersembunyi

Di balik kehancuran keluarganya, takdir telah menyiapkan panggung bagi seorang pewaris yang tidak pernah ia duga: kekuatan, kehormatan, dan godaan tanpa batas. Azlan adalah putra seorang konglomerat yang hidupnya hancur dalam semalam. Kekayaan keluarganya lenyap, kedua orang tuanya meninggal, dan ia dikhianati oleh saudara-saudaranya. Dalam keterpurukannya, ia dibawa oleh seorang guru misterius bernama Tuan Raihan ke dunia yang tidak diketahui banyak orang—dunia di mana kekuatan supranatural dan seni bela diri berada di luar batas manusia biasa. Namun, pelatihan Azlan bukan hanya tentang belajar bertarung. Ia ditempa oleh tujuh kakak seniornya yang cantik dan mematikan, masing-masing memiliki keahlian yang mampu menguasai dunia. Maya si ahli racun, Luna sang pendekar pedang, Aruna sang pengendali pikiran, Salma si penyembuh mistis, Viona ahli strategi perang, Naira pengendali energi, dan Celia, pemimpin yang tak terkalahkan. Mereka menguji Azlan dengan kekuatan, kesabaran, dan bahkan menggoda iman serta prinsip hidupnya. Setelah bertahun-tahun menempa diri, Azlan kembali ke dunia nyata sebagai pewaris kekuatan besar. Namun, ia memilih untuk menyembunyikan semua keistimewaannya—kartu platinum yang membuka akses kekayaan tanpa batas, cincin naga yang melambangkan kekuasaan tertinggi, dan ilmu supranatural yang bisa menyelamatkan atau menghancurkan siapa pun. Di balik sikap rendah hatinya, ia menyimpan potensi yang mampu mengguncang dunia. Tapi rahasia tidak bisa disembunyikan selamanya. Saat ia membantu orang-orang tanpa pamrih, musuh-musuh baru muncul, dan godaan untuk menggunakan kekuatannya demi keuntungan pribadi semakin kuat. Di tengah semua itu, Azlan harus menghadapi ujian terbesar: Apakah ia akan tetap menjadi pewaris yang rendah hati, atau menyerah pada godaan kekuasaan dan kehormatan yang membayangi? Ini bukan sekadar kisah kekuatan, tetapi perjuangan menjaga prinsip di dunia yang penuh tipu daya dan godaan.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai pedang petir
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
161718192021
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status