Keperkasaan Tukang Kebon
Waterverrikata kata kenangan indah bersamamumodel jas pria untuk pernikahandoa setelah acara lamaran selesai
Lebih menuntut.
Maya menggelengkan kepalanya kuat-kuat, berusaha mengusir pikiran itu. Dia menyalakan televisi, memindah-mindah saluran tanpa benar-benar memperhatikan apa yang ditayangkan. Kakinya bergerak-gerak gelisah, tubuhnya merasakan ketidaknyamanan aneh yang tak bisa dijelaskan—seperti energi yang terperangkap, menunggu untuk dilepaskan.
"Ini cuma fase," Maya meyakinkan dirinya, menggigit bibir bawahnya. "Hormon postpartum. Nanti juga normal lagi."
Hot Chapters